UNIKUUNIKU

Prosiding FahutanProsiding Fahutan

Kuningan memiliki potensi hasil hutan masyarakat yang tinggi. Tectona grandis, Swietenia macrophylla, Paraserianthes falcataria adalah komoditas unggul dan dominan di Kuningan untuk bahan bangunan dan bahan baku industri. Kayu hutan rakyat didominasi oleh kayu yang memiliki kualitas relatif rendah, dibandingkan kayu dari hutan alam. Kegiatan ini mengetahui efektivitas pengawetan kayu dengan rendam panas menggunakan asam borat, mengetahui daya tahan dan daya tahan kayu terhapat menyerang rayap tanah. Metode yang digunakan untuk ruang terbuka menggunakan metode ASTM D1758. , pemberian bahan pengawet asam borat minimal 5 % 10% dan 15 %), hanya efektif untuk mengawetkan kayu jati, kayu mahoni, kayu sengon, kayu jabon dan kayu manglid sedangkan kayu kihiyang pemebrian asam borat 5 %, 10 %, dan 15 % tidak efektif untuk di awetkan ini di karenakan tingkat kerusakan dan penyerangan rayap terhadap kayu kihiyang ini karena kayu ki hiyang masih muda umur 5 tahun dan tempat penguburan kayu kihiyang banyak rayapnya. Bahan pengawet asam borat pada kadar 15 % dengan metode rendam panas, paling efektif untuk pengawetan 5 jenis kayu (jati, mahoni, sengon, jabon dan manglid) baik untuk meningkatkan kelas awet dan ketahanan kayu pada uji di lapangan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengawetan dengan perendaman panas menggunakan asam borat minimal 5% efektif melindungi lima jenis kayu (jati, mahoni, sengon, jabon, dan manglid) dari serangan rayap tanah.Kayu kihiyang tidak terlindungi oleh perlakuan yang sama, diduga karena faktor umur kayu yang masih muda.Konsentrasi asam borat 15% terbukti paling efektif dalam meningkatkan kelas awet dan ketahanan kayu pada uji lapangan.

Penelitian ini membuka peluang untuk kajian lebih lanjut yang lebih mendalam. Pertanyaan menarik yang muncul adalah bagaimana pengaruh umur pohon terhadap keberhasilan pengawetan, apakah kayu kihiyang yang lebih tua akan menunjukkan hasil yang berbeda. Selain itu, perlu dijelajahi apakah kombinasi asam borat dengan bahan pengawet alami lainnya atau penggunaan metode aplikasi yang berbeda seperti vakum-tekanan dapat memberikan perlindungan yang optimal pada jenis kayu yang sulit diawetkan. Suatu penelitian juga penting untuk dilakukan guna mengetahui seberapa lama efek perlindungan ini bertahan dalam kondisi nyata di lapangan, tidak hanya tiga bulan. Terakhir, untuk memastikan keamanan lingkungan, perlu dilakukan studi tentang dampak residu asam borat dari kayu yang diawetkan terhadap kualitas tanah dan kehidupan organisme tanah non-target di sekitarnya.

  1. #cagar alam#cagar alam
  2. #analisis usaha#analisis usaha
Read online
File size287.81 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-Xg
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test