UNMUNM
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaRETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan tipe proses transitivitas dan konteks dalam pidato politik Hatta Rajas a. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dibantu dengan data kuantitatif. Objek penelitian berupa teks Pidato Politik yang dibawakan oleh Hatta Rajasa. Sumber data yang digunakan berupa data lisan dalam bentuk audiovisual. Populasi berupa teks pidato politik yang dibawakan oleh Hatta Rajasa. Sampel penelitian yaitu tipe proses, partisipan, serta sirkumstan yang ditemukan dalam data. Metode yang digunakan yaitu metode simak, kemudian dilanjutkan dengan teknik catat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) Tipe proses yang ditemukan dalam analisis Pidato Politik Hatta Rajasa terdiri dari 6 Proses yakni Proses Material, Proses Mental, Proses Relasional, Proses Behavoiral, Proses Verbal, dan Proses Eksistensial. Adapun proses yang mendominasi adalah Proses Material yang merepresentasikan kehidupan yang berorientasi pada perbuatan, kegiatan, dan aksi nyata. (2) Sirkumstan yang ditemukan yakni sirkumstan lokasi, cara, sebab, penyerta, dan rentang. Persentase kemunculannya ada yang mendominasi dan ada yang hanya muncul sesekali. Sirkumstan yang persentase kemunculannya paling banyak adalah sirkumstan Lokasi menunjukkan keinginan pembicara melakukan sesuatu dengan perencanaan waktu dan tempat yang telah ditentukan . (3) Berdasarkan analisis konteks situasi dihubungkan dengan analisis sistem transitivitas dapat diketahui tujuan dari penyampaian pidato politik Hatta Rajasa melalui proses, partisipan, dan sirkumstannya. Dapat dilihat gambaran dari apa yang Hatta Rajasa inginkan yakni lebih kepada penyampain maksud mewujudkan cita -cita rakyat Indonesia dengan mengembangkan sistem demokrasi dan ekonomi.
Berdasarkan deskripsi hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tipe proses yang ditemukan dalam analisis Pidato Politik Hatta Rajasa terdiri dari 6 Proses yakni Proses Material, Proses Mental, Proses Relasional, Proses Behavoiral, Proses Verbal, dan Proses Eksistensial.Kemunculan proses material sebagai peringkat tertinggi bermakna bahwa dalam pidatonya Hatta Rajasa ingin menekankan bahwa kita harus lebih banyak melakukan aksi nyata, melakukan sesuatu untuk membawa bangsa kita menjadi bangsa yang maju.Merepresentasikan kehidupan yang berorientasi pada perbuatan, kegiatan, dan aksi seseorang.Sirkumstan yang ditemukan sebanyak lima jenis, jadi ada sirkumstan yang tidak ditemukan.Sirkumstan yang ditemukan yakni sirkumstan lokasi, cara, sebab, penyerta, dan rentang.Berdasarkan analisis konteks situasi dihubungkan dengan analisis sistem transitivitas dapat diketahui tujuan dari penyampaian pidato tersebut melalui proses, partisipan, dan sirkumstannya.Melalui penaf-siran personal dapat dilihat gambaran dari apa yang Hatta Rajasa inginkan yakni lebih kepada penyampain maksud mewujudkan cita-cita rakyat Indonesia dengan mengembangkan sistem demokrasi dan ekonomi.Saran dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengkaji teks secara menyeluruh maka dipandang perlu untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai transitivitas karena apa yang telah penulis ungkapkan dalam penelitian ini masih perlu ditinjau ulang dan disempurnakan untuk meningkatkan kemampuan orang-orang yang berkecimpung dalam lingkup linguistik teori yang membahas tentang transitivitas dalam analisisnya.
