UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Jurnal AdabiyaJurnal Adabiya

Pada masa penjajahan Belanda di Aceh, struktur sosial masyarakat tercermin dalam sistem birokrasi pemerintahan raja, ulama, uleebalang, dan aparat birokrasi lainnya. Dari beberapa penguasa di Aceh, basis utama penentang Belanda adalah para ulama karena ulama berperan sangat besar dalam kehidupan masyarakat Aceh. Snouck adalah seorang ilmuwan Barat terkemuka dan juga aktor yang sangat berpengaruh dalam mematahkan kekuasaan ulama pada masa penjajahan Belanda di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan Snouck terhadap ulama Aceh adalah sebagai penghambat penyerahan kedaulatan Aceh kepada Belanda. Ulama merupakan penggerak spiritual dalam membela Aceh dan rakyatnya serta tidak mudah ditipu. Peran yang dimainkan Snouck dalam menumpas perjuangan rakyat Aceh yaitu mendekati ulama untuk mengajak berdamai dengan Belanda, pendekatan uleebalang untuk bekerjasama dalam bidang pemerintahan Belanda, pendidikan, ekonomi dan agama. Belanda menempatkan pusat perdagangan di Ulhee Lheue dan Kutaraja agar masyarakat Aceh dapat lebih mudah melakukan perdagangannya. Berdasarkan kebijakan pasifikasi pemerintah Belanda dan didukung oleh ide-ide Snouck dengan menasehati Gubernur militer Belanda agar tidak ada lagi kekerasan terhadap rakyat Aceh. Ini menunjukkan niat baik dengan membangun masjid, memperbaiki jalan, irigasi, dan membantu bakti sosial dalam kehidupan masyarakat Aceh.

Snouck Hurgronje adalah seorang ilmuwan dari keluarga terhormat yang memiliki keahlian di berbagai bidang, sehingga ia mampu menjadi misionaris dari militer Hindia Belanda dan melemahkan perlawanan rakyat terhadap agresi Belanda di Aceh.Upaya Snouck dalam menumpas perlawanan rakyat Aceh dengan mendekati ulama (dalam bentuk kerjasama di bidang pemerintahan Belanda, pendidikan, ekonomi dan agama), menempatkan pusat perdagangan di Ulhee Lheue dan Kutaraja (agar masyarakat Aceh dapat dengan mudah melakukan perdagangannya), menasehati gubernur militer Belanda agar tidak ada lagi kekerasan terhadap rakyat Aceh.Hal ini menunjukkan kebijakan politik pemerintah Belanda dan didukung oleh ide-ide Snouck dengan membangun masjid, memperbaiki jalan, irigasi, dan membantu pekerjaan sosial masyarakat Aceh.Pandangan Snouck Hurgronje terhadap ulama Aceh, yaitu ulama memiliki peran penting dalam perang melawan Belanda, tetapi dari sudut pandang Snouck, ulama sebagai penghambat penyerahan kedaulatan kepada Belanda, ulama sebagai penggerak spiritual dalam membela Aceh dan rakyatnya, ulama Aceh tidak mudah ditipu bahkan dengan mempromosikan Islam saja.

Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih mendalam tentang biografi Snouck Hurgronje, upaya-upaya yang dilakukan untuk menumpas perjuangan rakyat Aceh, dan pandangannya terhadap ulama Aceh. Kedua, dapat dilakukan penelitian tentang strategi-strategi yang digunakan Snouck dalam memecah belah kekuatan Islam dan pengaruhnya di masyarakat Aceh. Ketiga, dapat dilakukan penelitian tentang dampak-dampak dari pendekatan Snouck terhadap ulama dan uleebalang, serta bagaimana hal ini mempengaruhi hubungan antara kedua kelompok tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran Snouck Hurgronje dalam mengurangi perlawanan rakyat Aceh terhadap Belanda.

Read online
File size357.77 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test