WIDYADHARMAWIDYADHARMA

FIN-ACC (Finance Accounting)FIN-ACC (Finance Accounting)

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pressure, opportunity, rationalization, dan capability terhadap fraudulent financial statement. Bentuk penelitian ini adalah studi asosiatif. Objek penelitian ini adalah perusahaan sektor barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia, dengan jumlah populasi sebanyak 56 perusahaan. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak tiga puluh lima perusahaan sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji korelasi berganda, uji koefisien determinasi, uji F dan uji t. Berdasarkan hasil pengujian, diketahui bahwa opportunity dan capability tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial statement. Pressure berpengaruh positif terhadap fraudulent financial statement dan rationalization berpengaruh negatif terhadap fraudulent financial statement.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa variabel opportunity dan capability tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial statement.Di sisi lain, variabel pressure berpengaruh positif terhadap fraudulent financial statement dan variabel rationalization berpengaruh negatif terhadap fraudulent financial statement.Perusahaan perlu lebih memperhatikan pressure dan rationalization karena variabel tersebut mempengaruhi fraudulent financial statement.Dengan rendahnya tingkat fraudulent financial statement, perusahaan dapat mengatasi masalah-masalah yang ada menjadi optimal.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel penelitian tidak hanya pada perusahaan sektor industri barang konsumsi, tetapi juga sektor lainnya di Bursa Efek Indonesia untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh antara variabel-variabel fraud diamond terhadap kecurangan laporan keuangan. Selain itu, penelitian dapat menggabungkan variabel-variabel lain yang mungkin mempengaruhi kecurangan laporan keuangan, seperti good corporate governance (GCG) atau karakteristik audit, untuk mendapatkan model yang lebih komprehensif. Terakhir, penelitian dapat menggunakan metode penelitian yang berbeda, seperti studi kasus atau metode kualitatif, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mendorong terjadinya kecurangan laporan keuangan dan bagaimana perusahaan dapat mencegahnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu akuntansi dan peningkatan kualitas laporan keuangan di Indonesia, serta membantu investor dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengambil keputusan investasi yang lebih tepat dan terinformasi.

Read online
File size1.29 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test