LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Tanah memiliki karakteristik dan sifat yang bervariasi, di mana tanah berkualitas rendah dapat membahayakan integritas konstruksi. Stabilisasi tanah, biasanya dilakukan secara kimiawi dengan bahan tambahan seperti Garam (NaCl) dan Sisa Kalsium Karbida (CCR), digunakan untuk mengurangi risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat mekanis tanah setelah diberi perlakuan 16% NaCl dan variasi persentase CCR (5%, 10%, dan 20%) selama periode curing 0, 7, dan 14 hari. Pengujian meliputi uji pemadatan, California Bearing Ratio (CBR), Kuat Tekan Bebas (UCS), dan geser langsung. Hasil menunjukkan kadar air optimal tanah asli sebesar 29%, kerapatan maksimum 1,30 gr/cm³, CBR 3,2%, UCS 3,30 kg/cm², kohesi 0,21 kg/cm², dan sudut geser internal 23,95°. Setelah stabilisasi, terjadi penurunan kadar air optimal, dengan penurunan terendah pada tanah yang diberi 16% NaCl (20,15%). Kerapatan maksimum meningkat paling signifikan pada campuran 16% NaCl dan 20% CCR (1,38 gr/cm³). Selain itu, CBR, UCS, kohesi, dan sudut geser internal menunjukkan peningkatan tertinggi pada campuran 16% NaCl dan 20% CCR setelah curing 14 hari, masing-masing meningkat menjadi 7,83%, 5,91 kg/cm², 0,46 kg/cm², dan 48,55°.

Pengujian pemadatan menunjukkan bahwa penambahan 16% NaCl dan CCR meningkatkan kerapatan kering maksimum serta mengurangi kadar air optimal tanah.Peningkatan persentase CCR berkontribusi terhadap peningkatan nilai CBR, UCS, kohesi, dan sudut geser internal, terutama setelah curing selama 14 hari.Kombinasi 16% NaCl dan 20% CCR terbukti paling efektif dalam meningkatkan sifat mekanis tanah.

Pertama, perlu diteliti pengaruh kombinasi CCR dan NaCl pada tanah dengan tingkat salinitas alami yang tinggi untuk mengevaluasi apakah campuran ini tetap efektif atau justru memperburuk stabilitas tanah di daerah pesisir. Kedua, penting untuk mengkaji dampak jangka panjang dari penggunaan campuran CCR dan NaCl terhadap permeabilitas dan degradasi material, termasuk potensi pencemaran akibat larutnya garam dalam kondisi hujan berkepanjangan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang optimalisasi rasio CCR-NaCl dengan penambahan bahan tambahan organik atau serat alami agar diperoleh campuran yang tidak hanya kuat secara mekanis tetapi juga ramah lingkungan dan tahan lama dalam berbagai kondisi iklim.

  1. Sustainable Utilization of Calcium Carbide Residue along with Polypropylene Fiber Waste Materials for... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1110/1/012003Sustainable Utilization of Calcium Carbide Residue along with Polypropylene Fiber Waste Materials for iopscience iop article 10 1088 1755 1315 1110 1 012003
  2. Analysis of soil characteristics on expansive clay stabilization using shell ash | Eastern-European Journal... journals.uran.ua/eejet/article/view/245533Analysis of soil characteristics on expansive clay stabilization using shell ash Eastern European Journal journals uran ua eejet article view 245533
  3. Changes in shrinkage of restored soil caused by compaction beneath heavy agricultural machinery - Schäffer... bsssjournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1365-2389.2008.01024.xChanges in shrinkage of restored soil caused by compaction beneath heavy agricultural machinery SchyEAffer bsssjournals onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1365 2389 2008 01024 x
Read online
File size212.58 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test