MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Kecemasan merupakan hal yang tidak boleh dialami oleh ibu selama kehamilan karena berdampak buruk pada janin, termasuk kelainan proses pembentukan otak janin, menghambat tumbuh kembang janin, dan dapat menyebabkan ibu mengalami persalinan prematur. Kecemasan pada ibu hamil dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan maupun perubahan hormon yang dialami oleh ibu. Relaksasi nafas merupakan salah satu cara yang dapat mengurangi kecemasan pada ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara relaksasi nafas dengan pengurangan kecemasan pada ibu hamil trimester III selama evidence based pregnancy di Klinik Juliana Harahap pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang mengunjungi Klinik Juliana Harahap pada periode September hingga Desember 2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan relaksasi nafas di Klinik Juliana Harahap pada tahun 2024, yaitu sebanyak 25 responden (100%), dan sebagian besar responden mengalami pengurangan kecemasan selama kehamilan di Klinik Juliana Harahap pada tahun 2024, yaitu sebanyak 25 responden (100%). Terdapat hubungan antara relaksasi nafas dan pengurangan kecemasan pada ibu hamil selama kehamilan di Klinik Juliana Harahap pada tahun 2024 dengan nilai p sebesar 0.000 < 0.05. Diharapkan ibu hamil dapat melakukan relaksasi nafas selama kehamilan, terutama pada trimester III sebagai persiapan menghadapi persalinan. Relaksasi nafas dapat membantu mengurangi kecemasan ibu hamil selama kehamilan sehingga ibu dapat menjalani kehamilan dengan rileks tanpa stres.

Mayoritas responden melakukan relaksasi nafas di Klinik Juliana Harahap Tahun 2024, yaitu sebanyak 25 responden (100%).Mayoritas responden mengalami pengurangan kecemasan selama kehamilan di Klinik Juliana Harahap Tahun 2024, yaitu sebanyak 25 responden (100%).Terdapat hubungan antara relaksasi nafas dengan pengurangan kecemasan pada ibu hamil selama kehamilan di Klinik Juliana Harahap Tahun 2024 dengan nilai p 0,000 < 0,05.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai teknik relaksasi selain nafas, seperti visualisasi atau meditasi, dalam mengurangi ansietas pada ibu hamil. Studi komparatif dapat membandingkan dampak relaksasi nafas yang dipandu oleh tenaga kesehatan dengan relaksasi nafas yang dilakukan secara mandiri oleh ibu hamil. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman subjektif ibu hamil dalam menjalani relaksasi nafas dan bagaimana hal tersebut memengaruhi persepsi mereka terhadap kehamilan dan persalinan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran relaksasi dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil dan meningkatkan kualitas perawatan kehamilan secara keseluruhan.

Read online
File size149.71 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test