LLDIKTI12LLDIKTI12

JUSTE (Journal of Science and Technology)JUSTE (Journal of Science and Technology)

Model yang digunakan dalam pengembangan LKS ini adalah model Thiagarajan yang dikenal sebagai model 4-D, yang terdiri atas empat tahap, yaitu: (1) Define (pendefinisian), (2) Design (perancangan), (3) Develop (pengembangan), dan (4) Disseminate (penyebaran). Namun, tahap disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 50 Maluku Tengah. Pada tahap define, pengembangan LKS menghasilkan draf awal berupa LKS matematika berbasis budaya lokal Bangunan Istana Mini Banda Naira, serta instrumen penelitian yang meliputi lembar validasi LKS, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi keterlaksanaan LKS, angket respons siswa, angket respons guru, tes hasil belajar, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil validasi ahli, LKS memperoleh skor rata-rata 4,84, sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS berada pada kategori sangat valid. Selanjutnya, uji coba lapangan dilakukan untuk menilai kepraktisan LKS. Hasil keterlaksanaan LKS pada dua pertemuan menunjukkan skor rata-rata 3,8 dan termasuk dalam kategori tinggi. Keefektifan LKS ditinjau dari beberapa indikator, yaitu: (a) hasil belajar siswa ≥ 70, (b) aktivitas siswa aktif, (c) respons guru positif, dan (d) respons siswa positif. Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai 88,9%, dengan dua siswa (sekitar 12%) belum mencapai ketuntasan. Rata-rata aktivitas siswa pada dua pertemuan sebesar 3,85 dan berada pada kategori aktif. Respons siswa pada akhir pembelajaran memperoleh skor rata-rata 3,22 dan termasuk dalam kategori positif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKS matematika dengan pendekatan etnomatematika berbasis budaya lokal Bangunan Istana Mini Banda Naira memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.

LKS matematika berbasis etnomatematika dengan konteks budaya Bangunan Istana Mini Banda Naira terbukti sangat valid, praktis, dan efektif.Hasil uji coba lapangan menunjukkan tingkat keterlaksanaan tinggi, aktivitas siswa aktif, serta respons positif dari guru dan siswa.Dengan demikian, pendekatan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di SMP.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan LKS berbasis etnomatematika pada materi matematika lain seperti aljabar dan geometri, dengan meneliti efektivitasnya di tingkat grade yang berbeda agar dapat menilai konsistensi hasil. Selain itu, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melihat dampak jangka panjang integrasi budaya lokal terhadap motivasi dan pemahaman kontekstual siswa, serta bagaimana LKS dapat beradaptasi dengan teknologi pembelajaran daring. Terakhir, perlu disusun pedoman pelatihan guru yang komprehensif agar mereka dapat merancang dan menerapkan LKS berbasis etnomatematika secara mandiri, sehingga memperluas penggunaan pendekatan ini di sekolah-sekolah lain di Indonesia.

Read online
File size1.18 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test