UMRAHUMRAH

Jurnal Intek AkuakulturJurnal Intek Akuakultur

Seiring dengan kenaikan konsumsi ikan di Indonesia dan perkembangan budidaya ikan air tawar yang semakin pesat, maka diperlukan jaminan ketersediaan pasokan benih yang berkualitas dan berkelanjutan. PT Hatchery Nila Kekar sebagai produsen benih ikan nila mengalami fluktuasi produksi benih yang disebabkan oleh ketidakefisienan penggunaan input dalam fungsi produksi Cobb Douglas Stochastic Frontier. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi produksi benih ikan nila di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan serta menganalisis tingkat efisiensi teknisnya. Sampel dalam penelitian sebanyak 60 unit kolam yang diambil dengan teknik sensus. Analisis dilakukan dengan pendekatan fungsi produksi Cobb Douglas Stochastic Frontier. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel luas kolam, jumlah betina, jumlah pakan pelet dan berat total induk berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi. Kolam yang efisien secara teknis sebanyak 34 sedangkan 26 kolam belum efisien.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor produksi yang mempengaruhi pembenihan ikan di PT Hatchery Nila Kekar Pasuruan adalah luas kolam, jumlah induk betina, pakan pelet, dan berat total induk.Pembenihan ikan di PT Hatchery Nila Kekar belum efisien secara teknis, dengan 34 kolam efisien dan 26 kolam belum efisien.Peningkatan produksi dan efisiensi dapat dicapai dengan mengoptimalkan penggunaan input produksi seperti luas kolam, jumlah induk betina, dan pakan pelet.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kualitas pakan terhadap efisiensi produksi benih ikan nila, dengan membandingkan berbagai jenis pakan dan formulasi nutrisi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak penerapan teknologi modern dalam pembenihan, seperti sistem monitoring kualitas air otomatis atau penggunaan probiotik untuk meningkatkan kesehatan induk dan benih. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh faktor sosial ekonomi pembenih, seperti tingkat pendidikan, pengalaman, dan akses terhadap informasi, terhadap penerapan praktik budidaya yang efisien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi produksi benih ikan nila, sehingga dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan dan program yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing industri pembenihan ikan nila di Indonesia. Dengan demikian, ketersediaan benih ikan nila berkualitas tinggi dapat terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dan mendukung pertumbuhan sektor perikanan budidaya nasional.

Read online
File size664.45 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test