UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Jurnal AdabiyaJurnal Adabiya

Ibnu Batutah atau Muhammad bin Battuta yang bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah Al-Lawati At-Tanji bin Batutah merupakan pengembara bangsa Arab terbesar yang terakhir pada Abad Pertengahan. Ia berhasil menyaingi orang besar yang hidup sezamannya, Marcopolo Al-Bandaqi. Pengembaraannya meliputi seluruh dunia Islam. Dia telah menempuh lebih dari 175 mil, yang dimulai dari Thanjah, tempat kelahirannya, pada saat berusia 28 tahun, pada tahun 1326 M dan berakhir di Fez pada tahun 1353 M. Karyanya yang terkenal dengan judul Hadiah Bagi Para Pemerhati Negeri-negeri Asing dan Pengalaman-pengalaman Ajaib (Tuḥfatun Nuẓẓār fī Gharāʾibil Amṣār wa Ajāʾibil Asfār) yang disusun oleh Ibnu Juzay, namun sering kali hanya disebut Ar-Rihlah Ibnu Batutah. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Objek penelitian kepustakaan ini fokus pada studi tokoh Ibnu Batutah sebagai tokoh geografer Muslim terhadap karyanya Ar-Rihlah dengan tujuan untuk menganalisa sosio historis pengembaraanya ke berbagai belahan dunia. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah sumber bacaan lainnya yaitu buku-buku teks, ensiklopedi, jurnal, dan lain sebagainya. Hasil kajian ditemukan bahwa dalam naskah ini banyak kita temukan kisah perjalanannya, dan gambaran keyakinannya terhadap hal-hal yang aneh, pencampur adukan berbagai peristiwa, dan perhatiannya yang berlebihan terhadap kekeramatan para wali dan ulama, dan sebagian kepercayaan para pengembara pada setiap zaman. Meskipun demikian, dia banyak menyaksikan berbagai peristiwa, sekaligus mengetahui bagaimana cara menggambarkan apa-apa yang dia lihat, dengan penuh kejelian atau dengan cara yang sederhana. Itulah yang menjadikannya sebagai seorang ahli geografi dan pengembara yang unik dari kalangan bangsa Arab. Dia adalah seorang pengembara yang tujuannya hanya untuk mengembara. Dia injakkan kakinya di tanah yang sama sekali belum dia ketahui dengan perasaan yang tenang. Dia sangat senang berkenalan dengan wilayah dan bangsa yang baru.

Ibnu Batutah adalah seorang alim (cendekiawan) Maroko yang pernah berkelana ke berbagai pelosok dunia pada Abad Pertengahan.Dalam jangka waktu 30 tahun, Ibnu Batutah menjelajahi sebagian besar dunia Islam dan banyak negeri non-Muslim, termasuk Afrika Utara, Tanduk Afrika, Afrika Barat, Timur Tengah, Asia Tenggara, Asia Selatan dan Tiongkok.Buku yang sering kali disebut “Rihlah Ibnu Batutah tersebut kemudian menjadi legenda legendaris dan sarat catatan sejarah.Ia telah memberikan banyak pengetahuan dan pelajaran bagi Muslim sepanjang zaman.

Berdasarkan studi tentang perjalanan dan catatan Ibnu Batutah, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih mendalam mengenai dampak sosial dan ekonomi dari perjalanan Ibnu Batutah terhadap masyarakat yang ia kunjungi, khususnya dalam hal pertukaran budaya dan perdagangan. Kedua, analisis komparatif antara catatan perjalanan Ibnu Batutah dengan sumber-sumber sejarah lainnya dari periode yang sama, untuk memvalidasi dan memperkaya pemahaman kita tentang sejarah dunia Islam pada abad ke-14. Ketiga, studi tentang representasi perempuan dalam catatan perjalanan Ibnu Batutah, untuk memahami peran dan posisi perempuan dalam masyarakat yang ia kunjungi, serta bagaimana perspektifnya sebagai seorang laki-laki Muslim memengaruhi cara ia menggambarkan perempuan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang sejarah dunia Islam, interaksi antar budaya, dan peran individu dalam membentuk sejarah.

Read online
File size327.71 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test