UINSIUINSI
BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity JournalBOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bercerita pada anak berusia 5 tahun pada aspek struktur kalimat yang diujarkan anak dilihat dari kajian psikolinguistik. Anak Indonesia pada umumnya mendapat pendidikan formal pada usia 6 tahun. Maka antara umur 0 sampai 5 tahun anak lebih banyak berinteraksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Pada saat itu pula proses pemerolehan Bahasa terjadi. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak bernama Zubair memiliki kemampuan bercerita cukup baik. Terlihat dari pola kalimat yang utuh digunakan penutur. Dari aspek semantik, yang pertama Zubair mengalami tahap medan sematik. Dimana anak mampu mengelompokkan kata sesuai dengan medan semantik tersebut. Aspek kedua yang dialami Zubair yaitu tahap penyempitan makna, dimana tahap ini terjadi karena hasil dari pemikiran kritis seorang anak/manusia dalam bertutur. Hal ini dipengaruhi oleh lingkungan dan stimulasi yang diberikan orang tua untuk meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak tersebut, dimana orang tua sering membacakan buku cerita kepada anak sejak anak masih bayi.
Berdasarkan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan bercerita pada anak bernama Zubair memiliki kemampuan bercerita yang baik.Zubair mampu memberikan respon yang baik terhadap setiap pertanyaan yang diberikan.Dari aspek semantik, Zubair mengalami tahap medan sematik, di mana anak mampu mengelompokkan kata sesuai dengan medan semantik tersebut.Aspek kedua yang dialami Zubair yaitu tahap penyempitan makna, di mana tahap ini terjadi karena hasil dari pemikiran kritis seorang anak/manusia dalam bertutur.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan subjek penelitian dengan melibatkan anak-anak dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan kemampuan bercerita. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai pengaruh metode pengajaran bahasa yang berbeda terhadap kemampuan bercerita anak, misalnya membandingkan efektivitas metode bercerita tradisional dengan metode yang menggunakan teknologi. Ketiga, penelitian dapat meneliti bagaimana kemampuan bercerita anak berkorelasi dengan aspek perkembangan kognitif dan sosial-emosional lainnya, seperti kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang perkembangan anak usia dini.
- KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGEKSPRESIKAN PIKIRAN DAN PERASAAN MELALUI KEGIATAN BERCERITA DENGAN METODE ARTIKULASI... jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JP2BS/article/view/76KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGEKSPRESIKAN PIKIRAN DAN PERASAAN MELALUI KEGIATAN BERCERITA DENGAN METODE ARTIKULASI jurnal lp2m umnaw ac index php JP2BS article view 76
- PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI BERCERITA SEDERHANA DITINJAU DARI SEGI ASPEK... doi.org/10.25299/ge:jpiaud.2021.vol4(2).7670PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 4 5 TAHUN MELALUI BERCERITA SEDERHANA DITINJAU DARI SEGI ASPEK doi 10 25299 ge jpiaud 2021 vol4 2 7670
- OSF. osf doi.org/10.31219/osf.io/b8ws3OSF osf doi 10 31219 osf io b8ws3
| File size | 642.94 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI YPBWISTAI YPBWI Akan tetapi, metode pengajaran konvensional yang berpusat pada guru sering kali menghasilkan pembelajaran yang pasif dan pemahaman materi yang dangkal.Akan tetapi, metode pengajaran konvensional yang berpusat pada guru sering kali menghasilkan pembelajaran yang pasif dan pemahaman materi yang dangkal.
UTSUTS Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik Rao Purba dengan jumlah responden 100 orang, yaitu pembeli di Alfamart Pool Binamarga Kota Bogor denganPemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan Teknik Rao Purba dengan jumlah responden 100 orang, yaitu pembeli di Alfamart Pool Binamarga Kota Bogor dengan
UINSIUINSI Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melaluiData diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melalui
UINSIUINSI Hasil penelitian pra siklus menunjukkan kemampuan berbicara anak sebesar 63%. Setelah diberikan perlakuan, terdapat peningkatan sebesar 80% pada siklusHasil penelitian pra siklus menunjukkan kemampuan berbicara anak sebesar 63%. Setelah diberikan perlakuan, terdapat peningkatan sebesar 80% pada siklus
UINSIUINSI Metode yang diaplikasikan adalah deskriptif kwalitatif. Data diperoleh melalui kegiatan berhitung dengan mengaplikasikan visual biji-bijian dari 2 kaliMetode yang diaplikasikan adalah deskriptif kwalitatif. Data diperoleh melalui kegiatan berhitung dengan mengaplikasikan visual biji-bijian dari 2 kali
UINSIUINSI Anak-anak mampu dengan terampil menyusun balok, membedakan bentuk, mengklasifikasikan ukuran, dan memecahkan masalah dengan lebih baik. Berdasarkan temuanAnak-anak mampu dengan terampil menyusun balok, membedakan bentuk, mengklasifikasikan ukuran, dan memecahkan masalah dengan lebih baik. Berdasarkan temuan
UINSIUINSI Metode pemberian tugas (resitasi) dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dalam menghafal rukun iman pada anak usia 4-6 tahun. Penerapan metode ini mampuMetode pemberian tugas (resitasi) dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dalam menghafal rukun iman pada anak usia 4-6 tahun. Penerapan metode ini mampu
UINSIUINSI Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara offline dengan metode belajar sambil bermain dan berskala kelompok. Guru perlu memiliki kemampuan berkreativitasPelaksanaan kegiatan dilakukan secara offline dengan metode belajar sambil bermain dan berskala kelompok. Guru perlu memiliki kemampuan berkreativitas
Useful /
UINSIUINSI Pada prasiklus, persentase ketercapaian indikator minat belajar berkisar antara 65% hingga 79%, namun meningkat pada siklus I menjadi 88% hingga 97%, mencapaiPada prasiklus, persentase ketercapaian indikator minat belajar berkisar antara 65% hingga 79%, namun meningkat pada siklus I menjadi 88% hingga 97%, mencapai
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Load calculations refer to loading protocol, while numerical analysis is carried out using Patran Nastran Student Edition 2023 to model structural behaviorLoad calculations refer to loading protocol, while numerical analysis is carried out using Patran Nastran Student Edition 2023 to model structural behavior
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-evaluatif dengan analisis terhadap lima elemen utama Project Management Body of Knowledge (PMBOK), yaitu manajemenPendekatan yang digunakan adalah deskriptif-evaluatif dengan analisis terhadap lima elemen utama Project Management Body of Knowledge (PMBOK), yaitu manajemen
UINSIUINSI Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari kepala sekolahPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari kepala sekolah