UIMUIM
UIM | AHSANA MEDIA: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-IslamanUIM | AHSANA MEDIA: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-IslamanDalam konteks Metodologi pendidikan, umat Islam dituntut untuk berpikir dan bekerja keras dalam menyiapkan dan merancang visi, misi, dan strategi sistem pendidikan Islam. Salah satu tokoh intelektual umat Islam yang berupaya keras merekonstruksi sistem pendidikan nasional yaitu K.H Ahmad Dahlan. Dalam mengimplementasikan pendidikan, K.H Ahmad Dahlan mengintegrasikan materi pendidikan agama dan umum dalam kurikulum yang mirip dengan sekolah Belanda yang disesuaikan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan atau wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu suatu proses penelitian yang menghasilkan data deskriptif baik berupa tulisan atau ungkapan yang diperoleh langsung dari lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah; 1) Di dalam pendidikan yang dirancang K.H Ahmad Dahlan memiliki tiga aspek utama yaitu: pendidikan moral dan akhlak, pendidikan individu, dan pendidikan kemasyarakatan. Bertujuan untuk menciptakan generasi yang pandai dan beriman, juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan lingkungan. 2) Menerapkan metode pembelajaran yang berfokus pada praktik, diskusi, tanya jawab, dan keteladanan. 3) Konsep kurikulum dan metode pendidikan Islam di era modern sekarang yang digagas oleh K.H Ahmad Dahlan masih sangat relevan. Pendidikan Islam diharuskan memperhatikan nilai-nilai moral, spiritual, dan keilmuan Islam dalam mengintegrasikan aspek kehidupan.
H Ahmad Dahlan merupakan sosok pahlawan yang berperan penting dalam mengatasi permasalahan keterbelakangan umat Islam di Indonesia.Ia memperbaiki sistem pendidikan Islam dengan semangat untuk menjawab kebutuhan dinamika zaman melalui pendekatan modern yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.Integrasi materi pendidikan agama dan umum dalam kurikulum menjadi dasar bagi pendidikan yang relevan, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan masyarakat.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas integrasi kurikulum agama dan umum ala K.H Ahmad Dahlan di sekolah-sekolah modern saat ini, khususnya dalam membentuk karakter dan prestasi akademik peserta didik. Kedua, diperlukan studi komparatif mengenai penerapan metode pembelajaran berbasis praktik, diskusi, dan keteladanan di lembaga pendidikan Muhammadiyah dengan lembaga pendidikan tradisional lainnya untuk melihat dampaknya terhadap keterampilan sosial dan kepemimpinan siswa. Ketiga, perlu dikaji secara mendalam bagaimana konsep pendidikan kemasyarakatan K.H Ahmad Dahlan dapat diadaptasi dalam pendidikan di era digital, terutama dalam membangun kesadaran sosial dan kepedulian lingkungan melalui media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperkuat relevansi pendidikan Islam di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat, sekaligus memberikan panduan konkret bagi pengembangan sistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan.
| File size | 249.81 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMSUMS Sebaliknya, aspek sikap memiliki peningkatan yang kecil yaitu sebesar 6,3%. Hal ini menunjukkan bahwa aspek sikap membutuhkan pendekatan berkelanjutanSebaliknya, aspek sikap memiliki peningkatan yang kecil yaitu sebesar 6,3%. Hal ini menunjukkan bahwa aspek sikap membutuhkan pendekatan berkelanjutan
UMMUBAUMMUBA Di sisi lain, penguatan nilai-nilai Islam seperti rahmah, adl, dan ihsan sering kali hanya berhenti pada tataran normatif tanpa terintegrasi secara praktisDi sisi lain, penguatan nilai-nilai Islam seperti rahmah, adl, dan ihsan sering kali hanya berhenti pada tataran normatif tanpa terintegrasi secara praktis
IAISYAICHONAIAISYAICHONA Hasil penelitian menunjukkan bahwa marosok berfungsi sebagai sistem ekonomi berbasis kepercayaan yang memadukan adat Minangkabau dan nilai-nilai syariah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa marosok berfungsi sebagai sistem ekonomi berbasis kepercayaan yang memadukan adat Minangkabau dan nilai-nilai syariah.
CASCAS Artikel ini mengkaji bagaimana tradisi intelektual dan budaya lokal di Nusantara memengaruhi perkembangan sosio-kultural Islam Nusantara, dengan fokusArtikel ini mengkaji bagaimana tradisi intelektual dan budaya lokal di Nusantara memengaruhi perkembangan sosio-kultural Islam Nusantara, dengan fokus
169169 Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, dokumentasi, dan wawancara. Temuan menunjukkanMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, dokumentasi, dan wawancara. Temuan menunjukkan
UIMUIM Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus untuk mengupas perbedaan sikap antara pihak pro dan kontra terhadap ritual tahlilan. TujuanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus untuk mengupas perbedaan sikap antara pihak pro dan kontra terhadap ritual tahlilan. Tujuan
UIMUIM Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perencanaan kurikulum, implementasi manajemen kurikulum dan faktor pendukung dan penghambat dalam implementasiTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perencanaan kurikulum, implementasi manajemen kurikulum dan faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi
UIMUIM Dalam pengumpulan data, baik wawancara, observasi maupun penyebaran angket berjalan dengan lancar, seluruh pertanyaan yang diajukan dapat dijawab sesuaiDalam pengumpulan data, baik wawancara, observasi maupun penyebaran angket berjalan dengan lancar, seluruh pertanyaan yang diajukan dapat dijawab sesuai
Useful /
STAINU MALANGSTAINU MALANG Inovasi seperti kurikulum adaptif, pemanfaatan teknologi, pelatihan inovatif, dan pembelajaran kolaboratif membentuk kesiapan pesantren menghadapi dinamikaInovasi seperti kurikulum adaptif, pemanfaatan teknologi, pelatihan inovatif, dan pembelajaran kolaboratif membentuk kesiapan pesantren menghadapi dinamika
STAINU MALANGSTAINU MALANG Untuk itu peran pendidik pada posisi ini sangat strategis agar mampu memotivasi setiap siswa dan menumbuhkan kesadaran diri agar dapat mengapresiasi setiapUntuk itu peran pendidik pada posisi ini sangat strategis agar mampu memotivasi setiap siswa dan menumbuhkan kesadaran diri agar dapat mengapresiasi setiap
UIMUIM Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran mahasiswa pendidikan agama Islam di era digital dalam menguatkan moderasi beragama. Penyusunan artikel iniArtikel ini bertujuan untuk mengetahui peran mahasiswa pendidikan agama Islam di era digital dalam menguatkan moderasi beragama. Penyusunan artikel ini
UIMUIM Madrasah Aliyah Negeri 2 Kudus memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan program riset, didukung oleh fasilitas, sumber daya, dan pendidik terlatih. ProgramMadrasah Aliyah Negeri 2 Kudus memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan program riset, didukung oleh fasilitas, sumber daya, dan pendidik terlatih. Program