UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA

Jurnal HonaiJurnal Honai

Anak merupakan generasi masa depan yang diharapkan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Jika pergaulan mereka gagal ataupun pergaulan mereka membawa dampak negatif, maka anak gagal dalam menyumbangkan peranannya sebagai generasi penerus bangsa. Dalam berbagai hal upaya pembinaan dan perlindungan anak, dihadapkan pada permasalahan dan tantangan di masyarakat yang kadang dijumpai penyimpangan perilaku di kalangan anak. Di Papua Pegunungan penyimpangan anak ini menjadi masalah serius dalam hal penyalahgunaan lem Aibon, dimana lem Aibon ini sebagai bahan mabuk-mabukan di kalangan remaja dan anak-anak. Di kondisi ini diperlukan peran besar pemerintah untuk membuat sebuah aturan dalam bentuk kebijakan untuk mengantisipasi penyalahgunaan lem Aibon dan untuk mengendalikan penjualan lem Aibon yang bebas beredar di pasaran agar bisa mengontrol peredaran dan penggunaan lem Aibon. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, sumber data yang digunakan berasal dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menjelaskan bahwa kandungan zat yang terdapat pada Lem Aibon adalah efek halusinasi dan perasaan melayang-layang yang menyebabkan anak hilang kesadaran. Solusi mengatasi kecanduan anak terhadap lem Aibon adalah dibutuhkan sebuah aturan berbentuk kebijakan hukum guna mengendalikan peredaran dan penjualan lem Aibon secara bebas di kalangan masyarakat.

Penyalahgunaan lem Aibon yang merusak anak-anak di Papua Pegunungan semakin marak dan meresahkan masyarakat, terlebih dampak buruk terhadap jiwa anak yang bisa menghancurkan masa depan penerus bangsa.Hingga saat ini belum ditemukannya aturan dalam bentuk UU atau Perda, sehingga hanya disangkut pautkan dengan Undang‑Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang‑Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, namun ini tidak menjadi acuan dalam hal memberantas atau memberikan sanksi terhadap penyalahgunaan lem Aibon di Papua Pegunungan.Dilema ini menuntut kebijakan hukum di masa kini dan masa depan agar diberi Undang‑Undang atau peraturan daerah yang memberi sanksi terhadap penyalahgunaan lem serta peraturan daerah yang mengatur peredaran lem Aibon agar lebih mudah dikendalikan.

(1) Meneliti bagaimana peraturan daerah tentang penyalahgunaan lem Aibon dapat direvisi agar mencakup sanksi khusus bagi penjual dan pengguna di kalangan anak, (2) Mengkaji efektivitas program edukasi dan rehabilitasi bagi anak yang kecanduan lem Aibon dengan pendekatan interdisipliner, serta (3) Menganalisis peran lembaga penegakan hukum dalam memonitor distribusi lem Aibon dan kemungkinan penerapan teknologi digital untuk pelacakan pasokan di wilayah Papua Pegunungan.

  1. BENTUK KEBIJAKAN HUKUM ATAS PENYALAHGUNAAN LEM AIBON DIKALANGAN ANAK DI PAPUA PEGUNUNGAN | Jurnal Honai.... journal.unaim-wamena.ac.id/index.php/honai/article/view/93BENTUK KEBIJAKAN HUKUM ATAS PENYALAHGUNAAN LEM AIBON DIKALANGAN ANAK DI PAPUA PEGUNUNGAN Jurnal Honai journal unaim wamena ac index php honai article view 93
Read online
File size455.11 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test