STTMWCSTTMWC
HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenHAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenPenelitian ini dikerjakan untuk mengetahui makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14. Frasa yang sering dipahami secara beragam oleh para penafsir, hal ini mengakibatkan kebingungan bagi jemaat Kristen. Injil Lukas diterima sebagai tulisan Lukas, diyakini ditulis antara tahun 60-63 M, dengan tujuan agar para pembaca (orang-orang bukan Yahudi) mengerti tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Penelitian ini dikerjakan dengan metode kualitatif pendekatan penafsiran eksegetis, ayat demi ayat. Penulis menemukan makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu menunjukkan bahwa: Para pengikut Yesus seharusnya datang berdoa/meminta dengan cara memaksa atau mengganggu Tuhan sehingga Ia mengabulkan permohonan pengikut-Nya?, Tentulah tidak. Allah memang menginginkan pengikut-Nya untuk berdoa/ meminta kepada-Nya, tetapi tidak dengan seni memaksa Tuhan melainkan untuk melakukan kehendak Tuhan dalam hidup pengikut-Nya.
Makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu dalam Lukas 18.1-14 bukanlah mengajarkan untuk memaksa atau mengganggu Tuhan melalui doa yang terus-menerus.Tuhan tidak perlu dipaksa karena Ia sudah mengetahui kebutuhan umat-Nya dan menjawab doa sesuai dengan kehendak-Nya.Doa yang benar adalah bentuk komunikasi yang tulus, dilandasi kerendahan hati dan penyerahan kepada kehendak Tuhan, bukan upaya memaksakan keinginan manusia.
Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi spiritual. Kedua, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengalaman pribadi individu dalam berdoa—khususnya saat doa tidak dijawab—membentuk atau mengubah pola relasi mereka dengan Tuhan, serta bagaimana ajaran tentang kehendak Tuhan diinternalisasi dalam konteks tersebut. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan teologis atau pengajaran jemaat dalam menanamkan pemahaman yang benar tentang doa menurut Injil Lukas 18:1-14, termasuk sejauh mana narasi perumpamaan janda dan pemungut cukai digunakan secara efektif untuk membentuk spiritualitas yang rendah hati dan taat.
| File size | 372.44 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ALSHOBARALSHOBAR Transformasi digital membawa implikasi signifikan bagi hukum militer dan kelembagaan militer di Indonesia. Hukum militer yang ada masih belum memadai dalamTransformasi digital membawa implikasi signifikan bagi hukum militer dan kelembagaan militer di Indonesia. Hukum militer yang ada masih belum memadai dalam
ALSHOBARALSHOBAR Jurnal ini akan membahas mengenai secara garis besar mengenai pendidikan karakter dalam mencegah tindak pidana korupsi di kalangan generasi muda Indonesia.Jurnal ini akan membahas mengenai secara garis besar mengenai pendidikan karakter dalam mencegah tindak pidana korupsi di kalangan generasi muda Indonesia.
UMKLAUMKLA Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Jumlah sampel sebanyak 48 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Uji statistikTeknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Jumlah sampel sebanyak 48 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Uji statistik
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Motivasi merupakan faktor psikologis utama yang mendorong atlet untuk berlatih secara konsisten dan mencapai prestasi yang optimal. Penelitian ini bertujuanMotivasi merupakan faktor psikologis utama yang mendorong atlet untuk berlatih secara konsisten dan mencapai prestasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan
UPSUPS Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan yaitu Quasi Eksperiment. Populasi penelitian terdiri dari 321 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakanJenis penelitian kuantitatif yang digunakan yaitu Quasi Eksperiment. Populasi penelitian terdiri dari 321 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan
STTMWCSTTMWC Namun, penelitian ini juga mencatat bahwa upaya penegak hukum dan pemerintah untuk mempertahankan prinsip negara kesatuan telah mengurangi potensi konflik.Namun, penelitian ini juga mencatat bahwa upaya penegak hukum dan pemerintah untuk mempertahankan prinsip negara kesatuan telah mengurangi potensi konflik.
UNILAUNILA Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Picture Word Inductive Model efektif dalam pembelajaran kosakata. Penggunaan Picture WordBerdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Picture Word Inductive Model efektif dalam pembelajaran kosakata. Penggunaan Picture Word
UPSUPS Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kebiasaan bermain game dan konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. DariHal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kebiasaan bermain game dan konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Dari
Useful /
ALSHOBARALSHOBAR Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara, dari April hingga Juli 2024. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruhPenelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara, dari April hingga Juli 2024. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif berdasarkan kategorisasi mean dan standar deviasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagianPengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif berdasarkan kategorisasi mean dan standar deviasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammad Iqbal memandang pendidikan sebagai proses pembentukan khudi (kepribadian kreatif) yang menekankan penguatan individualitas,Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammad Iqbal memandang pendidikan sebagai proses pembentukan khudi (kepribadian kreatif) yang menekankan penguatan individualitas,
CRIACRIA 5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).