ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH
Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (JIQTA)Al-Quran adalah kitab suci umat Muslim yang humanis. Seluruh isi ayatnya mengarah pada pemanusiaan manusia, bukan sebaliknya. Namun, tujuan mulia ini belum sepenuhnya terwujud, diduga karena metodologi dalam penafsiran Al-Quran masih menggunakan bahasa langit yang sulit dipahami dan diterapkan. Para penafsir Al-Quran masih terjebak dengan interpretasi tekstual, padahal jika meminjam metodologi humaniora, para penafsir akan menemukan interpretasi humanis yang sesuai dengan nilai-nilai manusia modern. Hermeneutika dan Fenomenologi adalah bagian dari metodologi ilmiah humanis. Hermeneutika bekerja dengan mengeksplorasi makna di balik teks kitab suci, sementara fenomenologi adalah metode empiris berdasarkan fenomena manusia dengan realitasnya. Kedua metode ini memiliki esensi filosofis dalam penerapannya, sehingga menerapkan kedua metodologi dalam studi Al-Quran pada dasarnya adalah upaya untuk mengeksplorasi makna terdalam Al-Quran, yang biasanya dapat ditemukan dalam interpretasi gaya sastra.
Ilmu tafsir Al-Quran terus beradaptasi dengan konteks zamannya, membutuhkan metodologi yang mumpuni seperti hermeneutika dan fenomenologi.Penerapan kedua metode ini dapat mentransformasikan ilmu tafsir menjadi disiplin ilmu yang lebih humanis, karena metodologi yang digunakan merupakan bagian dari ilmu humaniora.Meskipun demikian, integrasi hermeneutika dalam studi Al-Quran menghadapi tantangan teologis, namun tetap membuka peluang untuk pengembangan tafsir yang lebih kontekstual dan relevan.
Berdasarkan analisis artikel ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, eksplorasi lebih mendalam mengenai bagaimana penerapan hermeneutika dan fenomenologi dapat mengatasi bias penafsir dalam interpretasi Al-Quran, terutama terkait isu-isu kontemporer. Kedua, studi komparatif antara metode tafsir tradisional dan metode yang mengadopsi hermeneutika dan fenomenologi, untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing pendekatan. Ketiga, penelitian tentang bagaimana hasil interpretasi Al-Quran melalui pendekatan hermeneutik dan fenomenologi dapat diintegrasikan dalam pendidikan agama dan praktik keagamaan masyarakat, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih inklusif dan relevan dengan tantangan zaman. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu tafsir dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pemikiran keagamaan yang humanis dan kontekstual, serta memperkuat dialog antarperadaban dan pemahaman lintas agama.
| File size | 342.7 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Penelusuran data diperoleh melalui pengumpulan penafsiran-penafsiran dari kitab tafsir Rawai al-Bayan Tafsir Ayat Ahkam dan Tafsir al-Munir. Hasil yangPenelusuran data diperoleh melalui pengumpulan penafsiran-penafsiran dari kitab tafsir Rawai al-Bayan Tafsir Ayat Ahkam dan Tafsir al-Munir. Hasil yang
ABULYATAMAABULYATAMA Artinya terjemahan itu cukup sulit untuk dipahami maknanya. Hal ini disebabkan rendahnya kemampuan penerjemah dalam bahasa penerima yaitu bahasa Indonesia.Artinya terjemahan itu cukup sulit untuk dipahami maknanya. Hal ini disebabkan rendahnya kemampuan penerjemah dalam bahasa penerima yaitu bahasa Indonesia.
STAITARUNASTAITARUNA Integrasi ini memungkinkan pemahaman Al‑Quran sebagai sistem makna dinamis, memperkuat validitas metodologis serta relevansinya terhadap isu‑isu kemanusiaanIntegrasi ini memungkinkan pemahaman Al‑Quran sebagai sistem makna dinamis, memperkuat validitas metodologis serta relevansinya terhadap isu‑isu kemanusiaan
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian menunjukkan bahwa empat anggota wudhu memiliki makna simbolik yang mendalam, meliputi penyucian identitas diri (wajah), amal (tangan), akalPenelitian menunjukkan bahwa empat anggota wudhu memiliki makna simbolik yang mendalam, meliputi penyucian identitas diri (wajah), amal (tangan), akal
IAISUMBARIAISUMBAR Penafsiran ini mencerminkan secular rationale, yakni masuknya logika pemikiran modern sekuler ke dalam tafsir Al-Quran seperti rasionalisasi hukum syarI,Penafsiran ini mencerminkan secular rationale, yakni masuknya logika pemikiran modern sekuler ke dalam tafsir Al-Quran seperti rasionalisasi hukum syarI,
IRPIIRPI Berdasarkan hasil penelitian, sistem chatbot tafsir berbasis Chainlit, Groq, dan Ollama berhasil dikembangkan dan diimplementasikan sesuai dengan tujuanBerdasarkan hasil penelitian, sistem chatbot tafsir berbasis Chainlit, Groq, dan Ollama berhasil dikembangkan dan diimplementasikan sesuai dengan tujuan
STAISAMSTAISAM Luqman Al-Hakim dalam QS Luqman menyampaikan pesan yang erat kaitannya dengan pendidikan agama dan moral, mencakup tauhid, ibadah, dan moral. Empat pesanLuqman Al-Hakim dalam QS Luqman menyampaikan pesan yang erat kaitannya dengan pendidikan agama dan moral, mencakup tauhid, ibadah, dan moral. Empat pesan
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Keduanya memiliki potensi yang sama, yakni mengarahkan hukum sebagai pondasi moralitas. Selain itu, hukum merupakan produk untuk menjawab problem yangKeduanya memiliki potensi yang sama, yakni mengarahkan hukum sebagai pondasi moralitas. Selain itu, hukum merupakan produk untuk menjawab problem yang
Useful /
IRPIIRPI Model Gradient Boosting meraih akurasi hingga 75.10%, recall 74.42%, dan AUC 82.18% setelah menggunakan Boruta. Sebelum menggunakan Boruta nilai akurasiModel Gradient Boosting meraih akurasi hingga 75.10%, recall 74.42%, dan AUC 82.18% setelah menggunakan Boruta. Sebelum menggunakan Boruta nilai akurasi
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Era disrupsi adalah era terjadinya perubahan besar-besaran yang disebabkan adanya inovasi yang mengubah sistem dalam tatanan kehidupan baik dari segi ekonomi,Era disrupsi adalah era terjadinya perubahan besar-besaran yang disebabkan adanya inovasi yang mengubah sistem dalam tatanan kehidupan baik dari segi ekonomi,
EDUPEDEDUPED Artinya jika seorang siswa memperoleh nilai 75 atau diatasnya, maka ia sudah dinyatakan tuntas belajar PAI, begitu juga sebaliknya. Hasil penelitian iniArtinya jika seorang siswa memperoleh nilai 75 atau diatasnya, maka ia sudah dinyatakan tuntas belajar PAI, begitu juga sebaliknya. Hasil penelitian ini
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kitab Shahih Al-BukhariPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kitab Shahih Al-Bukhari