DINIYAHDINIYAH
Al-AbyadhAl-AbyadhJurnal ini bertujuan untuk mengetahui . APE merupakan alat permainan yang dirancang secara khusus oleh para pemangku kebijakan dengan tujuan dijadikan sebagai alat untuk membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang nantinya dengan penggunaan alat tersebut dapat meningkatkan pemahaman anak tentang materi dan mampu meningkatkan aspek perkembangan yang ada pada diri anak termasuk aspek bahasa, kognitif, fisik motorik, sosial emosional, moral dan agama serta aspek perkembangan seninya. Adapun alat permainan edukatif yang sering diapakai untuk dijadikan sebagai media pembelajaran seperti balok cruissenaire jenis permainan yang mengembangkan kemampuan berhitung dan pengenalan bilangan, balok Blocdoss berbetuk balok bangunan untuk melatih koordinasi antara mata, tangan dan melatih emosi, Puzzle besar permainan ini untuk melatih anak mengenal huruf, menumbuhkan gairah untuk belajar, dan meningkatkan daya konsentrasi, Kotak Alfabet kotak ini berisi huruf-huruf tujuannya untuk anak mengenal huruf, Kartu Lambang bilangan digunakan untuk mengenalkan lambang atau model bilangan, Kartu pasangan, dan Lotto Warna.
Alat Permainan Edukatif (APE) merupakan alat yang sengaja dirancang secara khusus untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak usia dini.Salah satu fungsi APE adalah meningkatkan daya konsentrasi anak selama proses pembelajaran berlangsung.Berbagai jenis APE terbukti efektif dalam mendukung perkembangan bahasa, kognitif, sosial emosional, fisik motorik, moral, agama, dan seni pada anak.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas masing-masing jenis APE dalam mengembangkan aspek perkembangan khusus seperti kemampuan kognitif atau sosial emosional anak usia dini melalui studi komparatif di berbagai taman kanak-kanak. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana desain APE dapat disesuaikan dengan tahap perkembangan usia anak secara lebih tepat, termasuk tingkat kesulitan, ukuran, dan bahan yang digunakan, agar lebih mendukung tumbuh kembang anak. Ketiga, sebaiknya diteliti penerapan APE berbasis budaya lokal dalam pembelajaran di TK, untuk melihat pengaruhnya terhadap minat belajar dan pemahaman konsep budaya sejak dini, serta bagaimana inovasi tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan oleh guru dan lingkungan sekitar.
| File size | 205.77 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
SALNESIASALNESIA Saat ini Indonesia memiliki angka kejadian stunting yang masih tinggi. Prevalensi stunting di Kabupaten Bogor sebesar 28,6%, angka ini lebih tinggi daripadaSaat ini Indonesia memiliki angka kejadian stunting yang masih tinggi. Prevalensi stunting di Kabupaten Bogor sebesar 28,6%, angka ini lebih tinggi daripada
USNSJUSNSJ Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive samplingPopulasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
UNDHARIUNDHARI Penelitian ini diawali dengan rendahnya hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari nilai ulangan yang masih di bawah kriteria ketuntasan. Dengan menggunakanPenelitian ini diawali dengan rendahnya hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari nilai ulangan yang masih di bawah kriteria ketuntasan. Dengan menggunakan
UNESAUNESA 3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji signifikansi regresi menunjukkan nilai p = 0. 000 (p < 0. 05) yang menandakan bahwa pengaruh tersebut3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil uji signifikansi regresi menunjukkan nilai p = 0. 000 (p < 0. 05) yang menandakan bahwa pengaruh tersebut
STAI MIFDASTAI MIFDA Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa peran orang tua dalam perkembangan moral anak usia sekolah dasar (SD) adalah a) memberiBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa peran orang tua dalam perkembangan moral anak usia sekolah dasar (SD) adalah a) memberi
UMGUMG User-interface dibuat menggunakan kerangka kerja Flutter dan diuji coba menggunakan metode black box testing yang menghasilkan kesesuaian antara keinginanUser-interface dibuat menggunakan kerangka kerja Flutter dan diuji coba menggunakan metode black box testing yang menghasilkan kesesuaian antara keinginan
JQWHJQWH 000 < 0,05) yang artinya ada pengaruh asupan prelakteal dan riwayat penyakit infeksi terhadap kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Pemberian asupan000 < 0,05) yang artinya ada pengaruh asupan prelakteal dan riwayat penyakit infeksi terhadap kejadian stunting pada anak usia 1-3 tahun. Pemberian asupan
JQWHJQWH Terdapat peningkatan pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun. Penelitian lebih lanjut sebaiknya menggunakan metode lain yangTerdapat peningkatan pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun. Penelitian lebih lanjut sebaiknya menggunakan metode lain yang
Useful /
UMKUMK Hakimannya bahwa semua praktik berkelanjutan—SSI, WMP, EEM, dan CE—mempengaruhi persepsi pelanggan, namun kinerja mereka beragam. SSI menjadi kekuatanHakimannya bahwa semua praktik berkelanjutan—SSI, WMP, EEM, dan CE—mempengaruhi persepsi pelanggan, namun kinerja mereka beragam. SSI menjadi kekuatan
SALNESIASALNESIA Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi di kalangan guru dan siswa di MTs Al Washliyah 19 Percut sekaligus memberikan pelatihanKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi di kalangan guru dan siswa di MTs Al Washliyah 19 Percut sekaligus memberikan pelatihan
STAI MIFDASTAI MIFDA Oleh karena itu, penting bagi pendidik dan orang tua untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep cinta dalam Islam dan membimbing remajaOleh karena itu, penting bagi pendidik dan orang tua untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep cinta dalam Islam dan membimbing remaja
STAI MIFDASTAI MIFDA Keterampilan guru dalam mengelola siswa terbagi menjadi kegiatan di luar kelas dan kegiatan di dalam kelas. Kedisiplinan siswa terbagi menjadi ketaatanKeterampilan guru dalam mengelola siswa terbagi menjadi kegiatan di luar kelas dan kegiatan di dalam kelas. Kedisiplinan siswa terbagi menjadi ketaatan