UMBJMUMBJM
IdealektikIdealektikPembicaraan tentang kohesi tidak akan terlepas dari masalah wacana karena kohesi memang merupakan bagian dari wacana. Wacana merupakan tataran yang paling besar dalam hierarki kebahasaan. Wacana tidak merupakan susunan kalimat secara acak, tetapi merupakan satuan bahasa, baik lisan maupun tulisan yang tersusun berkesinambungan dan membentuk suatu kepaduan. Berdasarkan rumusan masalah, penelitian bertujuan mendeskripsikan pemakaian piranti kohesi gramatikal yang meliputi referensi, subtitusi, elipsis, dan konjungsi yang digunakan dalam penulisan berita dalam Tajuk Rencana harian Banjarmasin Post.
1) Piranti kohesi gramatikal yang sangat dominan pada piranti referensi adalah pronomina persona, pronomina penunjuk umum, dan pronomina eklitiknya.2) Untuk piranti kohesi garamatikal berupa proses subtitusi dari semua data yang dianalisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa gejala subtitusi pada setiap data selalu ada, proses pensubtitusian mencapai 3 sampai 6 buah dalam tiap data.Proses subtitusi sangat mendukung kohesif dan koheren wacana yang dibangunnya.Dengan memanfaatkan pensubtitusian atau penyulihan itu sebagai alat pembangunan wacana, pengulangan unsur-unsur yang sama dalam penulisan akan terhindar sehingga wacana itu tidak monoton.3) Untuk piranti kohesi yang berupa elipsis yang telah dianalisis, juga ditemukan pada tiap data, tetapi jumlahnya tidak banyak.Pada setiap data penggunaan elipsis hanya berkisar antara 1 sampai 2 buah saja.Pelesapan unsur yang sama pada bagian yang lain, sangat mendukung kohesif dan koheren kalimat dalam wacana.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: 1) Menganalisis lebih lanjut tentang penggunaan piranti kohesi gramatikal yang tepat dalam Tajuk Rencana harian Banjarmasin Post, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keefektifan, ringkasan, dan kejelasan dalam menyampaikan pesan. 2) Meneliti dan membandingkan penggunaan piranti kohesi gramatikal dalam Tajuk Rencana dengan rubrik-rubrik lain di Banjarmasin Post, untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam membangun wacana yang kohesif dan koheren. 3) Mengkaji lebih dalam tentang peran dan fungsi piranti kohesi gramatikal dalam menciptakan kepaduan dan keutuhan wacana, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam penulisan berita dan artikel di media massa.
| File size | 176.9 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUHUNISMUH Pengembangan lingkungan yang berkelanjutan membutuhkan optimasi pengelolaan sampah dari hulu (pengurangan, pemanfaatan kembali, dan daur ulang) hinggaPengembangan lingkungan yang berkelanjutan membutuhkan optimasi pengelolaan sampah dari hulu (pengurangan, pemanfaatan kembali, dan daur ulang) hingga
UAIUAI Kedua, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, dari 28 persen sebelum pelatihan menjadi 84 persen setelah pelatihan,Kedua, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, dari 28 persen sebelum pelatihan menjadi 84 persen setelah pelatihan,
IBNTEGALIBNTEGAL Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti melakukan penggalian data dengan melakukan interview, dokumentasi, dan observasiJenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti melakukan penggalian data dengan melakukan interview, dokumentasi, dan observasi
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Anak-anak dan orang tua juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama sesi storytelling. Metode storytelling terbukti meningkatkan keterampilanAnak-anak dan orang tua juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama sesi storytelling. Metode storytelling terbukti meningkatkan keterampilan
STAI MIFDASTAI MIFDA Perkembangan moral anak usia sekolah dasar berada pada tahap prakonvensional dan konvensional. Orang tua sebagai pendidik bertanggung jawab terhadap tumbuhPerkembangan moral anak usia sekolah dasar berada pada tahap prakonvensional dan konvensional. Orang tua sebagai pendidik bertanggung jawab terhadap tumbuh
UNUSIDAUNUSIDA Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga kebersihan merupakan hal penting untuk mencegah infeksi cacingan pada anak-anak. Buku cerita bergambar yang dirancangPenelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga kebersihan merupakan hal penting untuk mencegah infeksi cacingan pada anak-anak. Buku cerita bergambar yang dirancang
UNUSIDAUNUSIDA Penelitian ini menyimpulkan bahwa ilustrasi 2D memiliki keunggulan dalam penyampaian materi bioma, terutama dalam menarik perhatian dan mempermudah pemahamanPenelitian ini menyimpulkan bahwa ilustrasi 2D memiliki keunggulan dalam penyampaian materi bioma, terutama dalam menarik perhatian dan mempermudah pemahaman
UMUM Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam guru taman kanak-kanak yang dipilih dengan teknik purposive sampling. DataPengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap enam guru taman kanak-kanak yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data
Useful /
GUBUGJOURNALGUBUGJOURNAL Ketika paradigma pendidikan bergeser dari pendekatan tradisional yang berpusat pada guru ke metode yang lebih interaktif dan digerakkan oleh peserta didik,Ketika paradigma pendidikan bergeser dari pendekatan tradisional yang berpusat pada guru ke metode yang lebih interaktif dan digerakkan oleh peserta didik,
GUBUGJOURNALGUBUGJOURNAL It also discusses implementation challenges, such as infrastructure gaps, teacher competency, and the need for high-quality content development. The analysisIt also discusses implementation challenges, such as infrastructure gaps, teacher competency, and the need for high-quality content development. The analysis
UIMUIM Dengan sistem ini, masyarakat dan pemerintah desa akan mendapatkan akses informasi yang lebih cepat, akurat, dan komprehensif, memungkinkan pengambilanDengan sistem ini, masyarakat dan pemerintah desa akan mendapatkan akses informasi yang lebih cepat, akurat, dan komprehensif, memungkinkan pengambilan
GEMIGEMI Hasil menunjukkan nilai keberlimpahan DNA pada ketiga sampel berkisar 1. 71–2. 08, yang dianggap baik. Konsentrasi DNA pada tulang kompak berkisar 11.Hasil menunjukkan nilai keberlimpahan DNA pada ketiga sampel berkisar 1. 71–2. 08, yang dianggap baik. Konsentrasi DNA pada tulang kompak berkisar 11.