UMRAHUMRAH
Jurnal Intek AkuakulturJurnal Intek AkuakulturTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis parasit pada ikan cupang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2022 di Farm Irwan Fisheries Banda Aceh, sedangkan untuk identifikasi parasit dilakukan di Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Aceh. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode survey. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan 3 kriteria: bentuk tubuh, pergerakan, dan iritasi kulit. Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan ditemukan jenis parasit pada Betta sp. yaitu Gyrodactylus sp., Dactylogyrus sp., Trichodina sp. dan Lerneae sp. yang terdapat pada kulit dan insang. Prevalensi tertinggi terdapat pada kulit sebesar 17% sedangkan prevalensi terendah terdapat pada insang nilai prevalensi sebesar 12%. Nilai derajat infeksi terdapat kulit sebesar 4,85 sedangkan intensitas terendah terdapat pada kulit 0,2.
Hasil identifikasi ditemukan jenis parasit yang menginfeksi kulit dan insang ikan cupang adalah Gyrodactylus sp.Prevalensi tertinggi terdapat pada kulit, yakni sebesar 17% termasuk ke dalam kategori sering.Sedangkan prevalensi terendah terdapat pada insang dengan nilai prevalensi sebesar 12% termasuk dalam kategori sering.Nilai derajat infeksi terdapat kulit sebesar 4,85 termasuk dalam kategori rendah.Sedangkan intensitas terendah terdapat pada kulit 0,2 termasuk dalam kategori sangat rendah.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi dan derajat infeksi parasit pada ikan cupang. Selain itu, penelitian tentang strategi pencegahan dan pengendalian parasit pada ikan cupang juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Terakhir, studi tentang dampak parasit terhadap pertumbuhan dan kualitas ikan cupang dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang pentingnya pengelolaan parasit dalam budidaya ikan hias.
- PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN HIAS AIR LAUT DENGAN PENGGUNAAN BIOFILTER PADA SISTEM RESIRKULASI | ALBACORE... doi.org/10.29244/core.4.2.133-139PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN HIAS AIR LAUT DENGAN PENGGUNAAN BIOFILTER PADA SISTEM RESIRKULASI ALBACORE doi 10 29244 core 4 2 133 139
- EFEKTIVITAS PEMBERIAN ASTAXANTHIN PADA Moina sp. DENGAN DOSIS BERBEDA UNTUK MENINGKATKAN KECERAHAN WARNA... jperairan.unram.ac.id/index.php/JP/article/view/290EFEKTIVITAS PEMBERIAN ASTAXANTHIN PADA Moina sp DENGAN DOSIS BERBEDA UNTUK MENINGKATKAN KECERAHAN WARNA jperairan unram ac index php JP article view 290
| File size | 660.28 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMALUNIMAL Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu, P1 (pakan komersial),Penelitian ini menggunakan metode eksperimen rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu, P1 (pakan komersial),
SALNESIASALNESIA Masyarakat telah memiliki keterampilan dalam membuat perangkat serta melakukan budidaya ikan dan sayuran secara organik di pekarangan rumah. ImplementasiMasyarakat telah memiliki keterampilan dalam membuat perangkat serta melakukan budidaya ikan dan sayuran secara organik di pekarangan rumah. Implementasi
UQGRESIKUQGRESIK Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu rata-rata 26 °C dan pH rata-rata 6, sesuai dengan hasil pengukuran manual menggunakan termometerHasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu rata-rata 26 °C dan pH rata-rata 6, sesuai dengan hasil pengukuran manual menggunakan termometer
LMULMU Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode block kriging dengan ukuran blok 10x10x5 meter memberikan parameter keakurasian hasil penaksiran sebaran nilaiHasil penelitian menunjukkan bahwa metode block kriging dengan ukuran blok 10x10x5 meter memberikan parameter keakurasian hasil penaksiran sebaran nilai
LMULMU Persentase kontribusi tertinggi berdasarkan nilai EC dan RC adalah kondisi tanah dasar dengan EC=19%, dan RC=65,5%. Disusul oleh kontribusi beban laluPersentase kontribusi tertinggi berdasarkan nilai EC dan RC adalah kondisi tanah dasar dengan EC=19%, dan RC=65,5%. Disusul oleh kontribusi beban lalu
LMULMU Beton geopolimer dengan penambahan serbuk kulit kayu galam memiliki hasil analisa kuat tekan yang paling rendah, yaitu 4,14 MPa. Penggunaan limbah flyBeton geopolimer dengan penambahan serbuk kulit kayu galam memiliki hasil analisa kuat tekan yang paling rendah, yaitu 4,14 MPa. Penggunaan limbah fly
LMULMU Variasi substrat dan waktu inkubasi memberikan pengaruh signifikan terhadap produksi tegangan listrik. Variasi substrat dan waktu inkubasi memberikan pengaruhVariasi substrat dan waktu inkubasi memberikan pengaruh signifikan terhadap produksi tegangan listrik. Variasi substrat dan waktu inkubasi memberikan pengaruh
LMULMU Pengujian meliputi uji pemadatan, California Bearing Ratio (CBR), Kuat Tekan Bebas (UCS), dan geser langsung. Hasil menunjukkan kadar air optimal tanahPengujian meliputi uji pemadatan, California Bearing Ratio (CBR), Kuat Tekan Bebas (UCS), dan geser langsung. Hasil menunjukkan kadar air optimal tanah
Useful /
UMRAHUMRAH Hasil Penelitian setelah di uji statistic sidik ragam ANOVA, pengaruh Bobot bibit yang berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvareziiHasil Penelitian setelah di uji statistic sidik ragam ANOVA, pengaruh Bobot bibit yang berbeda terhadap laju pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii
UMRAHUMRAH Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jarak tingkatan terbaik dalam budi daya rumput laut Kappaphycus alvarezii metode lepas dasar bertingkat. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk menentukan jarak tingkatan terbaik dalam budi daya rumput laut Kappaphycus alvarezii metode lepas dasar bertingkat. Penelitian
UMRAHUMRAH PT Hatchery Nila Kekar sebagai produsen benih ikan nila mengalami fluktuasi produksi benih yang disebabkan oleh ketidakefisienan penggunaan input dalamPT Hatchery Nila Kekar sebagai produsen benih ikan nila mengalami fluktuasi produksi benih yang disebabkan oleh ketidakefisienan penggunaan input dalam
UMRAHUMRAH kemudian dilakukan pewarnaan gram dan pewarnaan spora pada isolat yang diperoleh. Setelah itu dilakukan uji aktivitas proteolitik, lipolitik, amilolitik,kemudian dilakukan pewarnaan gram dan pewarnaan spora pada isolat yang diperoleh. Setelah itu dilakukan uji aktivitas proteolitik, lipolitik, amilolitik,