ONERESEARCHONERESEARCH
Oetoesan HindiaOetoesan HindiaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan bagi hasil yang dilakukan toko oleh-oleh dengan perusahaan bus pariwisata. Penelitian ini dilakukan karena adanya keunikan bagi hasil oleh dua perusahaan yang salah satunya tidak memiliki modal sama sekali dalam perusahaan dagang namun bisa mendapatkan laba. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif tempat penelitian dilakukan pada agen bus pariwisata TS. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Hasil penelitian ini adalah perjanjian bagi hasil tersebut dilakukan atas dasar saling percaya dan kedermawanan pemilik toko oleh-oleh.
Metode bagi hasil antara sopir dan pemilik toko hanya berdasarkan obrolan antara pemilik toko dan sopir saja.Bagi hasil yang diberikan oleh pemilik toko sebesar 10% dari seluruh penjualan belum lagi dibagi lagi dengan pemilik perusahan bus sebesar 50%.Jadi sopir menerima 50% dari hasil 10% dari oleh-oleh tersebut.Bagi hasil antara sopir dan toko oleh-oleh memberikan keuntungan antara dua belah pihak dari pihak sopir tersendiri mendapatkan keuntungan dari toko sebesar 10% dari pemilik tooko lalu dibagi 50% kepada perusahaan bus, sedangkan untuk pemilik toko keuntungan penjualan meningkat.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai aspek hukum dalam perjanjian bagi hasil antara sopir bus dan toko oleh-oleh, termasuk perlindungan hukum bagi kedua belah pihak jika terjadi sengketa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan sistem bagi hasil ini dengan model kerjasama bisnis lainnya, seperti kemitraan atau waralaba, untuk mengetahui kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana faktor-faktor sosial budaya, seperti kepercayaan dan kedermawanan, mempengaruhi keberhasilan implementasi sistem bagi hasil ini, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas kerjasama bisnis di masa depan.
| File size | 317.8 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LLDIKTI12LLDIKTI12 Perairan Negeri Banggoi, Kabupaten Seram Bagian Timur, merupakan salah satu daerah penangkapan kepiting bakau (Scylla serrata Forsskål, 1775). PemanfaatanPerairan Negeri Banggoi, Kabupaten Seram Bagian Timur, merupakan salah satu daerah penangkapan kepiting bakau (Scylla serrata Forsskål, 1775). Pemanfaatan
LLDIKTI12LLDIKTI12 Namun, intensitas penangkapan yang terus meningkat tanpa pengelolaan yang tepat berpotensi menyebabkan penurunan populasi ikan dan mengancam keseimbanganNamun, intensitas penangkapan yang terus meningkat tanpa pengelolaan yang tepat berpotensi menyebabkan penurunan populasi ikan dan mengancam keseimbangan
DINIYAHDINIYAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan, seperti penggunaan alat musik sederhana, permainan musik, dan pendekatan berbasis aktivitas,Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan, seperti penggunaan alat musik sederhana, permainan musik, dan pendekatan berbasis aktivitas,
DINIYAHDINIYAH Ada dua jenis PMT yang diberikan, yaitu PMT DD (dari Dana Desa) dan PMT BanKeu (dari Bantuan Keuangan). Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi pemberianAda dua jenis PMT yang diberikan, yaitu PMT DD (dari Dana Desa) dan PMT BanKeu (dari Bantuan Keuangan). Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi pemberian
DINIYAHDINIYAH Subjek penelitian ini difokuskan kepada anak usia dini, data yang dikumpulkan serta data yang dianalisis berasal dari literature, dokumentasi maupun jurnalSubjek penelitian ini difokuskan kepada anak usia dini, data yang dikumpulkan serta data yang dianalisis berasal dari literature, dokumentasi maupun jurnal
DINIYAHDINIYAH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 3 tahun di Rumoh Terapi Tabina. Metode yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 3 tahun di Rumoh Terapi Tabina. Metode yang digunakan
DINIYAHDINIYAH Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data terkait konsentrasi anak saat kegiatan pembelajaran berlangsung.Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data terkait konsentrasi anak saat kegiatan pembelajaran berlangsung.
DINIYAHDINIYAH Media merupakan alat yang digunakan oleh pengantar pesan (guru) kepada penerima pesan (murid atau siswa) dalam proses pembelajaran di kelas, dan memilikiMedia merupakan alat yang digunakan oleh pengantar pesan (guru) kepada penerima pesan (murid atau siswa) dalam proses pembelajaran di kelas, dan memiliki
Useful /
ONERESEARCHONERESEARCH Minoritas kreatif dapat terbentuk saat kesamaan visi dicapai melalui pembangkitan kesadaran kemandirian (zelfbestuur) dan konsolidasi aksi untuk hijrah.Minoritas kreatif dapat terbentuk saat kesamaan visi dicapai melalui pembangkitan kesadaran kemandirian (zelfbestuur) dan konsolidasi aksi untuk hijrah.
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Dalam kajian ini penulis melihat begitu besar implikasi egosentris dalam suatu proses perkembangan identitas diri. Keterlibatan egosentris inilah yangDalam kajian ini penulis melihat begitu besar implikasi egosentris dalam suatu proses perkembangan identitas diri. Keterlibatan egosentris inilah yang
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Khalayak dapat melakukan kontrol terhadap isi media secara kritis dan cerdas sehingga dapat mendeteksi adanya propaganda, kepentingan tertentu atau biasKhalayak dapat melakukan kontrol terhadap isi media secara kritis dan cerdas sehingga dapat mendeteksi adanya propaganda, kepentingan tertentu atau bias
STIM YKPNSTIM YKPN Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) ada sebagai standar internasional yang bertujuan mendorong konsumsi konsumen menuju minyak sawit yang lebih berkelanjutan.Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) ada sebagai standar internasional yang bertujuan mendorong konsumsi konsumen menuju minyak sawit yang lebih berkelanjutan.