STTSAPPISTTSAPPI
http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexhttp://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/indexTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi implikasi hukum kompensasi mata ganti mata dan gigi ganti gigi sebagaimana yang diatur dalam Keluaran 21:22-25. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis teks Alkitab untuk memahami aturan hukum yang berkaitan dengan kompensasi mata ganti mata dan gigi ganti gigi serta mencari pemahaman tentang konteks sosial dan hukum di masa lalu saat aturan tersebut dirumuskan. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa aturan hukum tentang kompensasi mata ganti mata dan gigi ganti gigi merupakan peraturan yang adil dan merujuk pada prinsip penggantian kerugian. Selain itu, aturan ini juga memperlihatkan adanya peningkatan nilai-nilai manusiawi dalam sistem hukum pada masa lalu.
22-25 mengatur hukum kompensasi mata ganti mata dan gigi ganti gigi sebagai bentuk hukum pembalasan yang diterapkan pada zaman dahulu, yang masih relevan dalam konteks hukum modern sebagai pandangan tentang keadilan dan kompensasi dalam kasus kekerasan fisik.Meskipun penerapan hukuman fisik dilarang karena dianggap tidak manusiawi, prinsip penggantian kerugian tetap berlaku, dengan pelaku wajib mempertanggungjawabkan dampak tindakannya secara adil dan proporsional.Hukum ini juga menekankan pentingnya pemulihan moral dan emosional korban, serta menjadi peringatan agar tindakan kekerasan dihindari karena memiliki konsekuensi serius.
Pertama, perlu diteliti bagaimana prinsip kompensasi dalam Keluaran 21:22-25 dapat diadaptasi ke dalam sistem hukum pidana modern di Indonesia, khususnya dalam kasus kekerasan fisik terhadap perempuan hamil, untuk melihat apakah pendekatan proporsional dan restoratif dapat meningkatkan rasa keadilan bagi korban. Kedua, perlu dikaji bagaimana nilai moral dalam hukum Taurat ini dapat diterapkan dalam proses restitusi di pengadilan adat atau agama, terutama dalam menyelesaikan sengketa secara damai tanpa kekerasan balasan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak penerapan kompensasi yang mempertimbangkan kerugian emosional dan spiritual korban, bukan hanya materiil, dalam sistem hukum nasional, untuk menilai apakah model kompensasi holistik dapat mencegah balas dendam dan mempercepat pemulihan korban secara menyeluruh. Penelitian-penelitian ini dapat membantu menyusun kerangka hukum yang lebih manusiawi, seimbang, dan sesuai dengan nilai-nilai keadilan yang berakar dalam tradisi, namun tetap relevan dengan tuntutan zaman. Dengan pendekatan yang menggabungkan teologi, hukum, dan psikosial, temuan dari studi ini dapat memberikan rekomendasi konkret bagi reformasi sistem peradilan yang lebih adil dan berkeadaban.
| File size | 382.39 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tatanan kehidupan manusia dalam hirarki budi pekerti banyak mengalami kemerosotan nilai-nilai moralitas dan kedisiplinan yang berakibat pada rendahnyaTatanan kehidupan manusia dalam hirarki budi pekerti banyak mengalami kemerosotan nilai-nilai moralitas dan kedisiplinan yang berakibat pada rendahnya
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya supervisi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah yangPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya supervisi pendidikan sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah yang
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Tafsir ayat-ayat tarbawi memiliki relevansi yang kuat terhadap pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam membentuk karakter peserta didik, mengembangkanTafsir ayat-ayat tarbawi memiliki relevansi yang kuat terhadap pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam membentuk karakter peserta didik, mengembangkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Masyarakat adalah kelompok manusia terbesar yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang sama, Masyarakat juga merupakan kunciMasyarakat adalah kelompok manusia terbesar yang mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan persatuan yang sama, Masyarakat juga merupakan kunci
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Beberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disiplin sertaBeberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disiplin serta
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan metode Deskriptif Kualitatif.Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menganalisis data menggunakan metode Deskriptif Kualitatif.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui perencanaan peraturan kehidupan siswa (perdupsis) dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa pendidikan pembentukanPenelitian ini bertujuan untuk: mengetahui perencanaan peraturan kehidupan siswa (perdupsis) dalam pembentukan mental kepemimpinan siswa pendidikan pembentukan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/budidaya dengan mengikuti pelatihan program kecakapan hidup sesuai denganHasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/budidaya dengan mengikuti pelatihan program kecakapan hidup sesuai dengan
Useful /
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Berbicara merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa karena melibatkan kegiatan produktif siswa dalam menyampaikan ujaran. Oleh karena itu, pentingBerbicara merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa karena melibatkan kegiatan produktif siswa dalam menyampaikan ujaran. Oleh karena itu, penting
STTSAPPISTTSAPPI Wellhausen berpendapat bahwa keempat sumber ini digabungkan oleh para redaktur pada abad ke-5 SM untuk membentuk Pentateukh yang kita kenal sekarang. HipotesisWellhausen berpendapat bahwa keempat sumber ini digabungkan oleh para redaktur pada abad ke-5 SM untuk membentuk Pentateukh yang kita kenal sekarang. Hipotesis
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tokoh masyarakat, sebagai panutan dan pemuka opini di lingkungannya, memiliki peran penting dalam upaya ini. Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkanTokoh masyarakat, sebagai panutan dan pemuka opini di lingkungannya, memiliki peran penting dalam upaya ini. Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa Peranan Bantuan Sosial PKH dapat meningkatkan kesejahteraan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di DesaHasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa Peranan Bantuan Sosial PKH dapat meningkatkan kesejahteraan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa