ONERESEARCHONERESEARCH
Oetoesan HindiaOetoesan HindiaArtikel ini merupakan sebuah catatan tentang usaha menggerakkan pemuda, khususnya aktivis, di era milenial. Pendekatan refleksif-retrospektif-naratif digunakan untuk menelaah aktivisme kaum muda. Interaksi grup WA dan diskusi-diskusi intensif dengan para aktivis menjadi bahan baku telaah. Pencarian jati diri pemuda yang bersifat superfisial sebagai akibat hilangnya jangkar kebudayaan dan kuatnya cengkaraman individualisme dan materialisme merupakan tantangan terbesar untuk menanamkan nilai dan tujuan ideologis bangsa. Minoritas kreatif dapat terbentuk saat kesamaan visi dicapai melalui pembangkitan kesadaran kemandirian (zelfbestuur) dan konsolidasi aksi untuk hijrah.
Tantangan besar yang dihadapi penggerak pemuda adalah sifat individualisme dan materialisme serta tercerabutnya jangkar kebudayaan dari para pemuda.Sebagai penggerak, diperlukan kesabaran dan upaya tiada henti dalam mengubah pola penanaman nilai sesuai karakter pemuda, dengan menyesuaikan cara dan media tanpa mengorbankan substansi nilai.Harapan bagi Indonesia masih ada selama terdapat minoritas kreatif dan penggerak yang konsisten membangkitkan kesadaran kemandirian (zelfbestuur) dan konsolidasi aksi untuk hijrah dalam upaya menghilangkan kezaliman sebagai wujud keIslaman sejati.
Pertama, perlu penelitian yang mengkaji efektivitas metode pembelajaran tematik berbasis nilai-nilai kebangsaan dalam memperkuat identitas dan idealisme pemuda di era digital, dengan fokus pada pendekatan yang menyentuh dimensi ontologis, bukan hanya tindakan praktis. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana gerakan akar rumput seperti Aktivis Peneleh dapat membangun ekosistem kemandirian ekonomi berbasis komunitas, sebagai bentuk aktualisasi dari konsep zelfbestuur di tengah dominasi sistem ekonomi konvensional. Ketiga, perlu studi mendalam tentang transformasi identitas pemuda dari sekadar pencari beasiswa menjadi agen perubahan yang sadar ideologi, dengan mengeksplorasi faktor-faktor pemicu pergeseran dari motivasi material ke kesadaran kolektif dalam gerakan sosial jangka panjang.
| File size | 393.26 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ONERESEARCHONERESEARCH Dari berbagai polemik ekonomi, kedua keluarga tersebut dapat bertahan dengan proses penganggaran dan evaluasi penggunaannya di setiap bulan. PersediaanDari berbagai polemik ekonomi, kedua keluarga tersebut dapat bertahan dengan proses penganggaran dan evaluasi penggunaannya di setiap bulan. Persediaan
ONERESEARCHONERESEARCH Tak hanya memengaruhi psikologi, pandemi ini juga mengubah cara individu dalam menjalin hubungan sosial dengan masyarakat dengan pemaksimalan penggunaanTak hanya memengaruhi psikologi, pandemi ini juga mengubah cara individu dalam menjalin hubungan sosial dengan masyarakat dengan pemaksimalan penggunaan
ONERESEARCHONERESEARCH Pemimpin di lembaga Bani Hasyim sudah mampu menjalankan perannya sebagai panutan, perintis, penyelaras dan pemberdaya. Selain itu juga, kepemimpinan diPemimpin di lembaga Bani Hasyim sudah mampu menjalankan perannya sebagai panutan, perintis, penyelaras dan pemberdaya. Selain itu juga, kepemimpinan di
ONERESEARCHONERESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Direktorat Jenderal Pajak telah mensosialisasikan penerapan PP 23 Tahun 2018 kepada masyarakat, terutamaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Direktorat Jenderal Pajak telah mensosialisasikan penerapan PP 23 Tahun 2018 kepada masyarakat, terutama
ONERESEARCHONERESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk memberikan visualisasi pandangan hidup Orang Melayu dalam berinteraksi dengan Tuhan, sesama hamba, alam, dan diri pribadi.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan visualisasi pandangan hidup Orang Melayu dalam berinteraksi dengan Tuhan, sesama hamba, alam, dan diri pribadi.
YBLIYBLI Masyarakat mitra telah memahami tentang GEMA CERMAT, Program DAGUSIBU Obat, dan Cara mengkonsumsi obat dengan baik dan benar. Hal ini dibuktikan denganMasyarakat mitra telah memahami tentang GEMA CERMAT, Program DAGUSIBU Obat, dan Cara mengkonsumsi obat dengan baik dan benar. Hal ini dibuktikan dengan
YBLIYBLI Pemanfaatan pekarangan melalui vertikultur tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, tetapi juga memberikanPemanfaatan pekarangan melalui vertikultur tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi keluarga, tetapi juga memberikan
LLDIKTI12LLDIKTI12 Respons siswa pada akhir pembelajaran memperoleh skor rata-rata 3,22 dan termasuk dalam kategori positif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkanRespons siswa pada akhir pembelajaran memperoleh skor rata-rata 3,22 dan termasuk dalam kategori positif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan
Useful /
ONERESEARCHONERESEARCH Tujuan penelitian ini adalah untuk meng. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif melalui wawancara tatap muka denganTujuan penelitian ini adalah untuk meng. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif melalui wawancara tatap muka dengan
ONERESEARCHONERESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan pengalaman mahasiswa akuntansi Universitas Brawijaya mengenai adab menuntut ilmu berdasarkanPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan pengalaman mahasiswa akuntansi Universitas Brawijaya mengenai adab menuntut ilmu berdasarkan
ONERESEARCHONERESEARCH Tulisan ini mengeksplorasi pemahaman atas Nilai Dasar Kepenelehan serta kesesuaiannya dengan nilai yang diyakini penulis serta kaitannya dengan harapanTulisan ini mengeksplorasi pemahaman atas Nilai Dasar Kepenelehan serta kesesuaiannya dengan nilai yang diyakini penulis serta kaitannya dengan harapan
ISI DPSISI DPS Setiap negara memiliki panti jompo dan fasilitas perawatan lansia dengan standar praktik yang berbeda, disesuaikan dengan berbagai faktor termasuk iklim,Setiap negara memiliki panti jompo dan fasilitas perawatan lansia dengan standar praktik yang berbeda, disesuaikan dengan berbagai faktor termasuk iklim,