LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahProgram Kampus Mengajar hadir sebagai salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam keterampilan literasi dan numerasi siswa. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Kampus Mengajar angkatan 8 di SD Negeri Kalisalam 1 dan menganalisis dampaknya terhadap peningkatan keterampilan literasi dan numerasi siswa melalui pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program melalui lima kegiatan utama—RUJAK, Tutoring Math, Belajar Bersama Si Ahli, The LitNum Fest, dan Pameran Buku—berhasil menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, aplikatif, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Kegiatan tersebut mendorong peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, serta membentuk kebiasaan belajar yang positif. Program ini juga membangun interaksi kolaboratif antara mahasiswa, guru, dan komunitas sekolah yang memperkuat suasana belajar kontekstual. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman nyata dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kompetensi dasar siswa di sekolah dasar, terutama pada konteks sekolah dengan keterbatasan sumber daya.
Pelaksanaan Program Kampus Mengajar angkatan 8 di SD Negeri Kalisalam 1 membuktikan bahwa pendekatan pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan berbasis pengalaman nyata mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar.Melalui lima bentuk kegiatan utama—RUJAK, Tutoring Math, Belajar Bersama Si Ahli, The LitNum Fest, dan Pameran Buku—pembelajaran yang semula bersifat teacher-centered dapat dialihkan menjadi lebih kolaboratif dan berorientasi pada kebutuhan siswa.Hasil dari program menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca, menulis, berhitung, serta dalam berpikir kritis dan reflektif.Tidak hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga dalam sikap dan motivasi belajar.Pembelajaran yang dilaksanakan di luar ruang kelas—baik dalam bentuk kunjungan, praktik langsung, maupun festival—mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa.Hal ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep, tetapi juga membentuk kebiasaan belajar yang positif dan berkelanjutan.Program ini juga menunjukkan bahwa dengan dukungan metode yang tepat, media yang relevan, serta keterlibatan pihak luar seperti perpustakaan keliling dan instansi lokal, keterbatasan sarana tidak menjadi penghalang bagi terciptanya pembelajaran yang bermakna.Keberhasilan program ini menegaskan peran strategis mahasiswa Kampus Mengajar sebagai fasilitator perubahan, bukan sekadar pengganti guru.Dengan demikian, pengalaman ini menjadi bukti bahwa intervensi pendidikan yang dilandasi kolaborasi, kreativitas, dan kepekaan terhadap kebutuhan siswa dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan literasi dan numerasi di sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model pembelajaran kontekstual yang lebih terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada personalisasi dan pembelajaran sosial emosional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan relasional dan empatik dapat mendorong kemajuan belajar, khususnya di lingkungan dengan dinamika sosial yang kaku antara guru dan siswa.. . 2. Meneliti lebih lanjut tentang dampak penggunaan teknologi dalam pembelajaran numerasi, seperti web game edukatif. Penelitian ini dapat mengukur efektivitas media berbasis teknologi dalam meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran matematika, serta bagaimana teknologi dapat mendorong keterlibatan siswa yang biasanya pasif.. . 3. Menganalisis lebih dalam tentang peran kemitraan antara sekolah dan lingkungan sekitar dalam pembelajaran kontekstual. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana interaksi dengan lembaga non-pendidikan dapat membentuk pola pembelajaran lintas sektor, memperluas sumber belajar siswa, dan memperkuat peran sekolah sebagai pusat pembelajaran masyarakat.
