UNDIPUNDIP

Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science)Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science)

Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan konsep teoretis perilaku belanja omnichannel berdasarkan teori penentuan nasib sendiri (self-determination theory) untuk menjelaskan pendorong dan motivasi konsumen dalam melakukan perilaku webrooming. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survei pada 206 konsumen yang telah melakukan perilaku webrooming dengan analisis SEM-PLS. Hasil empiris menunjukkan bahwa kebutuhan individu dari tiga aspek dalam teori penentuan nasib sendiri terbukti menjadi pendorong konsumen dalam melakukan perilaku webrooming. Namun, berbeda dengan pengujian variabel moderasi, ketiga kebutuhan penentuan nasib sendiri tidak sepenuhnya memoderasi dan hanya karakteristik produk yang memoderasi hubungan antara variabel otonomi dan perilaku webrooming.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan kompetensi, keterhubungan, dan otonomi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku webrooming.Karakteristik produk berperan sebagai moderator yang memengaruhi hubungan antara kebutuhan otonomi dan perilaku webrooming.Hasil ini menggarisbawahi pentingnya pemahaman mendalam tentang motivasi intrinsik konsumen dalam merancang strategi pemasaran omnichannel yang efektif.Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor lain, seperti budaya dan norma sosial, memengaruhi perilaku webrooming.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana karakteristik produk yang berbeda memengaruhi kekuatan hubungan antara kebutuhan otonomi dan perilaku webrooming. Hal ini dapat dilakukan dengan mengelompokkan produk berdasarkan tingkat keterlibatan konsumen dan menganalisis bagaimana kebutuhan otonomi memengaruhi keputusan belanja di setiap kategori produk. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan penelitian dengan mempertimbangkan peran budaya dan norma sosial dalam memengaruhi perilaku webrooming. Perbedaan budaya dapat memengaruhi bagaimana konsumen memandang pentingnya otonomi dan keterhubungan dalam proses pengambilan keputusan belanja. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana strategi pemasaran yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan psikologis konsumen, seperti kebutuhan otonomi dan keterhubungan, dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan mendorong perilaku belanja yang berkelanjutan. Dengan memahami lebih dalam motivasi intrinsik konsumen, perusahaan dapat merancang pengalaman belanja yang lebih personal dan relevan, sehingga meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang.

  1. The Showrooming Phenomenon: It's More than Just about Price - Sonja Gensler, Scott A. Neslin, Peter... doi.org/10.1016/j.intmar.2017.01.003The Showrooming Phenomenon Its More than Just about Price Sonja Gensler Scott A Neslin Peter doi 10 1016 j intmar 2017 01 003
  2. Integrating the theory of planned behaviour and self‐determination theory in health behaviour:... doi.org/10.1348/135910708X373959Integrating the theory of planned behaviour and selfyAAAadetermination theory in health behaviour doi 10 1348 135910708X373959
Read online
File size345.26 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test