UPSUPS
Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang TeknikKeselamatan dan Kesehatan Kerja adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya. Secara disiplin ilmu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja diartikan sebagai ilmu dan penerapannya secara teknis dan teknologis untuk melakukan pencegahan terhadap munculnya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dari setiap pekerjaan yang dilakukan. Pada penelitian ini mencatat semua data secara objektif dan apa adanya sesuai dengan hasil observasi dan wawancara di lapangan. Penulis melakukan eksperimen mengenai Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Di Fakultas Teknik. Hasil dari penelitian ini yaitu, belum adanya pelatihan simulasi jika ada keadaan darurat. Namun untuk tanda jalur evakuasi telah tersedia di setiap tangga fakultas dan tempat untuk berkumpul bila terjadi keadaan darurat sudah tersedia di depan fakultas teknik.
Perencanaan sistem kesehatan dan keselamatan kerja di fakultas teknik diterapkan untuk memetakan lingkungan fakultas sesuai tingkat potensi bahaya agar dapat diketahui oleh seluruh pengguna lingkungan.Prosedur keadaan darurat dalam penerapan SMK3 perlu diperhatikan secara jelas dan diketahui semua mahasiswa karena kecelakaan kerja sering terjadi pada peserta didik yang belum terbiasa dengan lingkungan.Meskipun jalur dan titik kumpul evakuasi telah tersedia, belum ada pelatihan simulasi keadaan darurat yang dilaksanakan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan simulasi evakuasi darurat terhadap peningkatan kesadaran dan kesiapan mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik, mengingat saat ini belum ada pelatihan meskipun infrastruktur evakuasi sudah tersedia. Kedua, penting untuk mengevaluasi sejauh mana dokumentasi SMK3 dikelola dan diakses oleh sivitas akademika, serta bagaimana sistem dokumentasi ini dapat ditingkatkan agar lebih terstruktur dan mudah dipahami oleh pengguna. Ketiga, perlu dikaji penerapan protokol kesehatan SMK3 dalam konteks pandemi, termasuk integrasi langkah pencegahan seperti stiker jarak dan sekat, untuk menilai kemungkinan penerapannya sebagai bagian tetap dari sistem manajemen keselamatan ke depan. Penelitian-penelitian ini akan membantu membangun budaya keselamatan yang lebih komprehensif, tidak hanya dari segi fisik namun juga perilaku dan kesiapsiagaan seluruh warga kampus.
| File size | 900.18 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
BULETINGEOLOGIBULETINGEOLOGI Penurunan nilai UCS pada pelapukan I-II mencapai 45%, II-III 18%, dan III-IV 34% dari UCS awal. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pelapukan batuanPenurunan nilai UCS pada pelapukan I-II mencapai 45%, II-III 18%, dan III-IV 34% dari UCS awal. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pelapukan batuan
UPSUPS Secara keseluruhan teridentifikasi total sebanyak 29 risiko yang masing-masing terdapat 3 risiko (10%) dari pekerjaan persiapan, 2 risiko (7%) dari pekerjaanSecara keseluruhan teridentifikasi total sebanyak 29 risiko yang masing-masing terdapat 3 risiko (10%) dari pekerjaan persiapan, 2 risiko (7%) dari pekerjaan
UPSUPS Beban gempa dianalisis menggunakan metode static ekivalen dan analisis respons spectrum, dengan hasil yang memenuhi persyaratan SNI. Hasil analisis simpanganBeban gempa dianalisis menggunakan metode static ekivalen dan analisis respons spectrum, dengan hasil yang memenuhi persyaratan SNI. Hasil analisis simpangan
UPSUPS Pemanfaatan produk ini dapat digunakan untuk batako atau batu bata. Prinsip utama pemanfaatan atau pengolahan residu adalah mengubah bahan tersebut menjadiPemanfaatan produk ini dapat digunakan untuk batako atau batu bata. Prinsip utama pemanfaatan atau pengolahan residu adalah mengubah bahan tersebut menjadi
UPSUPS Material agregat yang berasal dari Gunung Balapulang Memiliki tingkat kekeausan sebesar 25,35% hasil ini belum melampaui spesifikasi maksimal yang disyaratkanMaterial agregat yang berasal dari Gunung Balapulang Memiliki tingkat kekeausan sebesar 25,35% hasil ini belum melampaui spesifikasi maksimal yang disyaratkan
UPSUPS Rata-rata kekuatan bending komposit 100%:0% sebesar 16,924213 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 95%:5% sebesar 29,300379 MPa, rata-rata kekuatanRata-rata kekuatan bending komposit 100%:0% sebesar 16,924213 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 95%:5% sebesar 29,300379 MPa, rata-rata kekuatan
UPSUPS AC merupakan alat yang berfungsi untuk mengkondisikan udara, khususnya sebagai pendingin. Kunci utama AC adalah refrigeran, yang umumnya berupa senyawaAC merupakan alat yang berfungsi untuk mengkondisikan udara, khususnya sebagai pendingin. Kunci utama AC adalah refrigeran, yang umumnya berupa senyawa
UPSUPS Dari hasil pengujian nilai kuat tekan, campuran ASP 10% memiliki nilai kuat tekan terbesar yaitu 19,84 MPa pada usia 28 hari. Sehingga dapat disimpulkanDari hasil pengujian nilai kuat tekan, campuran ASP 10% memiliki nilai kuat tekan terbesar yaitu 19,84 MPa pada usia 28 hari. Sehingga dapat disimpulkan
Useful /
UPSUPS SMA merupakan tahap penting dalam pendidikan Indonesia karena siswa diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih serta mempersiapkan ujianSMA merupakan tahap penting dalam pendidikan Indonesia karena siswa diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih serta mempersiapkan ujian
UPSUPS Penggunaan simulasi Wokwi tidak hanya mempercepat pengembangan sistem, tetapi juga memastikan kehandalan dan konsistensi sebelum implementasi lapangan.Penggunaan simulasi Wokwi tidak hanya mempercepat pengembangan sistem, tetapi juga memastikan kehandalan dan konsistensi sebelum implementasi lapangan.
UPSUPS Penggunaan briket biomassa sebagai bahan bakar juga terbukti lebih efisien dibandingkan kayu bakar. Kompor roket ini menawarkan solusi alternatif yangPenggunaan briket biomassa sebagai bahan bakar juga terbukti lebih efisien dibandingkan kayu bakar. Kompor roket ini menawarkan solusi alternatif yang
UPSUPS Peningkatan jumlah kendaraan menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar (BBM) dan emisi gas buang HC (hidrokarbon). Oleh karena itu, dibutuhkan bahanPeningkatan jumlah kendaraan menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar (BBM) dan emisi gas buang HC (hidrokarbon). Oleh karena itu, dibutuhkan bahan