UPSUPS

Engineering : Jurnal Bidang TeknikEngineering : Jurnal Bidang Teknik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesimen yang memiliki kekuatan tarik, kekuatan impak, dan kekuatan bending yang lebih besar serta mengetahui spesimen yang terbaik untuk bahan baku pembuatan cover knalpot sepeda motor BEAT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan eksperimen. Lokasi pengujian dilakukan pada Laboratorium Bahan Teknik Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yang terdiri dari empat variasi yaitu perbandingan : 100%:0%, 95%:5%, 90%:10%, dan 85%:15%. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu uji tarik, uji impak, dan uji bending. Hasil penelitian ini yaitu rata-rata kekuatan tarik komposit 100%:0% sebesar 12,38004 MPa, rata-rata kekuatan tarik komposit 95%:5% sebesar 12,45134 MPa, rata-rata kekuatan tarik komposit 90%:10% sebesar 13,27511 MPa. rata-rata kekuatan tarik komposit 85%:15% sebesar 12,5941 MPa. Rata-rata kekuatan impak komposit 100%:0% sebesar 0,035156 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 95%:5% sebesar 0,057077 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 90%:10% sebesar 0,053212 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 85%:15% sebesar 0,058353 J/mm².Rata-rata kekuatan bending komposit 100%:0% sebesar 16,924213 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 95%:5% sebesar 29,300379 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 90%:10% sebesar 30,378975 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 85%:15% sebesar 27,150129 MPa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit 90%:10% memiliki kekuatan impak, dan kekuatan bending lebih tinggi jika dibandingkan dengan komposit yang lain.

Dari ketiga pengujian pada komposisi paduan Plastik HDPE dan tepung terigu dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Berdasarkan hasil pengujia bending didapatkan nilai uji bending terendah didapatkan pada komposisi paduan 0% tepung terigu dengan nilai kekuatan bending sebesar 16,92 MPa dan kekuatan tertinggi diperoleh pada komposisi paduan 10% tepung terigu dengan nilia sebesar 30,37 MPa.Dari pengujian impak nilai terendah diperoleh pada paduan komposisi perbandingan 0% tepung terigu dengan nilai sebesar 0.035 J/mm2, dan nilai impak tertinggi diperoleh pada paduan komposisi 15% tepung terigu dengan nilai sebesar 0,059% J/mm2.Dari pengujian Tarik nilai terendah diperoleh pada paduan komposisi perbandingan 0% tepung terigu dengan nilai sebesar 12,38MPa J/mm2, dan nilai Tarik tertinggi diperoleh pada paduan komposisi 10% tepung terigu dengan nilai sebesar 12,38 MPa.Berdasarkan hasil pengujian diatas maka terlihat bahwa penambahan tepung terigu mempenyai pengaruh yang baik terhadap kekuatan mekanik dari paduan komposit ini dan komposisi yang optimal sebagai bahan pembuatan cover knalpot motor beat dengan menggunakan paduan 90% HDPE dan 10% tepung terigu.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang pengaruh komposisi tepung terigu terhadap sifat mekanik komposit HDPE. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode pengujian yang lebih akurat dan efisien untuk mengukur kekuatan mekanik komposit. Terakhir, studi lanjutan dapat mengeksplorasi potensi penggunaan komposit HDPE dengan tepung terigu dalam aplikasi industri, seperti dalam pembuatan komponen otomotif atau peralatan laboratorium.

Read online
File size783.33 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test