IPBIPB

Jurnal Akuakultur IndonesiaJurnal Akuakultur Indonesia

Ikan tambakan (Helostoma temminckii) merupakan komoditas penting dalam budidaya perikanan, namun kerentanannya terhadap infeksi bakteri seperti Aeromonas hydrophila dapat menghambat produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji profil hematologi ikan tambakan (Helostoma temminckii) dengan panjang rata-rata 8,00 ± 1,00 cm dan bobot 10,00 ± 1,00 g setelah disuntik intramuskular Aeromonas hydrophila dengan dosis 10⁶ CFU/mL. Evaluasi dilakukan terhadap tingkat kelangsungan hidup, parameter hematologi seperti jumlah eritrosit total, leukosit total, kadar hemoglobin, dan hematokrit, serta aktivitas fagositosis, respiratory burst, dan aktivitas lisozim. Infeksi A. hydrophila menyebabkan penurunan jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin, serta peningkatan jumlah leukosit, aktivitas fagositosis, respiratory burst, dan aktivitas lisozim. Tingkat kelangsungan hidup menurun menjadi 47,5% pada kelompok perlakuan, sedangkan kelompok kontrol menunjukkan kelangsungan hidup 100%. Kesimpulannya, infeksi Aeromonas hydrophila secara signifikan mempengaruhi respons imun ikan kissing gourami, yang ditandai dengan penurunan jumlah eritrosit dan kadar hemoglobin, serta peningkatan aktivitas fagositosis, respiratory burst, dan kadar lisozim pada ikan yang terinfeksi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa patogenisitas bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan kissing gourami menyebabkan perubahan signifikan dalam respon imun, yang tercermin dalam profil hematologi.Penurunan jumlah eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit diamati pada kelompok yang diinjeksi bakteri, sementara jumlah leukosit, aktivitas fagositosis, dan lisozim meningkat setelah infeksi.Tingkat kelangsungan hidup pada kelompok perlakuan (47,5%) lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (100%), mengkonfirmasi dampak signifikan Aeromonas hydrophila terhadap kesehatan dan kelangsungan hidup ikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi mekanisme molekuler yang mendasari perubahan hematologi yang disebabkan oleh infeksi A. hydrophila, termasuk ekspresi gen terkait imun dan jalur pensinyalan yang terlibat. Kedua, studi tentang efektivitas berbagai strategi pencegahan dan pengobatan, seperti penggunaan probiotik, imunostimulan, atau vaksin, dalam meningkatkan ketahanan ikan tambakan terhadap infeksi A. hydrophila perlu dilakukan. Ketiga, penelitian mengenai pengaruh faktor lingkungan seperti suhu, salinitas, dan kualitas air terhadap virulensi A. hydrophila dan respons imun ikan tambakan dapat memberikan wawasan penting untuk pengelolaan budidaya yang lebih baik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pengendalian penyakit yang efektif dan berkelanjutan untuk mendukung industri perikanan budidaya di Indonesia.

  1. Hematology profile of kissing gourami Helostoma temminckii infected with Aeromonas hydrophila bacteria... journal.ipb.ac.id/jai/article/view/63147Hematology profile of kissing gourami Helostoma temminckii infected with Aeromonas hydrophila bacteria journal ipb ac jai article view 63147
Read online
File size1.57 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test