SEBISEBI

GREAT: Jurnal Manajemen dan Bisnis IslamGREAT: Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) sebagai penggerak utama inovasi digital di lingkungan PC IPNU dan IPPNU Purbalingga. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa MSDM berperan besar dalam memperkuat kapasitas kader melalui kaderisasi berjenjang, penguatan nilai Aswaja, dan pengembangan kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan generasi digital. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa MSDM mendorong hadirnya berbagai inovasi digital, seperti pemanfaatan media sosial, pelatihan daring, serta pengembangan sistem informasi kader Siap Bangga, yang meningkatkan akurasi data, transparansi, dan efektivitas tata kelola organisasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara praktik MSDM dengan tata kelola digital dalam organisasi kepemudaan berbasis keagamaan. Secara keseluruhan, MSDM berperan strategis dan transformatif dalam mendorong transformasi digital serta meningkatkan kinerja organisasi IPNU dan IPPNU Purbalingga.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memiliki peran penting sebagai penggerak utama inovasi digital di lingkungan PC IPNU dan IPPNU Purbalingga.Pengelolaan SDM tidak hanya berfokus pada administrasi organisasi, tetapi juga mencakup proses kaderisasi berjenjang, penguatan ideologi Aswaja, pembinaan kompetensi, serta penciptaan budaya organisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan era digital.Kaderisasi berjenjang seperti Makesta, Lakmud, dan Lakut menjadi landasan dalam membentuk kemampuan kepemimpinan serta karakter kader.Program pengembangan kompetensi, baik melalui pelatihan teknis maupun pelatihan digital, mampu menghasilkan kader yang kreatif, terampil, dan siap untuk menghadapi tuntutan zaman.Penerapan MSDM yang sistematis juga tercermin dari pola koordinasi antara PC, PAC, dan PR yang memperkuat tata kelola organisasi.Inovasi digital yang muncul, seperti pemanfaatan media sosial, pelatihan online, dan pengembangan sistem informasi kader berbasis aplikasi, juga menunjukkan keberhasilan integrasi antara pengelolaan SDM dan pemanfaatan teknologi.Hal ini dapat membuat organisasi lebih efektif, transparan, dan mampu memperluas jangkauan pembinaan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan model kaderisasi yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda saat ini. Selain itu, perlu juga dilakukan studi komparatif antara organisasi kepemudaan berbasis keagamaan dengan organisasi non-keagamaan dalam hal pengelolaan SDM dan inovasi digital. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam memperkuat identitas organisasi dan menarik minat generasi muda, serta bagaimana organisasi dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan kader dalam kegiatan organisasi.

Read online
File size306.61 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test