CERICCERIC

Jurnal Keperawatan IndonesiaJurnal Keperawatan Indonesia

Risiko terjadinya pneumonia dan meningkatnya risiko anak untuk dirawat inap adalah kurang mampunya ibu merawat anak di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perencanaan pulang terhadap kemampuan ibu merawat anak pneumonia di rumah. Penelitian ini merupakan studi quasi-experiment dengan rancangan post-test only group. Sampel penelitian adalah 26 responden di dua rumah sakit di Sulawesi Barat. Hasil post-test menggambarkan tingkat pengetahuan dan keterampilan masing-masing kelompok berbeda secara bermakna (p< 0,05), dan ibu pada kelompok intervensi mampu merawat anak pneumonia di rumah, berbeda secara bermakna dengan kelompok kontrol (p< 0,05). Perencanaan pulang anak dengan pneumonia hendaknya diberikan secara terstruktur guna mendukung terlaksananya asuhan keperawatan anak yang berpusat pada keluarga di rumah sakit.

Perencanaan pulang yang terstruktur dapat meningkatkan secara bermakna kemampuan ibu yang meliputi pengetahuan dan keterampilan dalam merawat anak pneumonia di rumah.Hal ini mengindikasikan perlunya penerapan asuhan yang berpusat pada keluarga agar orang tua mampu merawat anaknya di rumah.

Berdasarkan hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa perencanaan pulang terstruktur dapat meningkatkan kemampuan ibu merawat anak pneumonia di rumah, saran penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode yang lebih inovatif untuk memperkuat dampaknya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, penelitian bisa mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi seperti aplikasi ponsel guna untuk melacak perkembangan kesehatan anak setelah pulang dapat lebih efektif meningkatkan kepatuhan ibu dalam memberikan perawatan, sehingga mengurangi risiko kambuhnya pneumonia. Selain itu, studi lanjutan dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari perencanaan pulang terhadap kemampuan ibu dalam menghadapi berbagai penyakit anak lainnya selain pneumonia, dengan mengamati perubahan perilaku merawat selama satu tahun pasca intervensi, untuk melihat apakah pengetahuan yang diberikan tetap bertahan dan bermanfaat bagi keluarga secara keseluruhan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model perencanaan pulang yang melibatkan komunitas lokal, seperti kelompok ibu-ibu di desa, sehingga pendekatan ini tidak hanya berhenti di tingkat rumah sakit tetapi juga membangun jaringan dukungan sosial yang membantu ibu saling berbagi pengalaman dan solusi praktis dalam merawat anak yang sering sakit, yang pada akhirnya dapat menurunkan angka kunjungan ulang ke rumah sakit dan meningkatkan kesehatan anak secara umum di komunitas. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan pandangan lebih luas tentang bagaimana intervensi kesehatan keluarga dapat diperluas dan disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat.

  1. Asthma and Pneumonia among Children Less Than Five Years with Acute Respiratory Symptoms in Mulago Hospital,... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0081562Asthma and Pneumonia among Children Less Than Five Years with Acute Respiratory Symptoms in Mulago Hospital journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0081562
  1. #panti asuhan#panti asuhan
  2. #fungsi kognitif#fungsi kognitif
Read online
File size274.12 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-112
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test