ITSMITSM

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

This community service activity was carried out to empower waste collectors and local womens groups through training on waste management and the application of a digital financial recording system. The program aimed to improve production capacity and managerial competence among partners who previously managed waste traditionally without proper financial records. The participatory approach involved socialization, hands-on training, and mentoring. A simple plastic shredder machine was provided to increase processing efficiency, while participants were trained to use a mobile-based financial application to record income and expenses. Data were collected from 30 respondents through pre-test and post-test questionnaires using Likert scales and open-ended responses. The results showed a significant improvement in both technical and managerial aspects, with the average score increasing from 3.2 to 4.6. The use of the shredder enhanced production efficiency, while the digital tools improved financial literacy and record accuracy. In conclusion, integrating appropriate technology and financial literacy proved effective in increasing community empowerment, income, and environmental awareness, creating a sustainable socio-economic transformation within the local community.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas produksi dan kemampuan manajerial mitra.Pelaksanaan program melalui pendekatan partisipatif dengan mengintegrasikan unsur teknologi tepat guna, pelatihan manajemen sederhana, serta pendampingan digitalisasi pencatatan keuangan terbukti mampu mengubah pola kerja masyarakat menjadi lebih efisien, produktif, dan terencana.Pemberdayaan masyarakat akan efektif apabila dirancang secara holistik, partisipatif, dan kontekstual dengan kebutuhan lokal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai model bisnis daur ulang plastik yang dapat diterapkan di tingkat lokal, dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknologi pengolahan sampah plastik yang lebih inovatif dan ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan baku alternatif atau proses daur ulang kimiawi. Ketiga, penting untuk mengkaji peran kebijakan pemerintah dan dukungan infrastruktur dalam mendorong pengembangan industri daur ulang plastik yang berkelanjutan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat, untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif dan implementatif. Dengan demikian, upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah plastik dapat terus ditingkatkan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan perekonomian lokal.

Read online
File size482.68 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test