JIEMAPJIEMAP

Jurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi BisnisJurnal Ilmiah Keuangan Akuntansi Bisnis

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah, penanaman modal dalam negeri, inflasi terhadap produk domestik bruto Indonesia tahun 2019-2020. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari Laporan Realisasi Anggaran dan laporan data statistik Badan Pusat Statistik Indonesia pada tahun 2019-2020. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 68 sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan uji regresi linier berganda, uji F, uji t, uji R2. Hasil uji t menghasilkan nilai signifikansi pendapatan asli daerah sebesar 0,000, penanaman modal dalam negeri sebesar 0,170, inflasi sebesar 0,394. Hasil uji t, variabel PAD menghasilkan nilai signifikansi dibawah 0,05 yaitu sebesar 0,000 maka variabel PAD berpengaruh signifikan terhadap PDB. Variabel PMDN menghasilkan nilai signifikansi diatas 0,05 yaitu sebesar 0,170 maka variabel PMDN tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB. Variabel inflasi menghasilkan nilai signifikansi diatas 0,05 yaitu sebesar 0,394 maka variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap PDB.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Asli Daerah memiliki pengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto, yang menunjukkan bahwa peningkatan PAD dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto, sehingga kedua faktor tersebut dalam konteks penelitian ini belum memberikan kontribusi yang nyata terhadap pertumbuhan ekonomi.Secara keseluruhan, temuan ini menekankan pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah sebagai pendorong utama peningkatan Produk Domestik Bruto di wilayah yang diteliti.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel penelitian dengan memasukkan faktor-faktor lain yang berpotensi mempengaruhi PDB, seperti tingkat pendidikan, infrastruktur, atau kebijakan pemerintah. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan data time series yang lebih panjang untuk menganalisis tren dan pola pertumbuhan ekonomi secara lebih mendalam. Ketiga, penelitian dapat memperluas cakupan wilayah penelitian dengan melibatkan lebih banyak provinsi atau kabupaten/kota untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang pengaruh PAD, PMDN, dan inflasi terhadap PDB di Indonesia. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi pengembangan kebijakan ekonomi daerah dan nasional.

  1. ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH, PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI, DAN PENANAMAN MODAL ASING TERHADAP... doi.org/10.51622/kafebis.v1i1.2008ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI DAN PENANAMAN MODAL ASING TERHADAP doi 10 51622 kafebis v1i1 2008
  2. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Sumatera... ejournal.unp.ac.id/students/index.php/epb/article/view/13358Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Sumatera ejournal unp ac students index php epb article view 13358
Read online
File size537.97 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test