PPICURUGPPICURUG

Langit Biru: Jurnal Ilmiah AviasiLangit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi

Di era pasca-COVID-19, industri penerbangan Indonesia menghadapi dua tantangan sumber daya manusia utama: kekurangan pilot dan kelelahan teknisi. Biaya pelatihan tipe yang tinggi telah menyebabkan banyak lulusan pilot menganggur meskipun permintaan maskapai sangat tinggi, sementara jam kerja yang panjang meningkatkan risiko kelelahan pemeliharaan yang mengancam keselamatan penerbangan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis risiko keselamatan yang timbul dari kekurangan pilot dan kelelahan teknisi di industri penerbangan Indonesia pasca-pandemi dan untuk mengidentifikasi implikasi kebijakan yang relevan dari perspektif faktor manusia. Studi ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif, memanfaatkan data sekunder dari laporan resmi, publikasi akademik, dan peraturan penerbangan, yang dilengkapi dengan wawancara pemangku kepentingan singkat. Meskipun studi sebelumnya umumnya membahas kekurangan pilot dan kelelahan teknisi secara terpisah, penelitian ini mengintegrasikan kedua masalah tersebut dalam konteks Indonesia pasca-pandemi. Temuan mengungkapkan hubungan yang kuat antara hambatan struktural, seperti biaya pelatihan dan sertifikasi yang tinggi, dan risiko operasional, seperti kelelahan, yang bersama-sama menciptakan kesenjangan keselamatan penerbangan yang signifikan. Rekomendasi kebijakan mencakup perluasan akses ke program pelatihan tipe, penegakan Sistem Manajemen Risiko Kelelahan (FRMS), dan penguatan standar sertifikasi teknisi.

Studi ini menyimpulkan bahwa sektor penerbangan Indonesia pasca-COVID-19 menghadapi kesenjangan sumber daya manusia yang kritis, didorong oleh kekurangan pilot dan kelelahan teknisi.Biaya pelatihan tipe yang tinggi membatasi ketersediaan pilot yang memenuhi syarat, sementara beban kerja yang berlebihan dan jam kerja yang diperpanjang meningkatkan kelelahan di antara teknisi pesawat, yang secara langsung memengaruhi keselamatan penerbangan.Untuk mengatasi kesenjangan ini, studi ini merekomendasikan perluasan akses ke pelatihan tipe melalui dukungan pemerintah dan kemitraan maskapai-lembaga pelatihan, penegakan Sistem Manajemen Risiko Kelelahan (FRMS) sesuai dengan standar FAA dan CASR, serta penguatan pelatihan teknisi melalui sertifikasi yang diakui secara internasional.

Berdasarkan analisis mendalam terhadap tantangan kekurangan pilot dan kelelahan teknisi di industri penerbangan Indonesia pasca-pandemi, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian kuantitatif yang lebih mendalam diperlukan untuk mengukur secara akurat dampak finansial dari biaya pelatihan tipe yang tinggi terhadap ketersediaan pilot, serta untuk mengidentifikasi model pendanaan alternatif yang berkelanjutan. Kedua, studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi FRMS dalam mengurangi kelelahan teknisi dan meningkatkan kualitas pemeliharaan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti budaya keselamatan, kepemimpinan, dan partisipasi pekerja. Ketiga, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif psikologi, ergonomi, dan manajemen sumber daya manusia dapat mengeksplorasi strategi inovatif untuk meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja teknisi, seperti jadwal kerja yang fleksibel, program dukungan kesehatan mental, dan pelatihan manajemen stres. Dengan menggabungkan temuan dari penelitian-penelitian ini, diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan kebijakan dan praktik yang lebih efektif dalam mendukung keselamatan dan keberlanjutan industri penerbangan Indonesia.

  1. 0. pdf obj metadata endobj extgstate xobject procset text imageb imagec imagei mediabox contents group... doi.org/10.23890/IJAST.vm01is02.02010 pdf obj metadata endobj extgstate xobject procset text imageb imagec imagei mediabox contents group doi 10 23890 IJAST vm01is02 0201
  2. Effects of Airline Industry Growth on Pilot Training | MAD - Magazine of Aviation Development. effects... doi.org/10.14311/MAD.2018.04.06Effects of Airline Industry Growth on Pilot Training MAD Magazine of Aviation Development effects doi 10 14311 MAD 2018 04 06
  3. The Requirements for New Tools for Use by Pilots and the Aviation Industry to Manage Risks Pertaining... mdpi.com/2227-7080/8/3/40The Requirements for New Tools for Use by Pilots and the Aviation Industry to Manage Risks Pertaining mdpi 2227 7080 8 3 40
  4. Emerging from the COVID-19 Pandemic: Aviation Recovery, Challenges and Opportunities. emerging covid... mdpi.com/2226-4310/10/1/19Emerging from the COVID 19 Pandemic Aviation Recovery Challenges and Opportunities emerging covid mdpi 2226 4310 10 1 19
  5. The Importance of Aviation Vocational Education in Indonesia | Cahyadi | AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan.... journal.staihubbulwathan.id/index.php/alishlah/article/view/1257The Importance of Aviation Vocational Education in Indonesia Cahyadi AL ISHLAH Jurnal Pendidikan journal staihubbulwathan index php alishlah article view 1257
Read online
File size294.94 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test