UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi hak tenaga kerja bagi karyawan Pabrik Roti X Bandung terkait Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi hak tenaga kerja dalam Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pabrik Roti X Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh dari informan, tempat peristiwa dan dokumen. Teknik pengambilan sampel digunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi metode dan sumber data. Sedangkan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah 1) Implementasi hak tenaga kerja di Pabrik Roti X Bandung dari hasil elaborasi Undang-Undang dan Peraturan terkait K3 terdiri dari 4 hak yakni, (a) Hak dalam mendapatkan fasilitas K3 berupa (APD) dan (P3K), (b) Hak mendapatkan Jaminan K3 berupa BPJS, (c) Hak mendapatkan peraturan dan kebijakan yang jelas terkait K3, (d) hak dalam mendapatkan pelatihan tentang K3. Implementasi hak tenaga kerja bagi karyawan Pabrik Roti X Bandung terkait Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pabrik Roti X Bandung sudah terlaksana namun belum terimplementasi dengan baik secara keseluruhan. 2) Faktor pendukung yakni, (a) Aksesibilitas memperoleh dan P3K, (b) Lingkungan kerja yang memadai. Faktor penghambat yakni, (a) Keterbatasan dana perusahaan dan (b) Kurang kesadaran dan kedisiplinan karyawan dalam penggunaan APD dan saat bekerja.
Implementasi hak tenaga kerja di Pabrik Roti X Bandung dari hasil elaborasi Undang-Undang dan Peraturan terkait K3 terdiri dari 4 hak yakni, (a) hak dalam mendapatkan fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja yang memadai fasilitas ini berupa alat pelindung diri (APD) dan obat-obatan (P3K), (b) hak mendapatkan jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja.Jaminan sosial berupa BPJS, (c) hak mendapatkan peraturan dan kebijakan yang jelas terkait kesehatan dan keselamatan saat bekerja dan (d) hak dalam mendapatkan pelatihan tentang kesehatan dan keselamatan kerja.Berdasarkan uraian tersebut, Pabrik Roti X telah memberikan pekerjaan yang layak kepada karyawan Pabrik Roti X Bandung sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 27 ayat 2, layak disini juga diartikan bahwa tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan atas kesehatan juga keselamatannya, hal tersebut selaras dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 86 ayat 1 hak memperoleh perlindungan atas kesehatan dan keselamatan kerja.Jaminan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Pabrik Roti X Bandung sudah terlaksana namun belum terimplementasi dengan baik secara keseluruhan.Pabrik Roti X Bandung akan terus mengupayakan untuk memberikan hak-hak tenaga kerja terkait jaminan kesehatan dan keselamatan kerja secara optimal.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara mendalam mengenai efektivitas program pelatihan K3 yang ada di pabrik roti, dengan fokus pada peningkatan pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip K3 oleh seluruh karyawan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pelatihan yang diberikan benar-benar efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku karyawan terkait keselamatan kerja. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran serta aktif karyawan dalam pengawasan dan evaluasi implementasi K3 di pabrik, dengan melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan terkait kebijakan dan prosedur K3. Partisipasi aktif karyawan dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap keselamatan kerja. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak penerapan sistem manajemen K3 yang terintegrasi terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan, termasuk produktivitas, kualitas produk, dan citra perusahaan. Sistem manajemen K3 yang terintegrasi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan, tidak hanya dalam hal keselamatan kerja, tetapi juga dalam hal peningkatan efisiensi dan daya saing.
| File size | 255 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
RISETPRESSRISETPRESS Oleh karena itu, peningkatan absorpsi tenaga kerja memerlukan intervensi terfokus pada pendanaan modal kerja, fasilitas bahan baku, program pelatihan keterampilan,Oleh karena itu, peningkatan absorpsi tenaga kerja memerlukan intervensi terfokus pada pendanaan modal kerja, fasilitas bahan baku, program pelatihan keterampilan,
STIESASTIESA Pemilik juga sangat menyadari bahwa kualitas SDM memengaruhi keberhasilan usaha. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan pemilik sudah terbentukPemilik juga sangat menyadari bahwa kualitas SDM memengaruhi keberhasilan usaha. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi kewirausahaan pemilik sudah terbentuk
UntikaUntika Sengketa yang menyangkut copying dan plagiarism harus dipahami tidak hanya sebagai pelanggaran hukum, tetapi juga sebagai persoalan etika dan keadilanSengketa yang menyangkut copying dan plagiarism harus dipahami tidak hanya sebagai pelanggaran hukum, tetapi juga sebagai persoalan etika dan keadilan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Terdapat hubungan yang signifikan antara risiko kejadian salah posisi kerja, risiko terpapar saliva dengan keparahan/dampak yang ditimbulkan (p value <Terdapat hubungan yang signifikan antara risiko kejadian salah posisi kerja, risiko terpapar saliva dengan keparahan/dampak yang ditimbulkan (p value <
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Problematika dalam implementasi standar pendidik dan tenaga kependidkan yaitu: fleksibilitas yang terbatas, kurangnya fasilitas dan pelatihan untuk pendidikProblematika dalam implementasi standar pendidik dan tenaga kependidkan yaitu: fleksibilitas yang terbatas, kurangnya fasilitas dan pelatihan untuk pendidik
STISBIMASTISBIMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa arbitrase menawarkan lebih fleksibel, efisien, dan solusi yang berorientasi pada kesejahteraan anak, dibandingkan litigasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa arbitrase menawarkan lebih fleksibel, efisien, dan solusi yang berorientasi pada kesejahteraan anak, dibandingkan litigasi.
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasiData yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan dokumentasi
NEWINERANEWINERA Pembedaan itu tampaknya memposisikan status kreditur yang diistimewakan dari tenaga kerja lebih rendah daripada posisi kreditur separatist dalam hal pemenuhanPembedaan itu tampaknya memposisikan status kreditur yang diistimewakan dari tenaga kerja lebih rendah daripada posisi kreditur separatist dalam hal pemenuhan
Useful /
UNESUNES Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan pemberian remisi bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman. Metode pendekatanPenelitian ini bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan pemberian remisi bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Pariaman. Metode pendekatan
STAIALAMINSTAIALAMIN Pendekatan kualitatif digunakan, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai-nilai AIK dapat memperkuat karakterPendekatan kualitatif digunakan, melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai-nilai AIK dapat memperkuat karakter
SALNESIASALNESIA Asupan gizi di masa pandemi penting diperhatikan untuk meningkatkan imunitas agar tidak mudah terpapar virus Covid-19. Sayangnya kalangan banyak balitaAsupan gizi di masa pandemi penting diperhatikan untuk meningkatkan imunitas agar tidak mudah terpapar virus Covid-19. Sayangnya kalangan banyak balita
NEWINERANEWINERA Implementasi Sistem Penilaian ini juga diatur oleh prinsip-prinsip yang objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan. Implementasi SIRANSIJAImplementasi Sistem Penilaian ini juga diatur oleh prinsip-prinsip yang objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan. Implementasi SIRANSIJA