PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI

Jurnal Penelitian Terapan Ilmu MultidisiplinJurnal Penelitian Terapan Ilmu Multidisiplin

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Budaya organisasi dan Motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dan diperoleh sampel dalam penelitian ini berjumlah 83 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, nilai korelasi sebesar 0,818 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 66%. Uji hipotesis diperoleh thitung 12,530 > ttabel 1,989 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha1 diterima, artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. (2) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja kerja, nilai korelasi sebesar 0,512 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 51,2%. Uji hipotesis diperoleh nilai thitung 9,212 > ttabel 1,989 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha2 diterima, artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. (3) Budaya organisasi dan Motivasi kerja pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y=7,695 0,661X1 0,153X2, nilai koefisien korelasi 0,809 artinya variabel bebas dengan variabel terikat memiliki tingkat hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 66% sedangkan sisanya 34% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung 81,629 > Ftabel 3,119 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha3 diterima, artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara Budaya organisasi dan Motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan.Responden dalam penelitian ini berjumlah 83 orang dari sampel yang telah ditentukan di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.Berdasarkan analisis data menggunakan model uji statistik, kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut.Budaya Organisasi (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.Hal ini terbukti dari hasil uji t yang menunjukkan t hitung sebesar 12,530 yang lebih besar dari t tabel sebesar 1.9896, dengan signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.Ini berarti bahwa Budaya Organisasi secara parsial berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan.Oleh karena itu, H0 ditolak dan H1 diterima.Motivasi Kerja (X2) juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.Bukti dari hal tersebut adalah uji t yang menunjukkan t hitung sebesar 9,212 yang lebih besar dari t tabel sebesar 1.9896, dengan signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.Ini menunjukkan bahwa Motivasi Kerja secara parsial berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan.Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima.Secara simultan, Budaya Organisasi (X1) dan Motivasi Kerja (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan di PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.Hal ini terbukti dari uji F yang menunjukkan F hitung sebesar 81,629 yang lebih besar dari F tabel sebesar 3,11, dengan signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.Ini menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan.Oleh karena itu, H0 ditolak dan H1 diterima.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada aspek-aspek spesifik dalam budaya organisasi dan motivasi kerja. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor budaya organisasi yang paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dengan memahami faktor-faktor ini, perusahaan dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan. Kedua, studi lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara motivasi kerja dan lingkungan kerja fisik. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana desain ruang kerja, tata letak, dan fasilitas dapat mempengaruhi motivasi dan produktivitas karyawan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak pelatihan dan pengembangan karyawan terhadap kinerja. Dengan memahami manfaat pelatihan, perusahaan dapat merancang program pengembangan yang lebih terarah dan efektif.

Read online
File size299.46 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test