UNIVMEDUNIVMED
Universa MedicinaUniversa MedicinaLatar Belakang: Penyakit Quincke, atau angioedema uvula terisolasi, adalah kondisi klinis yang jarang dan laporan mengenai etiologi serta penatalaksanaannya masih terbatas. Kebanyakan kasus terkait dengan kondisi idiopatik, alergi makanan, alergen udara, obat-obatan (penghambat ACE, NSAID), edema angioneurotik herediter, trauma orofaringeal, dan infeksi. Penyakit ini dapat ditemukan di setiap unit gawat darurat dan harus ditangani dengan cepat dan sangat hati-hati untuk mencegah progresivitas dan komplikasi. Deskripsi Kasus: Seorang pria berusia 24 tahun mengunjungi klinik perawatan primer dengan keluhan ketidaknyamanan tenggorokan mendadak saat bangun tidur. Ia menggambarkannya sebagai sensasi benda bulat menyentuh sisi tenggorokannya. Sensasi tersebut menetap meskipun sudah mencoba menelan. Pasien menyangkal memiliki sakit tenggorokan, suara serak, demam, atau batuk, dan menyatakan bahwa ia belum pernah mengalami gejala serupa sebelumnya. Pasien tidak mengonsumsi apapun sebelum tidur dan bangun dengan sensasi ada sesuatu tersangkut di bagian belakang tenggorokannya. Pemeriksaan menunjukkan uvula yang edema dan hiperemis. Penatalaksanaan awal memastikan tidak ada obstruksi jalan napas, dengan pemberian antihistamin dan kortikosteroid untuk meredakan edema dan ketidaknyamanan uvula. Pasien menyatakan bahwa gejala mereda dalam 72 jam dan tidak ada kekambuhan. Kesimpulan: Kesadaran tentang kondisi langka namun akut ini, bahkan dengan latar belakang etiologi yang tidak diketahui, sangat penting bagi seluruh tenaga medis. Diagnosis dini dengan penatalaksanaan yang tepat dapat mencegah obstruksi jalan napas yang mengancam jiwa dan hipoksemia. Pengobatan tergantung pada tingkat keparahan gejala jalan napas. Pemeriksaan menyeluruh dari setiap kasus sangat penting, dengan fokus pada etiologi dan penatalaksanaan definitif.
Kesadaran akan kondisi akut yang jarang ini, bahkan dengan etiologi yang belum diketahui, sangat penting bagi seluruh tenaga medis.Diagnosis dini dan penatalaksanaan yang tepat dapat mencegah obstruksi jalan napas yang mengancam jiwa dan hipoksemia.Pengobatan bergantung pada tingkat keparahan gejala jalan napas, dan pemeriksaan menyeluruh setiap kasus sangat penting untuk fokus pada etiologi dan penatalaksanaan definitif.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor risiko spesifik dan mekanisme patofisiologis yang mendasari penyakit Quincke, terutama pada kasus idiopatik. Studi prospektif yang melibatkan pengumpulan data klinis dan analisis genetik dapat membantu mengidentifikasi biomarker atau predisposisi genetik yang terkait dengan kondisi ini. Selain itu, penelitian yang mengeksplorasi efektivitas berbagai protokol pengobatan, termasuk penggunaan terapi baru seperti inhibitor kallikrein, dapat meningkatkan hasil klinis bagi pasien. Terakhir, studi yang berfokus pada pengembangan pedoman klinis berbasis bukti untuk diagnosis dan penatalaksanaan penyakit Quincke dapat membantu meningkatkan kesadaran dan memastikan penanganan yang optimal di berbagai fasilitas perawatan kesehatan.
