BMABERSAMABMABERSAMA

Progressus HumanitatisProgressus Humanitatis

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan pelatihan terhadap kinerja karyawan pada PT. Wiratama Bhakti Manunggal Jakarta. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel sebanyak 147 responden. Metode Analisa data menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, analisis regresi linear, korelasi, determinasi, uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 21,599 1,470 X1; korelasi Rx1y sebesar 0,775; determinasi menunjukkan kemampuan variabel disiplin kerja dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja sebesar 60%. Uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung 14,757 > t tabel 1,976 atau p-value Sig 0,000 > 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelatihan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 39,667 1,345 X2; korelasi Rx2y sebesar 0,671; determinasi menunjukkan kemampuan variabel pelatihan dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja sebesar 45%. Uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung 10,897 > t tabel 1,976 atau p-value Sig 0,000 > 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Terdapat pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja dan pelatihan secara simultan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 15,783 1,103 X1 0,642 X2; nilai korelasi Rx12y sebesar 0,816; determinasi menunjukkan secara bersama-sama kemampuan variabel disiplin kerja dan pelatihan dalam memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja sebesar 66,5%; uji hipotesis simultan menunjukkan nilai F hitung 143,229 > Ftabel 3,059 atau p-value Sig 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima.

Penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan kontribusi 60% terhadap variabel kinerja.Pelatihan juga berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi 45% pada kinerja.Ketika keduanya diimplementasikan secara simultan, kombinasi disiplin kerja dan pelatihan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 66,5%, menunjukkan sinergi yang kuat.Penelitian ini mendukung pentingnya integrasi program disiplin kerja dan pelatihan dalam strategi pengelolaan SDM untuk meningkatkan produktivitas karyawan.

Penelitian selanjutnya dapat menjelajahi bagaimana budaya organisasi memoderasi pengaruh disiplin kerja dan pelatihan terhadap kinerja karyawan, serta menguji model longitudinal untuk mengetahui dinamika efek jangka panjang program tersebut. Selain itu, studi kualitatif mendalam dapat diintegrasikan guna mengidentifikasi mekanisme psikologis yang mendasari hubungan antara disiplin kerja, pelatihan, dan kinerja, sehingga memungkinkan pengembangan intervensi yang lebih terarah. Terakhir, penelitian serupa dapat dilakukan di berbagai industri dan wilayah guna mengevaluasi generalisasi temuan serta menyesuaikan strategi pengelolaan sumber daya manusia di konteks yang beragam.

Read online
File size190.7 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test