UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH

Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan FarmasiJurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi

Peningkatan konsumsi obat-obatan dan aktivitas industri farmasi telah menyebabkan akumulasi limbah farmasi yang signifikan, yang berpotensi mencemari lingkungan perairan. Adsorpsi menggunakan arang aktif berbasis tumbuhan merupakan salah satu metode yang efektif dan ramah lingkungan dalam mengatasi permasalahan ini. Studi ini merupakan narrative review yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas arang aktif dari berbagai biomassa tumbuhan sebagai adsorben limbah farmasi. Data diperoleh melalui pencarian literatur di basis data Google Scholar dan ScienceDirect, dengan kata kunci yang relevan. Sebanyak 20 artikel terpilih dianalisis berdasarkan bahan baku, metode sintesis, karakteristik arang aktif, serta efisiensi penghilangan berbagai senyawa farmasi. Hasil menunjukkan bahwa arang aktif dari bahan seperti biji labu, kulit kacang tanah, kulit pisang, dan daun teh memiliki luas permukaan yang tinggi serta kapasitas adsorpsi maksimum yang bervariasi, dengan efisiensi penghilangan mencapai lebih dari 90% pada kondisi optimal. Teknik aktivasi kimia menggunakan KOH atau H₃PO₄, serta modifikasi enzimatik seperti imobilisasi laccase, terbukti mampu meningkatkan kinerja adsorpsi. Dengan karakteristik yang ekonomis, berkelanjutan, dan efisien, arang aktif berbasis tumbuhan memiliki potensi besar sebagai teknologi pengolahan limbah farmasi di masa depan.

Berbagai sumber limbah pertanian, seperti biji labu, akar beringin, kulit buah delima, kayu tamarind, dan lainnya, memiliki potensi signifikan untuk dijadikan arang aktif yang efektif dalam mengadsorpsi senyawa farmasi dari air limbah.Karbon aktif yang dihasilkan dari bahan-bahan ini menunjukkan luas permukaan yang tinggi dan kapasitas adsorpsi yang baik, memungkinkan penghilangan kontaminan farmasi dengan efisiensi yang sangat tinggi.Metode produksi yang ramah lingkungan dan ekonomis menjadikan arang aktif dari limbah pertanian sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan akibat limbah farmasi.

Berdasarkan hasil review, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan arang aktif berbasis tumbuhan dengan modifikasi permukaan untuk meningkatkan selektivitas dan kapasitas adsorpsi terhadap senyawa farmasi tertentu. Selain itu, perlu dilakukan studi komprehensif mengenai efektivitas arang aktif dalam skala pilot plant atau industri untuk menguji kelayakan aplikasinya dalam pengolahan limbah farmasi secara nyata. Lebih lanjut, penelitian dapat diarahkan untuk mengkaji potensi penggunaan kombinasi arang aktif dengan teknologi pengolahan limbah lainnya, seperti membran filtrasi atau oksidasi lanjutan, untuk mencapai efisiensi penghilangan limbah farmasi yang lebih tinggi dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini penting untuk memastikan bahwa solusi pengolahan limbah farmasi yang berkelanjutan dan efektif dapat diterapkan secara luas, melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

  1. AKTIVASI KARBON DARI KULIT PINANG DENGAN MENGGUNAKAN AKTIVATOR KIMIA KOH | Jurnal Teknologi Kimia Unimal.... doi.org/10.29103/jtku.v9i2.3351AKTIVASI KARBON DARI KULIT PINANG DENGAN MENGGUNAKAN AKTIVATOR KIMIA KOH Jurnal Teknologi Kimia Unimal doi 10 29103 jtku v9i2 3351
  2. Pharmaceutical waste from a Danish hospital - Overgaard - 2024 - Basic & Clinical Pharmacology &... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/bcpt.14072Pharmaceutical waste from a Danish hospital Overgaard 2024 Basic Clinical Pharmacology onlinelibrary wiley doi 10 1111 bcpt 14072
Read online
File size610.75 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test