- Life-Threatening Upper Airway Compression: Quincke's Disease - Eurasian Journal of Emergency Medicine.... doi.org/10.5152/eajem.2018.92485Life Threatening Upper Airway Compression Quinckes Disease Eurasian Journal of Emergency Medicine doi 10 5152 eajem 2018 92485
- Quincke’s Disease Presenting After Cocaine Exposure | Cureus. quincke disease presenting cocaine... cureus.com/articles/120703-quinckes-disease-presenting-after-cocaine-exposureQuinckeAos Disease Presenting After Cocaine Exposure Cureus quincke disease presenting cocaine cureus articles 120703 quinckes disease presenting after cocaine exposure
- Universa Medicina. quincke disease rare clinical disorder case report universa medicina main navigation... univmed.org/ejurnal/index.php/medicina/article/view/1640Universa Medicina quincke disease rare clinical disorder case report universa medicina main navigation univmed ejurnal index php medicina article view 1640
- Hereditary angioedema: death after a dental extraction - Forrest - 2017 - Australian Dental Journal -... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/adj.12447Hereditary angioedema death after a dental extraction Forrest 2017 Australian Dental Journal onlinelibrary wiley doi 10 1111 adj 12447
| File size | 523.88 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSAIDUINSAID The findings suggest that students perceive communication as crucial for fostering empathy, articulating ideas effectively, and avoiding misunderstandings.The findings suggest that students perceive communication as crucial for fostering empathy, articulating ideas effectively, and avoiding misunderstandings.
UKRIDAUKRIDA Pasien dengan miastenia krisis umumnya memerlukan perawatan di ICU. Artikel ini memberikan pembaruan mengenai tatalaksana miastenia krisis. Miastenia krisisPasien dengan miastenia krisis umumnya memerlukan perawatan di ICU. Artikel ini memberikan pembaruan mengenai tatalaksana miastenia krisis. Miastenia krisis
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Berdasarkan hasil studi kasus ini, dapat disimpulkan bahwa intervensi terapi murottal dan posisi semi fowler berkontribusi terhadap stabilisasi statusBerdasarkan hasil studi kasus ini, dapat disimpulkan bahwa intervensi terapi murottal dan posisi semi fowler berkontribusi terhadap stabilisasi status
STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatanDr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang bersifat asuhan keperawatan
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Intervensi seperti fisioterapi dada, pemberian oksigen, dan edukasi keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan kondisi pernapasan pasien. Evaluasi menunjukkanIntervensi seperti fisioterapi dada, pemberian oksigen, dan edukasi keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan kondisi pernapasan pasien. Evaluasi menunjukkan
AKPERGAPU JAMBIAKPERGAPU JAMBI Tujuan: Penelitian ini adalah untuk megetahui hubungan dukungan keluarga degan motivasi dalam menontrol kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2.Tujuan: Penelitian ini adalah untuk megetahui hubungan dukungan keluarga degan motivasi dalam menontrol kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2.
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Latar Belakang: Kegawatdaruratan dapat terjadi tidak hanya pada pasien masuk rumah sakit, tetapi juga terjadi pada saat pasien dirawat. Strategi yang dapatLatar Belakang: Kegawatdaruratan dapat terjadi tidak hanya pada pasien masuk rumah sakit, tetapi juga terjadi pada saat pasien dirawat. Strategi yang dapat
UPERTISUPERTIS 000 pada 2007 menjadi 12,1 per 1. 000 pada 2013. Salah satu masalah yang muncul akibat stroke adalah gangguan menelan atau disfagia. Menurut World Stroke000 pada 2007 menjadi 12,1 per 1. 000 pada 2013. Salah satu masalah yang muncul akibat stroke adalah gangguan menelan atau disfagia. Menurut World Stroke
Useful /
UMSUUMSU Penelitian ini menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Desa Padang Brahrang menggunakan teori perencanaan desa partisipatifPenelitian ini menganalisis partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Desa Padang Brahrang menggunakan teori perencanaan desa partisipatif
UMSUUMSU Hasil penelitian ini menunjukan adanya dampak dari pemberian beasiswa BCA antara lain membantu dalam akses pendidikan, pemenuhan biaya pendidikan, biayaHasil penelitian ini menunjukan adanya dampak dari pemberian beasiswa BCA antara lain membantu dalam akses pendidikan, pemenuhan biaya pendidikan, biaya
UPERTISUPERTIS Hubungan Berat Badan Tidak Normal Dengan Kejadian Amenore Pada Remaja Putri. Survei di AS menjelaskan sekitarHubungan Berat Badan Tidak Normal Dengan Kejadian Amenore Pada Remaja Putri. Survei di AS menjelaskan sekitar
IAESCOREIAESCORE Radio Frequency Identification (RFID) menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi suatu objek. Teknologi ini menjadi berguna untuk masa depan karenaRadio Frequency Identification (RFID) menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi suatu objek. Teknologi ini menjadi berguna untuk masa depan karena