Berdasarkan hasil penelitian dan saran yang telah diberikan, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai transitivitas dan analisis wacana secara menyeluruh, terutama dalam lingkup linguistik teori yang membahas tentang transitivitas. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis hubungan antara sistem transitivitas dan konteks situasi dalam pidato politik, dengan tujuan untuk memahami lebih dalam bagaimana proses, partisipan, dan sirkumstannya mempengaruhi tujuan penyampaian pidato. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengkaji dan mengembangkan kemampuan orang-orang yang berkecimpung dalam bidang linguistik, khususnya dalam analisis wacana dan transitivitas, agar dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam mengkaji teks secara menyeluruh.
| File size | 461.21 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMTUMT Hal ini juga meningkatkan minat siswa dalam belajar bahasa Inggris. Secara kesimpulan, efektivitas aplikasi Socrative sebagai alat penilaian formatif untukHal ini juga meningkatkan minat siswa dalam belajar bahasa Inggris. Secara kesimpulan, efektivitas aplikasi Socrative sebagai alat penilaian formatif untuk
HARPRESSIDHARPRESSID Skor rata-rata meningkat dari 42,74 pada pre-test menjadi 66,45 pada post-test, dengan skor N-Gain sebesar 0,40, yang dikategorikan sebagai moderat. TemuanSkor rata-rata meningkat dari 42,74 pada pre-test menjadi 66,45 pada post-test, dengan skor N-Gain sebesar 0,40, yang dikategorikan sebagai moderat. Temuan
UAIUAI Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami, merancang, dan mengimplementasikan media pembelajaranKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami, merancang, dan mengimplementasikan media pembelajaran
LITERASISAINSLITERASISAINS Rekomendasi yang diberikan mencakup diversifikasi sumber air, efisiensi jaringan distribusi, serta peningkatan kesadaran pelanggan terhadap penghematanRekomendasi yang diberikan mencakup diversifikasi sumber air, efisiensi jaringan distribusi, serta peningkatan kesadaran pelanggan terhadap penghematan
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan rata-rata skor ujian berbicara dari 59,50 menjadi 77,25, meskipun peningkatan ini tidak terlalu besar. BerdasarkanHasil uji statistik menunjukkan peningkatan rata-rata skor ujian berbicara dari 59,50 menjadi 77,25, meskipun peningkatan ini tidak terlalu besar. Berdasarkan
UMTUMT Penelitian ini menekankan pentingnya optimasi keterlibatan siswa selama proses pembelajaran melalui pemahaman konsep kurikulum oleh guru untuk mengembangkanPenelitian ini menekankan pentingnya optimasi keterlibatan siswa selama proses pembelajaran melalui pemahaman konsep kurikulum oleh guru untuk mengembangkan
UNSIKAUNSIKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EGRA memungkinkan siswa menulis narasi yang lebih menarik, kreatif, dan memiliki struktur yang tepat; namunHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EGRA memungkinkan siswa menulis narasi yang lebih menarik, kreatif, dan memiliki struktur yang tepat; namun
UMIUMI Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu pre-siklus, siklus I, dan siklus II. TeknikJenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu pre-siklus, siklus I, dan siklus II. Teknik
Useful /
UMTUMT Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik pertanyaan ice-breaking berpengaruh positif terhadap partisipasi siswa dalam berbicara bahasa Inggris. Guru berperanPenelitian ini menyimpulkan bahwa teknik pertanyaan ice-breaking berpengaruh positif terhadap partisipasi siswa dalam berbicara bahasa Inggris. Guru berperan
ARESTEARESTE Analisis korelasi juga menunjukkan bahwa peningkatan dosis kompos TKKS memiliki potensi untuk meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebarAnalisis korelasi juga menunjukkan bahwa peningkatan dosis kompos TKKS memiliki potensi untuk meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar
UMGOUMGO Sementara itu, Ego mampu menemukan keseimbangan antara kekuatan Id dan Superego yang mendorongnya untuk memahami identitasnya dan bahkan merumuskan pemikiranSementara itu, Ego mampu menemukan keseimbangan antara kekuatan Id dan Superego yang mendorongnya untuk memahami identitasnya dan bahkan merumuskan pemikiran
UMGOUMGO Film This Is England berupaya menggambarkan subkultur skinhead di Inggris. Penelitian ini menganalisis representasi subkultur skinhead melalui adegan-adeganFilm This Is England berupaya menggambarkan subkultur skinhead di Inggris. Penelitian ini menganalisis representasi subkultur skinhead melalui adegan-adegan