APPISIAPPISI
Tamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaTamasya : Jurnal Pariwisata IndonesiaPenelitian ini mengidentifikasi peran shaman dalam wisata kebugaran berbasis kearifan lokal di Desa Wisata Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Shaman sebagai figur spiritual tradisional berperan penting dalam praktik kebugaran yang menggabungkan penyembuhan fisik, ritual spiritual, dan pemahaman ekologis lokal. Dengan metode observasi dan wawancara, penelitian ini dianalisis berdasarkan enam dimensi wellness dalam Extended Wellness Model (Mueller & Kaufmann, 2001), serta didukung oleh data dari Global Wellness Institute (Yeung & Johnston, 2018) dan persepsi penulis terhadap shaman. Hasilnya menunjukkan bahwa praktik shaman mendukung semua dimensi wellness, terutama aspek spiritual, fisik, dan lingkungan. Wisatawan memperoleh manfaat seperti pijat tradisional, ramuan herbal, serta ketenangan batin melalui ritual yang menyentuh aspek emosional dan mental. Shaman juga berperan dalam mengedukasi wisatawan mengenai keharmonisan manusia dan alam melalui pemanfaatan sumber daya secara bertanggung jawab. Dengan demikian, shaman tidak hanya berfungsi sebagai penyembuh, tetapi juga sebagai penjaga budaya lokal dan daya tarik wisata yang memperkuat identitas desa serta mendukung pariwisata berbasis budaya dan kesehatan secara berkelanjutan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Shaman di Desa Wisata Belumbang sangat signifikan dalam mendukung wisata kebugaran berbasis kearifan lokal, mencakup seluruh dimensi wellness terutama spiritual, fisik, dan lingkungan.Praktik penyembuhan tradisional yang dilakukan oleh Shaman tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memperkuat identitas budaya Bali dan menciptakan pengalaman wisata yang otentik.Oleh karena itu, pelestarian peran Shaman dan kearifan lokal menjadi kunci keberlanjutan pariwisata berbasis budaya dan kesehatan di Desa Wisata Belumbang.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak ekonomi dari praktik Shaman terhadap perekonomian masyarakat Desa Belumbang, termasuk kontribusi terhadap pendapatan dan lapangan kerja. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas praktik penyembuhan Shaman secara ilmiah, dengan membandingkan hasilnya dengan metode pengobatan modern. Ketiga, penting untuk mengkaji bagaimana kearifan lokal yang dimiliki oleh Shaman dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan pariwisata, sehingga generasi muda dapat memahami dan melestarikan budaya ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran Shaman dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, potensi wisata kebugaran berbasis kearifan lokal dapat dioptimalkan, sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan hidup.
| File size | 349.64 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ISBIISBI Pemanfaatan kesenian tradisional, seperti Karesmen Mapag Panganten, memiliki nilai jual dalam konteks pariwisata, sehingga sinergi antara pemerintah danPemanfaatan kesenian tradisional, seperti Karesmen Mapag Panganten, memiliki nilai jual dalam konteks pariwisata, sehingga sinergi antara pemerintah dan
ISBIISBI Wawancara dilakukan dengan pelaku, tokoh yang terlibat langsung dan tokoh seniman yang terlibat didalamnya. Teknik wawancara yang mendalam dengan caraWawancara dilakukan dengan pelaku, tokoh yang terlibat langsung dan tokoh seniman yang terlibat didalamnya. Teknik wawancara yang mendalam dengan cara
ISBIISBI Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian budaya batik Banyuwangi. Deskripsi pelestarian batik,Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian budaya batik Banyuwangi. Deskripsi pelestarian batik,
ISBIISBI Tujuan penulisan kajian ini untuk mengungkap simbol-simbol yang ada dalam material upacara narik ketupat lepas adat Betawi di Bekasi. Adapun teori yangTujuan penulisan kajian ini untuk mengungkap simbol-simbol yang ada dalam material upacara narik ketupat lepas adat Betawi di Bekasi. Adapun teori yang
UNRAMUNRAM Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang tidak hanya layak secaraDengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented Reality yang tidak hanya layak secara
UNRAMUNRAM Penelitian ini berhasil memetakan data perilaku belanja online mahasiswa menggunakan metode pengelompokan berbasis data mining. Hasil menunjukkan bahwaPenelitian ini berhasil memetakan data perilaku belanja online mahasiswa menggunakan metode pengelompokan berbasis data mining. Hasil menunjukkan bahwa
UNSURUNSUR Hasilnya menunjukkan pertumbuhan riset yang eksponensial, terkluster pada pengembangan/regulasi, perilaku wisatawan Muslim, adaptasi industri, serta tantanganHasilnya menunjukkan pertumbuhan riset yang eksponensial, terkluster pada pengembangan/regulasi, perilaku wisatawan Muslim, adaptasi industri, serta tantangan
STIESASTIESA Berbeda dari kajian sebelumnya yang cenderung menempatkan pariwisata halal sebagai isu kepatuhan atau segmentasi pasar, studi ini memposisikannya sebagaiBerbeda dari kajian sebelumnya yang cenderung menempatkan pariwisata halal sebagai isu kepatuhan atau segmentasi pasar, studi ini memposisikannya sebagai
Useful /
APPISIAPPISI Dengan mengadakan program khusus dalam kurikulum STIEPAR Yapari Bandung, maka mahasiswa mendapatkan langkah awal dalam melestarikan budaya lokal dan membangunDengan mengadakan program khusus dalam kurikulum STIEPAR Yapari Bandung, maka mahasiswa mendapatkan langkah awal dalam melestarikan budaya lokal dan membangun
APPISIAPPISI Temuan penelitian ini memperkuat teori Human Capital dan teori Common Underlying Proficiency, serta sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya. Oleh karenaTemuan penelitian ini memperkuat teori Human Capital dan teori Common Underlying Proficiency, serta sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya. Oleh karena
UNRAMUNRAM Banyaknya fitur yang digunakan tidak dapat menjamin peningkatan nilai akurasi. Perlu dilakukan seleksi fitur terlebih dahulu untuk menentukan fitur yangBanyaknya fitur yang digunakan tidak dapat menjamin peningkatan nilai akurasi. Perlu dilakukan seleksi fitur terlebih dahulu untuk menentukan fitur yang
UNRAMUNRAM Upaya pelestarian dilakukan melalui digitalisasi aksara Sasak dengan memanfaatkan Unicode, khususnya blok Unicode Bali yang memiliki kemiripan bentuk.Upaya pelestarian dilakukan melalui digitalisasi aksara Sasak dengan memanfaatkan Unicode, khususnya blok Unicode Bali yang memiliki kemiripan bentuk.