APPISIAPPISI
Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengukur pemahaman mahasiswa STIEPAR Yapari mengenai materi pelatihan pentingnya kebersihan dalam proses memasak. Pelatihan ini diberikan sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di bidang pariwisata dan perhotelan, khususnya pada aspek sanitasi makanan. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pemahaman yang baik terhadap materi kebersihan, termasuk pentingnya mencuci tangan, menjaga alat masak, serta pengelolaan bahan makanan secara higienis. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan tersebut efektif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari standar operasional dalam dunia industri kuliner dan perhotelan. Pemahaman ini juga mendukung terciptanya layanan makanan yang aman dan berkualitas. Diharapkan pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat profesionalisme mahasiswa.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan mengenai pentingnya kebersihan dalam proses memasak telah memberikan dampak positif terhadap pemahaman mahasiswa STIEPAR Yapari.Sebagian besar mahasiswa menunjukkan pemahaman yang tinggi pada aspek dasar kebersihan seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan alat masak, dan memisahkan bahan makanan mentah dan matang.Namun, masih terdapat kelemahan pada aspek penyimpanan makanan dan pengelolaan limbah dapur, yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam pelatihan selanjutnya.Temuan ini menunjukkan bahwa metode pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kompetensi higienitas mahasiswa.Oleh karena itu, penguatan kurikulum dan peningkatan kualitas metode pelatihan, termasuk penambahan simulasi atau praktik lapangan, sangat disarankan agar mahasiswa lebih siap menghadapi tuntutan dunia industri perhotelan dan kuliner yang menekankan pada keamanan dan kebersihan pangan.
Untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kebersihan dalam proses memasak, disarankan untuk mengembangkan kurikulum yang lebih komprehensif dan praktis. Pelatihan dapat diintegrasikan dengan praktik kerja lapangan yang realistis, sehingga mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka secara langsung. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya pengelolaan limbah dapur dan penyimpanan makanan yang aman. Pelatihan ini dapat mencakup simulasi dan praktik langsung untuk memperkuat pemahaman mereka tentang aspek akhir dari siklus dapur. Dengan demikian, mahasiswa akan lebih siap menghadapi tantangan industri perhotelan dan kuliner yang menuntut standar kualitas tinggi dalam hal sanitasi dan keamanan pangan.
| File size | 494.78 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Dari hasil kegiatan ini diketahui bahwa masyarakat juga berminat dalam membuat konten yang menarik dan lebih dapat memahami konsep – konsep konten dalamDari hasil kegiatan ini diketahui bahwa masyarakat juga berminat dalam membuat konten yang menarik dan lebih dapat memahami konsep – konsep konten dalam
UPI YAIUPI YAI Pemerintah desa sudah melakukan berbagai cara untuk memajukan parawisata Pulau Putri, tetapi permasalahan yang terjadi adalah akses yang kurang memadai.Pemerintah desa sudah melakukan berbagai cara untuk memajukan parawisata Pulau Putri, tetapi permasalahan yang terjadi adalah akses yang kurang memadai.
UNRAMUNRAM Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Peserta mengikuti workshop duaTahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Peserta mengikuti workshop dua
ISBIISBI AI tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat bantu teknis, melainkan telah berkembang menjadi mitra belajar yang interaktif, adaptif, dan inspiratif. DenganAI tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat bantu teknis, melainkan telah berkembang menjadi mitra belajar yang interaktif, adaptif, dan inspiratif. Dengan
AFEKSIAFEKSI Kesantunan juga terlihat dari sikap, cara meminta izin, waktu menghubungi dosen, serta kemampuan mengendalikan emosi. Temuan tersebut menunjukkan adanyaKesantunan juga terlihat dari sikap, cara meminta izin, waktu menghubungi dosen, serta kemampuan mengendalikan emosi. Temuan tersebut menunjukkan adanya
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi melibatkan tiga aspek utama: (1) transposisi media dan gaya, yaitu pengubahan dari teks teologis keHasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi melibatkan tiga aspek utama: (1) transposisi media dan gaya, yaitu pengubahan dari teks teologis ke
APPISIAPPISI Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan preferensi anak muda terhadap kedai kopi sebagai tempat nongkrong dan menganalisis faktor-faktor yang membuatPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan preferensi anak muda terhadap kedai kopi sebagai tempat nongkrong dan menganalisis faktor-faktor yang membuat
UNAIUNAI Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang dampak alat AI pada penulisan akademik, menyoroti pentingnya mengembangkan pedoman etika yangHasil penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang dampak alat AI pada penulisan akademik, menyoroti pentingnya mengembangkan pedoman etika yang
Useful /
UTPUTP Dari hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa, pentingnya pemahaman industri tenun kain dalam menghitung biya produksi. Klasifikasi biaya dalamDari hasil pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa, pentingnya pemahaman industri tenun kain dalam menghitung biya produksi. Klasifikasi biaya dalam
AFEKSIAFEKSI Temuan ini menunjukkan bahwa instrumen tes HOTS SKI secara umum layak digunakan untuk evaluasi pembelajaran, namun perlu perbaikan pada beberapa butirTemuan ini menunjukkan bahwa instrumen tes HOTS SKI secara umum layak digunakan untuk evaluasi pembelajaran, namun perlu perbaikan pada beberapa butir
AFEKSIAFEKSI Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat terhadap seluruh lema dan sublema, kemudian dianalisis menggunakan pendekatanMetode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat terhadap seluruh lema dan sublema, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan
UNAIUNAI Kompetensi pengajaran umumnya merujuk pada pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru. Namun, kompetensi pengajaran memiliki berbagai bentuk. KompetensiKompetensi pengajaran umumnya merujuk pada pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru. Namun, kompetensi pengajaran memiliki berbagai bentuk. Kompetensi