ANANPUBLISHERANANPUBLISHER

ABDI DALEM: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatABDI DALEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan dan investasi pada masyarakat. Literasi investasi di Indonesia masih tergolong rendah, sehingga banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan, serta rentan terhadap penawaran investasi ilegal. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, serta praktik penyusunan anggaran dan simulasi investasi. Peserta berjumlah 15 orang yang terdiri dari anggota Komunitas Wargi Kuningan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam menyusun anggaran bulanan, mengenal instrumen investasi, serta mengidentifikasi ciri-ciri investasi bodong. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih mandiri secara finansial dan mampu mengelola keuangannya secara bijak di era digital.

Pelatihan literasi keuangan dan investasi berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola keuangan pribadi maupun usaha.Peserta mampu membuat anggaran bulanan, mengenal instrumen investasi legal, serta memahami risiko investasi.Program ini perlu dilanjutkan secara berkelanjutan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat agar literasi keuangan di Indonesia semakin meningkat.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas metode pelatihan berbasis simulasi digital dalam meningkatkan literasi investasi di kalangan generasi muda, terutama pengguna aplikasi keuangan dan paylater. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pelatihan literasi keuangan terhadap perilaku investasi dan stabilitas keuangan masyarakat di komunitas pedesaan seperti Wargi Kuningan. Ketiga, perlu dikembangkan model pelatihan hybrid (daring dan luring) yang dapat diadaptasi oleh berbagai komunitas lokal, dengan fokus pada pencegahan investasi bodong melalui konten edukasi berbasis kasus nyata dan partisipatif. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk menciptakan program literasi yang berkelanjutan, mudah diakses, dan relevan dengan tantangan keuangan modern. Dengan memadukan teknologi, konteks lokal, dan evaluasi berkelanjutan, program pelatihan bisa lebih efektif menjangkau kelompok rentan. Fokus pada aspek digital juga penting mengingat semakin maraknya penipuan finansial secara daring. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan kerja sama antara perguruan tinggi, otoritas keuangan, dan tokoh masyarakat. Hal ini akan memperkuat keberlanjutan dan validitas program edukasi. Inovasi metode dan konten pelatihan harus terus diperbarui sesuai perkembangan pasar keuangan. Tujuannya adalah membangun ketahanan finansial masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Read online
File size396.01 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test