INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE
Journal of Education and CultureJournal of Education and CulturePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Islam menurut Muhammad Iqbal dan Fazlur Rahman serta mengidentifikasi relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), melalui analisis terhadap karya-karya utama kedua tokoh serta literatur sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammad Iqbal memandang pendidikan sebagai proses pembentukan khudi (kepribadian kreatif) yang menekankan penguatan individualitas, dinamisme, dan kreativitas manusia dalam kerangka spiritualitas Islam. Sementara itu, Fazlur Rahman menekankan pentingnya pembaruan metodologis melalui pendekatan historis-kritis dan integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum, guna mengatasi dikotomi keilmuan dalam sistem pendidikan Islam. Persamaan keduanya terletak pada orientasi pembaruan, sikap kritis terhadap stagnasi intelektual, serta visi pendidikan yang humanistik dan progresif. Perbedaannya tampak pada fokus konseptual, di mana Iqbal lebih menekankan aspek filosofis-eksistensial, sedangkan Rahman lebih sistemik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sintesis pemikiran kedua tokoh berkontribusi signifikan dalam merumuskan paradigma pendidikan Islam yang integratif, kontekstual, dan responsif terhadap tantangan modernitas.
Konsep pendidikan Islam yang ditawarkan Muhammad Iqbal dan Fazlur Rahman memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan Islam kontemporer.Gagasan mereka relevan untuk menjawab problem dikotomi ilmu, stagnasi intelektual, serta tantangan globalisasi yang dihadapi umat Islam saat ini.Dengan mengintegrasikan semangat kreatif dan pembentukan karakter sebagaimana ditegaskan Iqbal, serta pendekatan kritis dan integratif sebagaimana dirumuskan Fazlur Rahman, pendidikan Islam dapat berkembang menjadi sistem yang tidak hanya menjaga nilai-nilai spiritual, tetapi juga mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban.Oleh karena itu, pemikiran kedua tokoh ini layak dijadikan landasan konseptual dalam merumuskan paradigma pendidikan Islam yang relevan, kontekstual, dan berdaya saing di era modern.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian mendalam tentang penerapan konsep pendidikan Islam yang integratif dan kontekstual dalam praktik pendidikan di berbagai negara muslim. Kajian ini dapat mencakup analisis kasus di negara-negara yang telah berhasil menerapkan pendekatan integratif dalam sistem pendidikan Islam mereka. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi konkret untuk mengatasi tantangan globalisasi dan stagnasi intelektual dalam pendidikan Islam, serta bagaimana pendidikan Islam dapat berperan dalam membangun peradaban yang progresif dan berkeadaban.
| File size | 688.75 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Kedua, sebagai behavioris, Skinner berasumsi bahwa jiwa manusia lahir netral (tidak sakit dan tidak sehat), di mana lingkungan berperan dalam menentukanKedua, sebagai behavioris, Skinner berasumsi bahwa jiwa manusia lahir netral (tidak sakit dan tidak sehat), di mana lingkungan berperan dalam menentukan
PBSI UPRPBSI UPR Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan analisis jabatan yang optimal dapat memperkuat tata kelola lembaga pendidikan Islam, meningkatkan efektivitasTemuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan analisis jabatan yang optimal dapat memperkuat tata kelola lembaga pendidikan Islam, meningkatkan efektivitas
OJSOJS Pengawasan etis, kesiapan fasilitas, dan instruksi guru agar teknologi tidak disalahgunakan diperlukan untuk keberhasilan integrasi ini. Pemanfaatan ICTPengawasan etis, kesiapan fasilitas, dan instruksi guru agar teknologi tidak disalahgunakan diperlukan untuk keberhasilan integrasi ini. Pemanfaatan ICT
INSANINSAN Pendekatan dengan hati yang menyentuh makna hidup dan nilai-nilai spiritual, penting dilakukan dengan menggunakan intervensi psikososial dan spiritualPendekatan dengan hati yang menyentuh makna hidup dan nilai-nilai spiritual, penting dilakukan dengan menggunakan intervensi psikososial dan spiritual
IAIQHIAIQH Dengan reformulasi kurikulum, metode pedagogis inovatif, teladan pendidik yang kuat, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan komunitas, pendidikan dapatDengan reformulasi kurikulum, metode pedagogis inovatif, teladan pendidik yang kuat, serta dukungan dari sekolah, keluarga, dan komunitas, pendidikan dapat
STAINUPASTAINUPA Mengedepankan prinsip-prinsip moral dan etika, pemimpin menciptakan suasana yang mendukung pembelajaran serta perkembangan karakter siswa hal ini berkontribusiMengedepankan prinsip-prinsip moral dan etika, pemimpin menciptakan suasana yang mendukung pembelajaran serta perkembangan karakter siswa hal ini berkontribusi
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Pendidikan dalam perspektif Islam memiliki makna yang sangat mendalam, mencakup proses pembelajaran yang holistik dan seimbang antara aspek spiritual,Pendidikan dalam perspektif Islam memiliki makna yang sangat mendalam, mencakup proses pembelajaran yang holistik dan seimbang antara aspek spiritual,
IAINGAWIIAINGAWI Penulis menawarkan konsep terapi Rational Emotive Behavior (REB) berbasis konseling Islam sebagai solusi. REB berfokus pada perubahan perilaku melaluiPenulis menawarkan konsep terapi Rational Emotive Behavior (REB) berbasis konseling Islam sebagai solusi. REB berfokus pada perubahan perilaku melalui
Useful /
UIN MATARAMUIN MATARAM Tradisi keagamaan, pengajian bersama, dan kegiatan adat yang dipadukan dengan nilai Islam menjadi media penting dalam proses rekonstruksi sosial, termasukTradisi keagamaan, pengajian bersama, dan kegiatan adat yang dipadukan dengan nilai Islam menjadi media penting dalam proses rekonstruksi sosial, termasuk
UIN MATARAMUIN MATARAM Pertama, bahwa nama waktu telu tidak terkait dengan isu-isu agama tetapi lebih kepada để, yakni sebagai bentuk dari budaya tradisional bayan yang bertujuanPertama, bahwa nama waktu telu tidak terkait dengan isu-isu agama tetapi lebih kepada để, yakni sebagai bentuk dari budaya tradisional bayan yang bertujuan
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Tumbuh kesadaran akan dampak negatif dari penggunaan bahan kimiawi, diperlukan program yang mampu merubah perilaku petani dengan aktvitas pertanian yangTumbuh kesadaran akan dampak negatif dari penggunaan bahan kimiawi, diperlukan program yang mampu merubah perilaku petani dengan aktvitas pertanian yang
CRIACRIA 5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).5 persen yang tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018, dan didukung oleh pengawasan melalui Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).