EDUPARTNEREDUPARTNER

Journal of Managiere and BusinessJournal of Managiere and Business

Permasalahan dalam implementasi kebijakan prioritas penggunaan dana desa seringkali kompleks dan bervariasi antar desa, termasuk keterbatasan sumber daya dan pengaruh faktor eksternal seperti pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa di Desa Urak, Kecamatan Makalti Tama, Kabupaten Rahat. Kebijakan ini bertujuan memaksimalkan manfaat bagi masyarakat desa melalui peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan, pengurangan kemiskinan, dan peningkatan pelayanan publik. Penelitian kualitatif ini fokus pada aspek kecukupan pelaksanaan, operasional sehari-hari, efisiensi, dan efektivitas, dengan informasi dikumpulkan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan belum sepenuhnya dilaksanakan. Dari empat fokus area, hanya tiga yang dijalankan: peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan, dan pengentasan kemiskinan. Program pengembangan pelayanan publik belum diimplementasikan. Prioritas pada tiga area pertama disebabkan oleh kondisi sosial ekonomi masyarakat. Faktor eksternal seperti pengurangan anggaran akibat pandemi COVID-19 turut mempengaruhi implementasi kebijakan ini. Studi ini menyarankan evaluasi komprehensif terhadap prioritas anggaran desa dengan mempertimbangkan konteks lokal serta kebutuhan langkah-langkah proaktif dalam menghadapi situasi serius seperti pandemi.

Implementasi Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Unit BRI Kota Bengkulu berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah tersebut.Prosedur penyaluran KUR di BRI Lingkar Timur telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku.Calon penerima KUR dapat ditolak karena tidak memenuhi persyaratan dokumen, tidak lolos dalam penilaian bank, atau memiliki riwayat tunggakan dan kredit macet sebelumnya.

Pertama, perlu diteliti bagaimana desain kebijakan KUR secara top-down memengaruhi respons dan partisipasi pelaku UMKM di daerah pedesaan atau terpencil yang memiliki karakteristik sosial dan ekonomi berbeda; penelitian ini penting untuk menilai apakah kebijakan seragam masih relevan atau perlu penyesuaian lokal. Kedua, perlu dikaji efektivitas mekanisme komunikasi dan edukasi yang digunakan BRI dalam menyampaikan informasi KUR, terutama dalam bentuk digital, untuk mengetahui apakah pelaku UMKM, khususnya yang kurang melek teknologi, mampu memahami dan memanfaatkan program ini secara optimal. Ketiga, penting untuk mengevaluasi pengaruh literasi keuangan terhadap keberhasilan penggunaan dana KUR, termasuk bagaimana peminjam mengelola pinjaman dan menghindari risiko kredit macet, agar dapat dirancang intervensi pelatihan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Hasil dari ketiga penelitian ini dapat membantu memperbaiki penyaluran KUR agar lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan, khususnya bagi UMKM di wilayah dengan akses terbatas terhadap informasi dan layanan keuangan.

  1. A Systematic Review of Financial Literacy Research in Latin America and The Caribbean. systematic review... mdpi.com/2071-1050/14/7/3814A Systematic Review of Financial Literacy Research in Latin America and The Caribbean systematic review mdpi 2071 1050 14 7 3814
  2. [1301.6149] Analysis of the Discontinuous Petrov-Galerkin Method with Optimal Test Functions for the... doi.org/10.48550/arXiv.1301.61491301 6149 Analysis of the Discontinuous Petrov Galerkin Method with Optimal Test Functions for the doi 10 48550 arXiv 1301 6149
  3. Role of regulators in intensifying financial access to (...). role regulators intensifying financial... doi.org/10.22495/cgobrv4i1p1Role of regulators in intensifying financial access to role regulators intensifying financial doi 10 22495 cgobrv4i1p1
Read online
File size403.08 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test