- Kegiatan Kampus Mengajar dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar |... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/2041Kegiatan Kampus Mengajar dalam Meningkatkan Keterampilan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar jbasic index php basicedu article view 2041
- Peran Program Kampus Mengajar Angkatan 5 dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar |... jurnal.itscience.org/index.php/educendikia/article/view/2550Peran Program Kampus Mengajar Angkatan 5 dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar jurnal itscience index php educendikia article view 2550
| File size | 303.33 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ADAIKEPRIADAIKEPRI This activity consists of socialising the importance of education and careers and efforts to increase motivation for students. This service activity isThis activity consists of socialising the importance of education and careers and efforts to increase motivation for students. This service activity is
ADAIKEPRIADAIKEPRI UKM ini bergerak di bidang pengelolaan sampah sebagai upaya untuk mengurangi dampak lingkungan. Namun dalam praktiknya, UKM ini menghadapi kendala dalamUKM ini bergerak di bidang pengelolaan sampah sebagai upaya untuk mengurangi dampak lingkungan. Namun dalam praktiknya, UKM ini menghadapi kendala dalam
UNJAUNJA Karya sastra berperan sebagai counter-memory, memperkaya perspektif historis dengan dimensi emosional dan sosial, sehingga sastra dapat dijadikan mediumKarya sastra berperan sebagai counter-memory, memperkaya perspektif historis dengan dimensi emosional dan sosial, sehingga sastra dapat dijadikan medium
UNJAUNJA Temuan ini mengindikasikan bahwa proses penamaan tempat bukanlah arbitrer, melainkan cerminan cara masyarakat memaknai ruang hidup mereka, identitas, ingatanTemuan ini mengindikasikan bahwa proses penamaan tempat bukanlah arbitrer, melainkan cerminan cara masyarakat memaknai ruang hidup mereka, identitas, ingatan
UNJAUNJA Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam cerpen ini bersifat psikologis dan simbolik, serta disampaikan melalui narasi yang tenang dan kontemplatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam cerpen ini bersifat psikologis dan simbolik, serta disampaikan melalui narasi yang tenang dan kontemplatif.
PD PGMIPD PGMI Mahasiswa memiliki keterampilan untuk mengekspresikan masalah di lingkungan sekitar, menyusun kebijakan alternatif, mengusulkan solusi, mencari informasiMahasiswa memiliki keterampilan untuk mengekspresikan masalah di lingkungan sekitar, menyusun kebijakan alternatif, mengusulkan solusi, mencari informasi
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI 9. 2 menggunakan SEM dengan model regresi linier berganda dan menggunakan Outer Mode. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kesiapan belajar memiliki9. 2 menggunakan SEM dengan model regresi linier berganda dan menggunakan Outer Mode. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kesiapan belajar memiliki
UNWIDHAUNWIDHA Program ini efektif dan kondusif, terutama di masa pandemi. Berdasarkan kajian, Kampus Mengajar Angkatan 1 terbukti dapat meningkatkan kemampuan literasiProgram ini efektif dan kondusif, terutama di masa pandemi. Berdasarkan kajian, Kampus Mengajar Angkatan 1 terbukti dapat meningkatkan kemampuan literasi
Useful /
UNSRIUNSRI Nanokomposit SnO2-Fe3O4 disintesis dengan perbandingan massa (1:1), (1:2) dan (2:1) dan dikarakterisasi menggunakan XRD dan FTIR. Difraktogram SnO2 menunjukkanNanokomposit SnO2-Fe3O4 disintesis dengan perbandingan massa (1:1), (1:2) dan (2:1) dan dikarakterisasi menggunakan XRD dan FTIR. Difraktogram SnO2 menunjukkan
PD PGMIPD PGMI Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan kebutuhan akan dukungan sistemik dalam pendidikan STEM. Selain itu, sebagian besar siswaTemuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan kebutuhan akan dukungan sistemik dalam pendidikan STEM. Selain itu, sebagian besar siswa
UPSUPS Kesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok mempunyai peran penting dalam mengembangkan kemampuan komunikasi antar pribadi mahasiswa terutama dengan teknikKesimpulan bahwa layanan bimbingan kelompok mempunyai peran penting dalam mengembangkan kemampuan komunikasi antar pribadi mahasiswa terutama dengan teknik
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Keluhan yang ditangani meliputi bentuk tertulis, tidak langsung, lisan, dan langsung. Hasil penelitian memberikan pedoman bagi hotel dalam merancang strategiKeluhan yang ditangani meliputi bentuk tertulis, tidak langsung, lisan, dan langsung. Hasil penelitian memberikan pedoman bagi hotel dalam merancang strategi