UBUB

TEMATEMA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis . Komponen tata kelola perusahaan yaitu kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komisaris independen, dan komite audit. Populasi penelitian ini yaitu semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019-2020. Total sampel sebanyak 454 jumlah amatan yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan menggunakan laporan keuangan dan laporan tahunan semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019 hingga 2020. Metode analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda pada aplikasi Statistical Product and Service Solution versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agresivitas pajak dapat dikurangi dengan meningkatkan kualitas audit dan kepemilikan manajerial. Sedangkan, agresivitas pajak tidak dipengaruhi oleh kepemilikan institusional, komisaris independen, dan komite audit. Implikasi penelitian ini adalah untuk menurunkan tingkat agresivitas pajak dengan cara menambah jumlah tingkat kepemilikan manajerial dan meningkatkan kualitas audit secara eksternal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi agresivitas pajak.Temuan menunjukkan bahwa agresivitas pajak dapat dicegah atu dikurangi dengan meningkatkan kepemilikan manajerial dan kualitas audit laporan keuangan.Dengan kepemilikan manajerial yang lebih besar dalam perusahaan, maka agresivitas pajak dapat dikurangi.Di sisi lain, hasil penelitian mengungkap bahwa kepemilikan institusional, komisaris independen, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak.Perusahaan akan meminimalkan agresivitas pajak untuk menjaga citra perusahaan dengan tetap mematuhi aturan pemerintah.Selanjutnya, agresivitas pajak akan berkurang jika perusahaan dapat meningkatkan kualitas audit eksternal atas laporan keuangan publik yang pada akhirnya akan mengurangi jumlah penyimpangan dalam pajak.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan variabel penelitian lain dalam komponen tata kelola perusahaan yang belum digunakan dalam penelitian ini, seperti kepemilikan publik, kepemilikan domestik, kepemilikan asing, dan persentase direksi independen. Dengan demikian, diharapkan bahwa hasil penelitian akan lebih maksimal dan dapat menjelaskan pengaruh tata kelola perusahaan terhadap agresivitas pajak secara lebih luas. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam tentang peran dan pengaruh komite audit dalam mengawasi perilaku menyimpang, termasuk agresivitas pajak. Penelitian juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi agresivitas pajak, seperti budaya organisasi dan lingkungan bisnis. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengurangi agresivitas pajak.

Read online
File size886.63 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test