STTMWCSTTMWC

HAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenHAGGADAH: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Pergumulan untuk menempatkan Yesus pada tempat yang sebenarnya, bukan hanya terjadi pada zaman Perjanjian Baru, melainkan juga pada abad-abad sesudahnya, bahkan hingga sekarang. Ada paham yang meletakkan tekanan pada segi kemanusiaan Yesus, dan mengabaikan segi keilahian-Nya. Sebaliknya ada juga yang meletakkan tekanan pada segi keilahian Yesus, dan mengabaikan segi kemanusiaan-Nya. Tujuan riset ini adalah untuk mempertahankan doktrin keutamaan Kristus dengan menerangkan prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus. Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif, mengangkat isu teologi Kristen yaitu Kristologi. Rancangan penelitian diupayakan memberikan pernyataan-pernyataan tentang doktrin iman Kristen yang berkaitan secara logis. Di akhir riset disimpulkan bahwa Alkitab memberitakan bahwa Kristus ada sebelum Dia menjadi manusia, Dialah Allah yang kekal. Kristus yang kekal mengambil bagi diri-Nya natur tambahan, manusia, melalui kelahiran dari seorang anak dara. Kristus adalah manusia sejati, yang lahir dari seorang perempuan, seperti halnya dengan manusia yang lain, yang selanjutnya mengalami perkembangan jasmani seperti halnya dengan semua manusia. Yesus Kristus adalah Allah yang sejati.

Upaya mempertahankan doktrin keutamaan Kristus dapat dilakukan dengan menerangkan pokok-pokok doktrinal yaitu prainkarnasi, inkarnasi, kemanusiaan, dan keilahian Kristus.Alkitab memberitakan bahwa Kristus ada sebelum Dia menjadi manusia, Dialah Allah yang kekal, dan mengambil natur tambahan berupa kemanusiaan melalui kelahiran dari seorang anak dara.Kristus adalah manusia sejati dan juga Allah yang sejati, sehingga dalam diri-Nya terwujud kesatuan sempurna antara keilahian dan kemanusiaan.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana pemahaman tentang prainkarnasi Kristus memengaruhi spiritualitas jemaat dalam konteks gereja lokal saat ini, mengingat banyaknya kerancuan antara keilahian dan kemanusiaan Yesus. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif mengenai bagaimana doktrin inkarnasi dipahami dalam berbagai tradisi teologis Kristen, seperti Protestan, Katolik, dan Ortodoks, untuk melihat kesamaan dan perbedaan yang dapat memperkaya pemahaman ortodoks. Akhirnya, diperlukan penelitian yang mengeksplorasi tantangan pemahaman kemanusiaan Kristus di kalangan generasi muda Kristen yang tumbuh dalam budaya sekuler, untuk merancang pendekatan pengajaran teologi yang lebih relevan dan kontekstual.

Read online
File size309.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test