LAPANLAPAN

Jurnal Teknologi DirgantaraJurnal Teknologi Dirgantara

Paper ini fokus pada pengembangan lingkungan real-time untuk sistem embedded berbiaya murah yang digunakan untuk mengendalikan prestasi terbang dari missile. Simulasi real-time dihasilkan dari metode xPC target sehingga penyalaan standalone target dapat dikembangkan, dan PC sasaran dapat disimulasikan secara real-time. Dua PC dan dua SBC masing-masing diperlukan untuk membuat host dan target mandiri. Host PC digunakan untuk mengendalikan PC sasaran dimana PC sasaran ini bekerja serentak secara real-time. PC sasaran dapat dibagi menjadi Platform model wahana dan platform kendalian. Platform model wahana mewakili model dinamika terbang missile, dan platform yang lainnya merupakan hasil proses kompilasi dari algoritma kendali (kendalian). Implementasi dari sintesa kendali linear akan digunakan untuk menjaga kestabilan terbang missile dengan menggunakan pendekatan kendali optimal berbasis linear quadratic regulator (LQR). Hasil simulasi menunjukkan bahwa perbedaan waktu antara sistem real-time dengan non real-time oleh perangkat lunak Matlab/Simulink hanya sebesar 0,001 detik. Sistem real-time ini diharapkan dapat mencerminkan lingkungan nyata dari uji terbang di masa depan.

Simulasi real-time untuk sistem kontrol tertanam pada misil telah berhasil dilakukan menggunakan platform xPC target.Hasilnya menunjukkan bahwa model dinamika misil dan model pengendali dapat berjalan simultan dalam mode mandiri, dengan deviasi waktu hanya 0,001 detik dibandingkan simulasi non-real-time.Sistem ini terbukti efektif dalam mempertahankan titik operasi untuk penerbangan yang stabil dengan menangani data kinerja sikap dari model dinamika misil, mencerminkan lingkungan uji terbang yang diharapkan.

Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi beberapa arah yang menarik. Pertama, bagaimana jika sistem yang dibaca diuji dengan model misil yang jauh lebih rumit dan mendekati kondisi nyata, misalnya dengan memasukkan gaya aerodinamis yang tidak stabil atau gangguan dari luar seperti angin? Ini akan menguji batas kehandalan dari pengendali LQR dan platform xPC target. Kedua, penelitian bisa membandingkan performa LQR dengan metode kontrol yang lebih modern, seperti kontrol adaptif yang bisa menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi terbang. Pertanyaannya adalah, apakah metode baru ini bisa membuat misil terbang lebih stabil dan akurat, terutama saat melakukan manuver yang sulit? Terakhir, mengingat saran untuk menambah navigasi, seberapa kuat sebenarnya komputer yang digunakan (SBC) dalam memproses tugas tambahan tersebut? Penelitian dapat menyelidiki apakah hardware tersebut masih bisa bekerja dengan baik saat harus menjalankan algoritma navigasi dan pelacakan jalur secara bersamaan, atau apakah akan mengalami keterlambatan yang membahayakan. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kita bisa memahami lebih dalam potensi dan keterbatasan dari sistem yang dikembangkan untuk aplikasi penerbangan yang lebih menantang di masa depan.

  1. Design and Simulation of Trajectory Tracking Guidance Law Based on LQR for Target Missile - IOPscience.... doi.org/10.1088/1757-899X/435/1/012021Design and Simulation of Trajectory Tracking Guidance Law Based on LQR for Target Missile IOPscience doi 10 1088 1757 899X 435 1 012021
  1. #sistem kendali#sistem kendali
  2. #visual basic#visual basic
Read online
File size671.87 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-10t
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test