POLBENGPOLBENG

Jurnal TeKLAJurnal TeKLA

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah program yang dirancang oleh pekerja dan pengusaha untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja dengan mengidentifikasi potensi bahaya serta mengambil tindakan antisipatif. Penelitian ini mengukur penerapan K3 di batching plant PT. Dumai Jaya Beton dan menilai apakah ada perbedaan signifikan dalam penerapannya pada berbagai aspek, seperti Pelatihan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), Pengawasan dan Perawatan Alat, serta Prosedur Operasi dan Keamanan. Survei dilakukan terhadap karyawan dan pekerja untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 secara keseluruhan berada pada kategori baik, dengan tingkat kepatuhan antara 71% hingga 88%. Uji ANOVA menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam penerapan K3 di berbagai aspek, menandakan bahwa standar keselamatan diterapkan secara konsisten di seluruh area kerja. Namun, beberapa aspek seperti penggunaan jalur transfer yang aman dan pemeliharaan alat rutin masih memerlukan peningkatan. Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan mengoptimalkan program pelatihan, meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan alat, serta memperbarui prosedur operasi dan keamanan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan efisien.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan K3 di batching plant PT.Dumai Jaya Beton secara umum berada pada kategori baik, dengan tingkat kepatuhan yang memadai pada berbagai aspek keselamatan dan kesehatan kerja.Analisis statistik menggunakan uji ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam penerapan K3 di berbagai area yang diuji, menandakan konsistensi penerapan standar keselamatan di seluruh area kerja.Dengan demikian, perusahaan telah berhasil menerapkan program K3 secara merata, meskipun masih terdapat potensi peningkatan pada aspek-aspek tertentu seperti penggunaan jalur transfer yang aman.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan terhadap penggunaan jalur transfer yang aman, termasuk analisis perilaku pekerja dan desain ergonomis jalur transfer. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penerapan K3 di batching plant PT. Dumai Jaya Beton dengan perusahaan sejenis lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan implementasi program pelatihan K3 yang lebih interaktif dan berbasis simulasi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pekerja dalam mengidentifikasi dan mengendalikan risiko di lingkungan kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas program K3 dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat bagi seluruh pekerja di industri beton siap pakai.

  1. ANALISIS PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI KOTA PAYAKUMBUH... jurnal.umsb.ac.id/index.php/RANGTEKNIKJOURNAL/article/view/2034ANALISIS PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA K3 DI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI KOTA PAYAKUMBUH jurnal umsb ac index php RANGTEKNIKJOURNAL article view 2034
Read online
File size1.01 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test