STIKKENDALSTIKKENDAL

Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Penelitian ini meneliti kontribusi Kelompok KKN XVI Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) Posko XV Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal dalam upaya pemberdayaan warga desa melalui program pelatihan keterampilan di bidang usaha di tengah era digital. Latar belakang penelitian ini berpusat pada berbagai hambatan yang dialami masyarakat desa dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk kebutuhan pendidikan dan promosi produk lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana pengaruh pelatihan yang diselenggarakan terhadap peningkatan kemampuan digital warga desa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan, di mana data diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan para peserta pelatihan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan usaha kreatif lokal. Meskipun demikian, masalah seperti keterbatasan infrastruktur dan perbedaan tingkat penguasaan teknologi masih menjadi hambatan yang perlu ditangani. Simpulannya, program pelatihan ini memberikan dampak positif dalam memberdayakan masyarakat desa di era digital, namun diperlukan peningkatan fasilitas dan pendampingan yang berkelanjutan agar hasilnya dapat lebih maksimal.

Berdasarkan hasil pelatihan yang diselenggarakan oleh Kelompok KKN XVI STIK Posko XV Pucangrejo, dapat ditarik kesimpulan bahwa program pemberdayaan masyarakat desa melalui pendidikan dan keterampilan wirausaha berbasis digital telah memberikan pengaruh positif yang cukup besar.Kegiatan pelatihan ini berhasil menambah wawasan dan kompetensi masyarakat desa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kebutuhan pendidikan serta pengembangan usaha inovatif.Masyarakat yang sebelumnya kurang akrab dengan teknologi, kini mulai menguasai cara menggunakan internet, media sosial, serta berbagai platform digital lainnya guna mendukung proses belajar-mengajar dan memperluas pasar untuk produk lokal mereka.Selain itu, pelatihan ini juga berhasil meningkatkan kemampuan praktis masyarakat dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital, yang pada akhirnya turut mendorong peningkatan taraf kesejahteraan mereka.Meskipun begitu, beberapa hambatan seperti kurangnya infrastruktur teknologi dan perbedaan tingkat pemahaman teknologi di antara peserta masih menjadi tantangan yang perlu diatasi.Akan tetapi, dengan semangat yang besar dari masyarakat serta usaha kelompok KKN untuk menyesuaikan metode pelatihan agar lebih inklusif, program ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat desa di era digital dapat berjalan dengan efektif.Ke depannya, diperlukan peningkatan akses terhadap infrastruktur teknologi serta penguatan program pelatihan yang lebih berkelanjutan untuk memastikan masyarakat desa tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan sepenuhnya keuntungan dari teknologi digital.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: Pertama, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kemampuan digital masyarakat desa, khususnya dalam hal penggunaan platform digital untuk promosi produk lokal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap pertumbuhan ekonomi desa, termasuk peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja baru. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan hasil pelatihan di berbagai desa dengan karakteristik yang berbeda, seperti tingkat pendidikan, infrastruktur teknologi, dan budaya lokal, sehingga dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai keberhasilan program pemberdayaan masyarakat desa melalui pelatihan keterampilan digital dan kewirausahaan kreatif.

Read online
File size738.9 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test