UNIVEDUNIVED

Jurnal Fokus ManajemenJurnal Fokus Manajemen

Ketika meningkatkan kinerja karyawan, kompetensi yang optimal sangat diperlukan. Semangat kerja berperan dominan sebab biasanya Semangat kerja berhubungan langsung pada kemampuan dasar individu dalam menjalankan suatu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh komunikasi, motivasi, lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan pada PT Indako Trading Coy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Pada penelitian ini, populasi sebanyak 37 karyawan PT Indako Trading Coy Cabang Makmur. Berdasarkan hasil yang diperoleh di atas, dapat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,791 atau sebesar 79,1%. Dengan demikian nilai tersebut berarti variabel komunikasi, motivasi, lingkungan kerja memberikan kontribusi pengaruh sebesar 15,8% terhadap semangat kerja sedangkan sisanya yaitu sebesar 20,9% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.

Berdasarkan hasil yang diperoleh di atas, dapat diketahui bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,791 atau sebesar 79,1%.Dengan demikian nilai tersebut berarti bahwa variabel komunikasi, motivasi, lingkungan kerja memberikan kontribusi pengaruh sebesar 15,8% terhadap semangat kerja sedangkan sisanya yaitu sebesar 20,9% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.Temuan ini mengindikasikan pentingnya faktor-faktor komunikasi, motivasi, dan lingkungan kerja dalam membentuk semangat kerja karyawan.Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan variabel lain yang mungkin memengaruhi semangat kerja karyawan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti pengaruh faktor-faktor lain seperti kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap semangat kerja karyawan, mengingat sisa 20,9% dari varians semangat kerja yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk karyawan dari berbagai tingkatan jabatan dan departemen, untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode penelitian campuran (mixed methods) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi semangat kerja karyawan, misalnya dengan melakukan wawancara mendalam dengan karyawan untuk menggali pengalaman dan persepsi mereka terkait komunikasi, motivasi, dan lingkungan kerja.

Read online
File size392.3 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test