UKMCUKMC

Journal of Life Span DevelopmentJournal of Life Span Development

Membaca permulaan merupakan fondasi awal dalam proses membaca yang diberikan pada anak kelas rendah sebelum melanjutkan pada tahapan membaca berikutnya, namun kemampuan ini kerap masih menjadi tantangan bagi anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode mnemonik dan Orton-Gillingham dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kasus tunggal. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas 4 SD berusia 10 tahun dengan kondisi disabilitas intelektual ringan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan asesmen berupa tes inteligensi dan informal membaca untuk memastikan bahwa subjek mengalami kesulitan membaca permulaan yang disertai dengan kondisi disabilitas intelektual. Intervensi terhadap subjek dilakukan selama 7 sesi dan dilanjutkan dengan sesi psikoedukasi terhadap guru dan orangtua subjek. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu dengan membandingkan nilai sebelum dan sesudah dilakukan proses intervensi. Pada kondisi sebelum intervensi rata-rata skor kemampuan membaca subjek adalah 34,3 dari skor maksimum 100 kemudian pada kondisi setelah intervensi nilai rata-rata subjek menjadi 96,8 yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan pada subjek. Berdasarkan pada temuan tersebut, maka diperoleh kesimpulan bahwa Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak disabilitas intelektual ringan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode mnemonik dan Orton-Gillingham efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan.Strategi mnemonik memperkuat daya ingat anak terhadap huruf dan kata melalui asosiasi visual dan verbal, sementara pendekatan Orton-Gillingham membantu anak belajar secara aktif dengan melibatkan berbagai indera.Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diimplementasikan di lingkungan sekolah dan rumah, dan penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan subjek yang lebih beragam dan rentang usia yang lebih luas.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas metode mnemonik dan Orton-Gillingham pada anak dengan tingkat disabilitas intelektual yang berbeda, seperti disabilitas intelektual sedang atau berat, untuk melihat apakah adaptasi metode diperlukan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas metode mnemonik dan Orton-Gillingham dengan metode intervensi membaca lainnya, seperti metode fonik atau metode whole language, untuk menentukan pendekatan mana yang paling optimal bagi anak dengan disabilitas intelektual. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan intervensi membaca, seperti peran orang tua dalam mendukung pembelajaran membaca di rumah, karakteristik guru yang efektif dalam mengimplementasikan metode mnemonik dan Orton-Gillingham, serta pengaruh lingkungan belajar yang inklusif terhadap motivasi dan prestasi membaca anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana cara terbaik untuk membantu anak dengan disabilitas intelektual mencapai potensi penuh mereka dalam membaca dan belajar.

  1. Development Of A Beginning Reading Program For Slow Learners With Montessori Techniques | Proceeding... doi.org/10.57142/picsar.v2i1.72Development Of A Beginning Reading Program For Slow Learners With Montessori Techniques Proceeding doi 10 57142 picsar v2i1 72
Read online
File size317.08 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test