PNLPNL

Jurnal VokasiJurnal Vokasi

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan keong mas dan ikan asin rijek sebagai bahan penunjang peningkatan nutrisi pada peracikan pakan ikan lele yang mengandung nutrisi berupa protein dan karbohidrat. Metode penelitian dilakukan dengan merekayasa perbandingan campuran bahan baku dan bahan penolong kemudian dianalisa kandungan nutri berupa protein dan karbohidrat. Parameter yang diamati adalah pertambahan nutrisi dalam pakan dengan menggunakan alat Spektrometer UV-VIS. Pada hasil penelitian penggunaan dedak beras dan ikan rucah 1,5 : 0,5 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 2,0 :0,0 diperoleh peningkatan kadar protein tertinggi yaitu 27,77%. Sedangkan pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah 0,5 : 1,5 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 1,0 :1,0 diperoleh peningkatan kadar protein tertinggi yaitu 47,73%. Pengujian kenaikan karbohidrat pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah 2,25 : 0,75 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 0,0 :3,0 diperoleh peningkatan karbohidrat tertinggi yaitu 41,70%. Sedangkan pada penggunaan dedak beras dan ikan rucah 0,75 : 2,25 dengan campuran keong mas dan ikan asin rijek 0,0 :3,0 diperoleh peningkatan kadar karbohidrat tertinggi yaitu 46,74%.

Dalam budidaya ikan, pakan merupakan komponen biaya terbesar, sehingga pengelolaan yang efektif dan efisien sangat diperlukan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan dedak beras dan ikan rucah dengan variasi keong mas dan ikan asin rijek dapat meningkatkan kandungan nutrisi pakan ikan lele.Secara spesifik, kombinasi dedak beras dan ikan rucah 1,5.0,5 dengan keong mas dan ikan asin rijek 2,0.0,0 meningkatkan protein sebesar 27,77%, sementara kombinasi 0,5.Selain itu, penggunaan dedak beras dan ikan rucah 0,75.2,25 dengan keong mas dan ikan asin rijek 0,0.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh variasi formulasi pakan terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan lele dalam skala budidaya yang lebih besar. Hal ini penting untuk memastikan bahwa peningkatan nutrisi pada pakan benar-benar berdampak positif pada produktivitas dan kualitas ikan lele yang dihasilkan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada optimasi proporsi keong mas dan ikan asin rijek dalam formulasi pakan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya bahan baku, ketersediaan, dan dampak lingkungan. Ketiga, studi lebih mendalam mengenai pencernaan dan penyerapan nutrisi dari pakan yang diformulasikan dengan keong mas dan ikan asin rijek oleh ikan lele perlu dilakukan. Pemahaman yang lebih baik tentang proses ini akan membantu dalam merancang pakan yang lebih efisien dan efektif, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan mengurangi limbah pakan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi budidaya ikan lele yang berkelanjutan dan ekonomis.

Read online
File size494.8 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test