ONERESEARCHONERESEARCH

Oetoesan HindiaOetoesan Hindia

Tulisan ini bertujuan sebagai tinjauan atas keberhasilan pembangunan Sumber Daya Manusia yang diterapkan oleh Guru Bangsa Indonesia, yaitu Bapak HOS Tjokroaminoto, selaku pimpinan Syarikat Islam, dalam menerapkan metode pengaderan di rumah beliau di Jl Peneleh VII, Surabaya. Sebagai bahan telaah serta kajian, penulis menggunakan metode studi pustaka, berbagai informasi juga penulis dapatkan dari berbagai sumber saat bergerak di sebuah lembaga pelatihan. Sebuah metode pembinaan yang lengkap, mencerahkan, menekankan kemandirian, berlandaskan ketauladanan serta keikhlasan adalah aspek penting dalam keberhasilan pengembangan SDM di Rumah Peneleh.

Tjokroaminoto berhasil membangun Sumber Daya Manusia melalui metode pengaderan di Rumah Peneleh dengan menekankan kemandirian, ketauladanan, dan kesadaran terhadap situasi bangsa.Pembinaan yang diberikan bersifat menyeluruh, tidak hanya teoritis, tetapi juga melibatkan interaksi emosional dan keteladanan langsung dari sang guru.Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pendekatan hati ke hati dalam pembangunan SDM yang berkelanjutan dan berkarakter kuat.

Pertama, perlu dikaji bagaimana metode pengaderan di Rumah Peneleh dapat diadaptasi dalam sistem pendidikan formal saat ini, khususnya dalam membentuk karakter siswa melalui pendekatan mentor yang menjadi teladan hidup, bukan sekadar pengajar. Kedua, perlu diteliti efektivitas penerapan nilai kemandirian (zelfbestuur) dalam lingkungan kampus atau pelatihan kepemimpinan muda untuk mengurangi ketergantungan pada fasilitas dan membangun mental problem solving. Ketiga, perlu dieksplorasi bagaimana interaksi intensif antara mentor dan peserta didik dalam setting non-formal dapat direplikasi melalui pendekatan komunitas belajar berbasis nilai-nilai keteladanan dan keikhlasan di era digital, tanpa kehilangan esensi kedekatan emosional yang menjadi kunci keberhasilan Rumah Peneleh.

Read online
File size397.57 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test