UNDIKSHAUNDIKSHA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa IndonesiaJurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa IndonesiaPenelitian ini bertujuan menganalisis kualitas argumentasi dalam teks eksposisi murid kelas X Madrasah Aliyah Al Asror serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran menulis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Subjek ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu murid kelas X A dan X B yang telah mempelajari teks eksposisi. Data penelitian berupa 65 teks eksposisi sebagai sumber utama, dilengkapi wawancara guru untuk memperkuat interpretasi temuan. Analisis mengacu pada model argumentasi Toulmin yang meliputi claim, grounds, warrant, backing, qualifier, dan rebuttal melalui tahap pengodean dan klasifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks murid umumnya telah memuat claim dan grounds, namun kualitas argumentasi masih tergolong sederhana. Claim cenderung umum dan kurang kontekstual, sementara grounds lebih banyak berupa opini daripada data empiris. Komponen warrant umumnya bersifat implisit sehingga hubungan logis antar gagasan kurang terjelaskan. Rendahnya kemunculan backing, qualifier, dan rebuttal menunjukkan bahwa penalaran argumentatif murid belum berkembang secara optimal. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pembelajaran yang secara sistematis mengembangkan penalaran argumentatif agar selaras dengan tuntutan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia fase E dalam Kurikulum Merdeka.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan murid dalam menulis teks eksposisi masih menunjukkan keterbatasan dalam dimensi penalaran argumentatif.Meskipun murid mampu mengemukakan claim dan menyertakan grounds, kualitas argumentasi masih tergolong sederhana karena warrant seringkali implisit dan rendahnya kemunculan backing, qualifier, dan rebuttal.Kondisi ini mengindikasikan perlunya pembelajaran yang secara sistematis mengembangkan penalaran argumentatif agar selaras dengan tuntutan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia fase E dalam Kurikulum Merdeka.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model pembelajaran yang secara eksplisit mengintegrasikan kerangka Toulmin dalam proses menulis teks eksposisi, dengan membandingkan hasil belajar murid yang menggunakan model tersebut dengan kelompok kontrol. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel untuk mengukur kualitas argumentasi murid secara komprehensif, dengan mempertimbangkan seluruh komponen Toulmin dan kriteria penilaian yang jelas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain seperti gaya belajar, motivasi, dan lingkungan belajar terhadap kemampuan argumentasi murid dalam menulis teks eksposisi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teori dan praktik pembelajaran menulis eksposisi yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan murid di era digital.
- Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat | Jurnal... doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat Jurnal doi 10 52022 jikm v12i3 102
- MENULIS TEKS EKSPOSISI DALAM MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING | METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia... ejournal.unibba.ac.id/index.php/metamorfosis/article/view/303MENULIS TEKS EKSPOSISI DALAM MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING METAMORFOSIS Jurnal Bahasa Sastra Indonesia ejournal unibba ac index php metamorfosis article view 303
- Analisis Kemampuan Argumentasi Ilmiah Peserta Didik Menggunakan Pola Toulmin Pada Materi Perubahan Lingkungan... jurnal.iainambon.ac.id/index.php/JTI/article/view/10287Analisis Kemampuan Argumentasi Ilmiah Peserta Didik Menggunakan Pola Toulmin Pada Materi Perubahan Lingkungan jurnal iainambon ac index php JTI article view 10287
- PENTINGNYA KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA PADA KEGIATAN PEMEBELAJARAN SEKOLAH DASAR | Didaktik : Jurnal... doi.org/10.36989/didaktik.v9i5.2032PENTINGNYA KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA PADA KEGIATAN PEMEBELAJARAN SEKOLAH DASAR Didaktik Jurnal doi 10 36989 didaktik v9i5 2032
| File size | 271.51 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMEDUNIMED Metode penelitian yang terapkan adalah pendekatan kuantitatif menggunakan desain pretest-posttest control group. Subjek Penelitian terdiri dari 56 pesertaMetode penelitian yang terapkan adalah pendekatan kuantitatif menggunakan desain pretest-posttest control group. Subjek Penelitian terdiri dari 56 peserta
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Next, we identify water coverage by applying a specific threshold on the water index. The comparison of water percentages with reference water height observationsNext, we identify water coverage by applying a specific threshold on the water index. The comparison of water percentages with reference water height observations
USIUSI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran guru dalam mengajar keterampilan membaca pada siswa kelas XI SMA Yayasan PerguruanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran guru dalam mengajar keterampilan membaca pada siswa kelas XI SMA Yayasan Perguruan
ZAMRONEDUZAMRONEDU 57%, using mathematics tools is only 0. The results of the study also showed that there were 6 students in the high category, 17 students in the medium57%, using mathematics tools is only 0. The results of the study also showed that there were 6 students in the high category, 17 students in the medium
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Hasil penelitian ini yakni PKn sebagai media pendidikan karakter bukan sekedar mengenalkan nilai-nilai kepada siswa, tetapi juga harus mampu menginternalisasiHasil penelitian ini yakni PKn sebagai media pendidikan karakter bukan sekedar mengenalkan nilai-nilai kepada siswa, tetapi juga harus mampu menginternalisasi
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Pada proses tahapan metode design thinking, telah dihasilkan empathy map, user persona, user scenario, user journey map, tabel ide fitur, user flow, sitePada proses tahapan metode design thinking, telah dihasilkan empathy map, user persona, user scenario, user journey map, tabel ide fitur, user flow, site
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Dari hasil pengujian, marker dapat terdeteksi dengan baik dan dapat mengenali serta menampilkan objek budaya Kalimantan Tengah seperti rumah adat, pakaian,Dari hasil pengujian, marker dapat terdeteksi dengan baik dan dapat mengenali serta menampilkan objek budaya Kalimantan Tengah seperti rumah adat, pakaian,
FISIPUNIGAFISIPUNIGA Program pembangunan keluarga yang terakumulasi dalam KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) dengan empat garapan yaitu pendewasaanProgram pembangunan keluarga yang terakumulasi dalam KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) dengan empat garapan yaitu pendewasaan
Useful /
UNIPOLUNIPOL Prosesnya dimulai dengan menginput citra digital ikan bandeng kemudian dikonversi ke citra grayscale dan citra biner menggunakan metode threshold kemudianProsesnya dimulai dengan menginput citra digital ikan bandeng kemudian dikonversi ke citra grayscale dan citra biner menggunakan metode threshold kemudian
UNIMEDUNIMED Dalam pelaksanaannya, data diperoleh melalui dua bentuk instrumen, yakni instrumen berbasis tes serta non-tes. Adapun tes terdiri atas soal uraian sebanyakDalam pelaksanaannya, data diperoleh melalui dua bentuk instrumen, yakni instrumen berbasis tes serta non-tes. Adapun tes terdiri atas soal uraian sebanyak
UNIMEDUNIMED Kesimpulannya, penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy peserta didik pada materi statistika. PenerapanKesimpulannya, penerapan model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan self-efficacy peserta didik pada materi statistika. Penerapan
UNIMEDUNIMED Kesulitan mahasiswa berkemampuan sedang adalah kurangnya pemahaman dalam menentukan metode yang tepat untuk pembuktian, keterbatasan dalam menafsirkanKesulitan mahasiswa berkemampuan sedang adalah kurangnya pemahaman dalam menentukan metode yang tepat untuk pembuktian, keterbatasan dalam menafsirkan